Quote:

"..
Saat ini, komposisi pemegang saham Freeport adalah 9,36 persen dimiliki
pemerintah dan 90,64 Freeport McMoRan Copper & Gold Inc.
.."
Sampai Agustus 2007, saham RI kurang dari 10%..
Dan berita yang sampai ke media massa hanya setoran ke penguasa RI saja..
tidak disebutkan berapa yang masuk ke Freeport (group).

Wassalam,
Irwan.K

-------------

13/08/07 16:31
Pemerintah Ajukan Revisi KK ke Freeport
Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah telah mengajukan revisi kontrak karya
tambang dengan PT Freeport Indonesia yang melakukan kegiatan penambangan di
Grassberg, Papua.

Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, Senin, mengatakan, perubahan
kontrak tersebut merupakan salah satu rekomendasi tim audit Freeport yang
dibentuk pemerintah.

"Kami sudah sampaikan keinginan (merevisi kontrak), tapi hal itu tidak serta
merta bisa dilakukan, karena harus ada persetujuan kedua belah pihak,"
katanya.

Menurut Purnomo, perubahan kontrak juga tidak hanya melibatkan Departemen
ESDM, namun sejumlah pihak antara lain Departemen Keuangan, Kantor
Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Polri, dan TNI. "ESDM hanya produksi,"
katanya.

Namun, lanjut Purnomo, sebanyak 15 jenis kesepakatan yang tidak terkait
kontrak sudah dilakukan perbaikan.

Sebelumnya, Purnomo mengatakan, tim audit merekomendasikan Freeport
menurunkan produksi bijihnya dari sebelumnya 300.000 ton per hari menjadi
200.000-250.000 ton per hari guna memperbaiki kondisi lingkungan Grassberg.

Hasil audit juga merekomendasikan pabrik pengolahan (smelter) hasil tambang
Freeport di PT Smelting Company, Gresik, meningkatkan kapasitas produksi
sebesar 10 persen.

Audit Freeport menyangkut lima hal yakni produksi, pengembangan masyarakat
(community development/CD), pendapatan, lingkungan, dan keamanan.

Saat ini, komposisi pemegang saham Freeport adalah 9,36 persen dimiliki
pemerintah dan 90,64 Freeport McMoRan Copper & Gold Inc.

Pada 2006, volume produksi bijih mineral Freeport naik menjadi 230.000 ton
per hari dari tahun 2005 yang 215.000 ton per hari.

Dari produksi bijih itu hanya tiga persen yang berupa konsentrat, sedang 97
persen lainnya limbah (tailing).

Dalam bijih tersebut terkandung satu persen tembaga, satu gram per ton emas
dan 2-3 gram per ton perak.

Sedang, kandungan konsentratnya adalah 30 persen tembaga, 30 gram per ton
emas dan 60-90 gram per ton perak.

Produksi konsentrat Freeport itu sebanyak 29 persen diolah PT Smelting
Company dan sisanya diekspor ke sejumlah negara.

Adapun setoran pajak, royalti, dividen, dan iuran Freeport tahun 2005 ke
negara tercatat mencapai 1,2 miliar dolar AS atau senilai Rp11 triliun.

Sedang, antara 1992-2004 dana yang sama dibayarkan Freeport ke negara
mencapai 3,9 miliar dolar AS atau senilai Rp12,5 triliun. (*)

COPYRIGHT (c) 2007


On Feb 5, 2008 10:54 AM, IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Yang mereka (PT Freeport) setorkan ke kantor pusatnya berapa?
> Kalau prosentase saham masih 90:10 (mereka : RI (penguasa&swasta),
> maka yang mereka dapat minimal 9x lipat dari yang RI dapat.. :-(
> Itu baru yang dilaporkan.. yang tidak dilaporkan? :-( :-( :-(
>
> Perampokan dan pembangkrutan nasional secara 'legal'..
>
> Wassalam,
>
> Irwan.K
>
>
> On Feb 5, 2008 5:14 AM, Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> >
> > http://www.antara.co.id/en/arc/2008/2/4/pt-freeport-paid-rp17-trillion-to-govt-in-2007/
> >
> >
> > 02/04/08 19:10
> > PT Freeport paid rp17 trillion to govt in 2007
> >
> > Timika, Papua (ANTARA News) - US-based gold and copper mining company PT
> > Freeport Indonesia (PTFI) contributed a total 1.8 billion US dollars or
> > Rp17 trillion to the Indonesian government in 2007, the company said.
> >
> > The company`s financial obligations to the Indonesian government
> > consisted of corporate income tax, employee income tax, regional tax and
> > other kinds of taxes totaling 1.4 billion US dollars, royallties 164
> > million US dollars and dividends 216 million US dollars, the company said in
> > a statement received in Timika on Monday.
> >
> > The amount contributed to the Indonesian government in 2007 was bigger
> > than in 2006 when the figure was 1.6 billion US dollars. The increase
> > was due to fluctuations in commodity prices and the output of the company
> > whose mines are located in Mimika district, Papua.
> >
> > In the period 2002-2007, PTFI paid the Indonesian government a total of
> > 6.9 billion dollars in corporate income tax, employee income tax and
> > regional tax, 5.5 billion US dollars in other taxes, 731 US dollars in
> > royalties and 654 million US dollars in dividends.
> >
> > The company obtained the right to mine gold and copper in Mimika
> > district for another 40 years under its phase II work contract signed with
> > the government in 1991.
> >
> > Based in New Orleans, the United States, PTFI invested more than 5
> > billion US dollars to build Tembagapura and Kuala Kencana towns, power
> > plants and distribution networks, a seaport, airport, roads, bridges,
> > tunnels, a waste treatment facility, a modern communication system and other
> > infrastrcutures.
> >
> > The company had also invested more than 600 million US dollars to build
> > schools, student dormitories, a hospital, clinics, offices, houses of
> > worship, recreational facilities and provide assistance to small and medium
> > enterprises in the community living around its mining area.
> >
> > At present PTFI employs a total of 9.800 workers of which about 2,700 or
> > almost 28 percent are Papua natives. In addition, about 10,800 employees of
> > contractor, private and other companies also work in PTFI`s concession 
> > area.(*)
> >
> > COPYRIGHT (c) 2008
> >
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke