http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.02.03.1746019&channel=1&mn=53&idx=57
Mengiris Bawang Tak Lagi Mengharukan
JAKARTA, MINGGU - Keasyikan beraktivitas di dapur kelak tak akan terganggu lagi
uap irisan bawang yang sering membuat mata pedih hingga menitikkan air mata.
Sebab, bawang yang 'bebas tangisan' akan beredar di pasaran dalam beberapa
tahun lagi.
Terobosan tersebut tengah dikembangkan para ilmuwan dari Selandia Baru. Mereka
memanfaatkan kekuatan bioteknologi untuk menghentikan pembentukan senyawa agen
penyebab mata pedih yang diproduksi bawang saat diiris.
Sejak lama, telah diketahui bahwa saat diiris, senyawa sulfur yang keluar dari
bawang akan berubah menjadi senyawa agen penyebab mata pedih. Namun, proses
perubahan senyawa ini baru diketahui pada tahun 2002 oleh para peneliti Jepang.
Mereka berhasil memetakan gen yang bertanggung jawab mengatur mekanisme
tersebut.
"Telah kita ketahui bersama bahwa agen penyebab menangis dihasilkan hanya saat
bawang dipotong, namun mereka membuktikan bahwa ia dikendalikan enzim," kata
Colin Eady, ilmuwan senior dari Crop and Food, sebuah lembaga riset di Selandia
Baru, seperti dikutip AFP, Jumat (1/2) lalu.
Dengan dasar itulah, Eady dan timnya dapat menghentikan aktivitas gen tersebut.
Jadi, saat diiris, bawang tak akan menghasilkan senyawa yang membuat mata pedih.
Dengan menghentikan pembentukan agen tersebut, nilai gizi bawang tidak akan
turun. Bahkan, senyawa sulfur langsung berubah menjadi komponen rasa sehingga
bawang akan lebih enak.(AFP)
WAH
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
[Non-text portions of this message have been removed]