http://www.antara.co.id/arc/2008/2/8/teluk-siap-luncurkan-mata-uang-tunggal-tahun-2020/
   
Teluk Siap Luncurkan Mata Uang Tunggal Tahun 2020

Doha, Qatar (ANTARA News) - Negara di kawasan Teluk, Timur Tengah, yang 
menghasilkan 20 persen pasokan minyak dunia diperkirakan dapat membuat "mata 
uang ke-3 global" pada tahun 2020.
Perkiraan itu, yang disampaikan ekonom dan mantan menteri Lebanon, Nasser 
Saidi, dikutip harian berbahasa Inggris terbitan Qatar "Gulf Times" hari Jumat.

"Mata uang bersama di antara negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) bisa berkembang 
menjadi mata uang antarbangsa, sehingga negara lain bisa menjadikannya pasak 
utama pula," kata Saidi, ketua ekonom di Pusat Kajian Keuangan Antarbangsa 
Dubai, dalam wawancara televisi.

Menurut dia, proses menuju mata uang tunggal memakan waktu sekitar 10-15 tahun 
untuk meraih pengaruh di antara negara GCC setelah mereka membentuk ikatan 
moneter pada tahun 2010.
Berkat sokongan kekayaan minyak Arab, mata uang tunggal GCC itu bakal sanggup 
bersaing dengan dolar, ero, dan yen sebagai mata uang mapan.

GCC dibentuk pada 1981 sebagai tanggapan terhadap revolusi Islam di Iran dan 
perang Iran-Irak.
Anggota dewan itu adalah Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Oman, Qatar, dan 
Bahrain.
Enam negara itu memunyai sistem politik serupa dan persamaan dalam hal budaya 
serta keadaan sosial. Mereka sama-sama dipimpin monarki otokratik atau kerajaan 
sheik, dengan ketiadaan peranserta politik publik. 

Bila dijumlahkan, cadangan minyak di negara GCC mencapai separuh cadangan 
minyak dunia. Arab Saudi, yang memunyai cadangan paling banyak di antara 
mereka, didaulat sebagai anggota dewan paling kuat jika dibandingkan dengan 
negara anggota lain.

GCC bertujuan menciptakan pasar bersama dan mulai 1 Januari 2008, enam negara 
itu mulai menikmati pasar bebas di antara negara anggotanya.

Dalam pertemuan di Muscat, Oman, anggota GCC sepakat membuat mata uang tunggal. 
Upaya itu bertujuan memperkokoh kekuatan ekonomi antarnegara anggota GCC.

Sasaran penciptaan mata uang tunggal itu adalah tahun 2010, sehingga dalam 
waktu dua tahun ke depan, pemimpin GCC membahas kemungkinan membuat bank 
sentral khusus atau cukup menerapkan beberapa struktur federal saja. (*)


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke