http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2266

AKHIRNYA . . . SALJU PERTAMA !
 
(Adshit Al Qusayr, 30/1) - Saat yang ditunggu-tunggu telah tiba. Setelah hampir 
3 bulan berada di Lebanon Selatan, prajurit Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda 
(Konga) XXIII-B akhirnya dapat melihat dan merasakan sendiri turunnya salju, 
peristiwa alam yang mungkin hampir mustahil ditemukan di Indonesia. 

Tanda-tanda turunnya salju sebenarnya sudah terbaca sehari sebelumnya. Hujan 
yang lebat disertai angin yang kencang dalam suhu sekitar 1 derajat celsius 
pada hari Selasa (29/1) sampai dengan Rabu pagi (30/1) menyebabkan terjadinya 
hujan kerikil es di beberapa wilayah Lebanon Selatan. Pada awalnya, prajurit 
Garuda menganggap fenomena tersebut sebagai salju. Ternyata bagi masyarakat 
Lebanon, itu bukanlah salju. Namun, prajurit Garuda tidak perlu berlama-lama 
menanti sebab tepat pukul 10.00 waktu setempat, butiran-butiran salju mulai 
berjatuhan bagaikan serat-serat kapas tertiup angin. Kontan peristiwa disambut 
suka cita oleh seluruh Prajurit Kontingen Indonesia. Mereka mengekspresikan 
kegembiraan dengan berbagai cara misalnya dengan membuat bola salju, mengukir 
boneka "The Snowman", menari-nari dan lain sebagainya. Tidak lupa mereka juga 
mengabadikannya melalui kamera maupun handycam masing-masing. 

Guna mendapatkan gambaran dan memonitor situasi terkini akibat perubahan cuaca 
ini, Dansatgas Konga XXIII-B Letkol Inf AM Putranto, S.Sos terjun langsung ke 
lapangan melakukan patroli keliling ke seluruh wilayah area operasi Indobatt 
termasuk mengunjungi Base Camp kompi-kompi. Di sepanjang perjalanan salju telah 
menutupi jalan-jalan, mobil-mobil yang diparkir, rumah dan bangunan lainnya 
dengan ketebalan rata-rata 20 cm. Kondisi yang sama ditemui Dansatgas di Base 
Camp Kompi Mekanis-B. Kendaraan tempur panser VAB dan Panhard diselimuti salju 
yang cukup tebal, termasuk atap kantor dan barak-barak anggota. Kondisi yang 
lebih seru terjadi di Kompi Mekanis A. Ini karena jalan untuk menuju ke arah 
sana sudah tidak dapat dilalui sebab ketebalan salju mencapai 50 cm lebih! 
Jadi, silahkan saja bayangkan sendiri bagaimana kondisi yang terjadi di dalam 
Base 

Camp Kompi A ini.

Walaupun salju telah turun dan suhu menunjukkan minus tujuh derajat, prajurit 
Garuda tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dimana Patroli dan Jaga 
Pos tetap dilakukan. 

Menggunakan pakaian dan kaos kaki yang berlapis-lapis adalah 
salah satu cara untuk melawan hawa beku saat melaksanakan tugas-tugas tersebut. 
Mencermati dan mempertimbangkan kondisi cuaca yang tidak kondusif ini, 
Dansatgas Konga XXIII-B atas petunjuk Komando Sektor Timur memutuskan agar 
patroli atau pergerakan yang menggunakan kendaraan untuk sementara waktu 
dihentikan. Kegiatan difokuskan hanya pada penjagaan dan pengamatan di Pos 
Statik saja. Patroli berjalan kaki masih di ijinkan sekitar Base Camp Kompi, 
namun apabila cuaca semakin memburuk dimana jarak pandang sama sekali terhalang 
oleh salju maka patroli ini pun akan dihentikan. Hal ini dilakukan semata-mata 
demi alasan faktor keamanan dan keselamatan personel dan materiil (kendaraan) 
karena dipandang amat beresiko tinggi dan membahayakan. (Satgas Garuda 
XXIII-B/Dispenad)


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke