[berita dari milis sebelah...]

Kalahkan Jenderal Spanyol, RI Juara Umum Menembak Komandan Kontingen PBB

ADSHIT AL QUSAYR - Membuka lembaran sejarah perjuangan bangsa, tercatat nama 
Jenderal Kohler seorang perwira tinggi Belanda yang dikalahkan pejuang 
Indonesia di Aceh yang bahkan mengakibatkan tewasnya jenderal tersebut dalam 
suatu pertempuran di depan masjid raya Baiturrahman pada tahun 1873.

Kini setelah 135 tahun berlalu, sejarah terulang lagi. Tentunya dengan pelaku, 
peristiwa dan kisah yang berbeda. Dalam "pertarungan" sengit di lapangan tembak 
Ebel Es Saqi, Marjayoun, Lebanon Selatan pada Sabtu 1 Maret sore Indonesia 
kembali berhasil mengalahkan seorang Jenderal yang kali ini berasal dari 
Spanyol sekaligus mengalahkan para Komandan Kontingen PBB dalam pertandingan 
menembak antar-Komandan Kontingen PBB yang bertugas di bawah Komando Sektor 
Timur UNIFIL.

Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigadir Jenderal Casimiro Sanjuan Martinez dari 
Spanyol "terpaksa" harus mengakui keunggulan Letnan Kolonel Inf A M Putranto, 
S.Sos Komandan Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B setelah 
diadu dalam 2 match menembak berturut-turut. Match pertama merupakan 
pertandingan menembak pistol kaliber 9 mm dengan jarak 25 meter. Match 
selanjutnya, menembak senapan kaliber 5,56 mm dengan jarak 100 meter. 

Selain Komandan Sektor, petembak yang mengikuti pertandingan ialah para 
Komandan dan Wakil Komandan Kontingen dari 5 negara yang berbeda yaitu: 
Malaysia, Spanyol, India, Nepal dan Indonesia sendiri. Mereka masing-masing 
dijadikan 1 tim sesuai dengan asal negaranya. Pada pertandingan tersebut, para 
petembak hanya diadu dalam 1 sikap menembak yaitu sikap berdiri dan diberikan 
20 butir peluru yang harus ditembakkan ke sasaran tanpa dibatasi waktu. Pada 
pelaksanaannya, setiap match dibagi menjadi 2 sesi yang diatur
sedemikian rupa sehingga berselang-seling antara Komandan dan Wakil Komandan 
Kontingen di mana setiap sesi menghabiskan 10 butir peluru.

Pada akhir pertandingan juri mengumumkan hasil skor yang diraih oleh tim 
petembak dalam nomor pistol dan senapan. Kali ini petembak dari negara serumpun 
Malaysia sama sekali tidak berkutik menghadapi keunggulan Kontingen Indonesia. 
Mereka nyaris berada di peringkat terakhir, yaitu peringkat ke-5 dari 6 tim 
peserta. Hasil selengkapnya ialah sebagai berikut: Peringkat ke-1 ditempati 
oleh tim Indonesia (Letkol Inf A M Putranto, S.Sos dan Letkol Mar Ipung 
Purwadi), kemudian tim Spanyol/ Markas Komando (Brigjen Sanjuan Martinez dan 
Kolonel Cantala Piedra) di peringkat ke-2, selanjutnya disusul tim India 
(Kolonel Gurpirpal Singh dan Letkol Sundhanwa Atre) di peringkat ke-3. Di 
peringkat ke-4, ditempati kembali oleh tim Kontingen Spanyol (Letkol Sanchez 
Tapia dan Mayor Leirma). Kemudian tim Malaysia (Kolonel Salim Ahmad dan Letkol 
Abdul Halim) berada di peringkat ke-5 dan peringkat terakhir ditempati oleh 
Nepal (Letkol Sanjog Samser dan Mayor S.Khumar Shah).

Mengakui kehebatan tim Petembak Indonesia, Brigjen Sanjuan berulang kali memuji 
Dansatgas Konga XXIII B di depan para Komandan Kontingen yang hadir dalam 
pertandingan tersebut, "You're the best, Colonel Putranto. Really, you're 
perfect. For sure, your soldiers also the best shooters!" demikian pujian yang 
dituturkan oleh jenderal bintang satu yang akan mengakhiri tugasnya pada akhir 
bulan ini. Bahkan karena penasaran dengan senjata SS-1 buatan Pindad yang 
digunakan oleh Letkol Inf A M Putranto, S.Sos dan Letkol Mar Ipung Purwadi, 
Brigjen Sanjuan kemudian memerintahkan agar dilaksanakan 1 match tambahan 
dimana masing-masing petembak saling bertukar senapan. 

Sanjuan sendiri memilih menggunakan SS-1 yang merupakan kebanggaan tentara 
Indonesia itu. Ternyata hasil tembakannya cukup lumayan dimana dari 5 butir 
yang ditembakkan, 3 butir di antaranya masuk tepat di tengah-tengah sasaran. 
Melihat hasil tersebut, giliran Dansatgas yang memuji, "General, I'm proud
of you. You're also the real shooter. Even you use my riffle, SS-1, you got 
outstanding shoots, excellent!". Pujian tersebut langsung disambut dengan 
senyuman dan pelukan hangat dari Brigjen Sanjuan. Sebuah momen yang langka dan 
bersejarah, tentunya.

Pada acara penyerahan hadiah yang berlangsung di Markas Komando Sektor Timur 
"Miguel De Carvantes" Marjayoun - Lebanon Selatan, Kontingen Indonesia meraih 
beberapa penghargaan sekaligus yaitu sebagai berikut: Peringkat I Menembak 
Senapan dan Peringkat II Menembak Pistol diraih oleh Dansatgas Konga XXIII-B 
Letkol Inf A M Putranto, S.Sos. 

Bahkan khusus untuk Dansatgas, karena perolehan nilainya yang jauh di atas 
peserta lainnya diberikan trophy spesial "The Best Marksman at Riffle". 
Selanjutnya, Peringkat III Menembak Senapan dan Peringkat IV Menembak Pistol 
diraih oleh Wadansatgas Letkol Mar Ipung Purwadi. Puncaknya, dari akumulasi 
beberapa penghargaan tersebut Kontingen Indonesia berhak menerima gelar dan 
hadiah sebagai Juara Umum Menembak yang diserahkan langsung oleh Dansektor 
Timur Brigjen Sanjuan Martinez di-iringi applaus meriah dari hadirin yang 
menyaksikan acara tersebut.

Pertandingan menembak ini merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh Komando 
Sektor Timur UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) dalam rangka 
mempererat persahabatan dan kerja sama antar Kontingen di jajaran Sektor Timur, 
sekaligus juga bertujuan untuk menjaga kemampuan menembak sebagai prajurit 
profesional sesuai standar Pasukan Perdamaian PBB. 

Kegiatan yang termasuk tugas tambahan ini tidak sedikit pun mengurangi tugas 
pokok kontingen UNIFIL, termasuk Kontingen Garuda XXIII-B yaitu untuk 
memelihara perdamaian di Lebanon Selatan sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB 
1701 melalui pelaksanaan patroli, baik berjalan kaki maupun berkendaraan serta 
melakukan observasi secara terus menerus di Area Operasi sepanjang Blue Line 
yang memisahkan antara wilayah Lebanon dan Israel. 

Authentifikasi: Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII B/UNIFIL 
Kapten Chb Sandy M. Prakasa, S.Ikom


 


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke