http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2483

KALAHKAN JENDERAL SPANYOL, INDONESIA RAIH JUARA UMUM MENEMBAK ANTAR KOMANDAN 
KONTINGEN PBB DI LEBANON

 
(Adshit Al Qusayr, 2/3), Membuka lembaran sejarah perjuangan bangsa, tercatat 
nama Jenderal Kohler seorang perwira tinggi Belanda yang dikalahkan pejuang 
Indonesia di Aceh yang bahkan mengakibatkan tewasnya Jenderal tersebut dalam 
suatu pertempuran di depan masjid raya Baiturrahman pada tahun 1873. 

Kini setelah 135 tahun berlalu, sejarah terulang lagi. Tentunya dengan pelaku, 
peristiwa dan kisah yang berbeda. Dalam “pertarungan” sengit di lapangan tembak 
Ebel Es Saqi, Marjayoun, Lebanon Selatan pada Sabtu sore (1/3) Indonesia 
kembali berhasil mengalahkan seorang Jenderal yang kali ini berasal dari 
Spanyol sekaligus mengalahkan para Komandan Kontingen PBB dalam pertandingan 
menembak antar Komandan Kontingen PBB yang bertugas di bawah Komando Sektor 
Timur UNIFIL. 

Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigadir Jenderal Casimiro Sanjuan Martinez dari 
Spanyol “terpaksa” harus mengakui keunggulan Letnan Kolonel Inf A M Putranto, 
S.Sos Komandan Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B setelah 
diadu dalam 2 match menembak berturut-turut. Match pertama merupakan 
pertandingan menembak pistol kaliber 9 mm dengan jarak 25 meter. Match 
selanjutnya, menembak senapan kaliber 5,56 mm dengan jarak 100 meter. Selain 
Komandan Sektor, petembak yang mengikuti pertandingan ialah para Komandan dan 
Wakil Komandan Kontingen dari 5 negara yang berbeda yaitu : Malaysia, Spanyol, 
India, Nepal dan Indonesia sendiri. Mereka masing-masing dijadikan 1 tim sesuai 
dengan asal negaranya. Pada pertandingan tersebut, para petembak hanya diadu 
dalam 1 sikap menembak yaitu sikap berdiri dan diberikan 20 butir peluru yang 
harus ditembakkan ke sasaran tanpa dibatasi waktu. Pada pelaksanaannya, setiap 
match dibagi menjadi 2 sesi yang diatur
 sedemikian rupa sehingga berselang-seling antara Komandan dan Wakil Komandan 
Kontingen dimana setiap sesi menghabiskan 10 butir peluru.

Pada akhir pertandingan juri mengumumkan hasil skor yang diraih oleh tim 
petembak dalam nomor pistol dan senapan. Kali ini petembak dari negara serumpun 
Malaysia sama sekali tidak berkutik menghadapi keunggulan Kontingen Indonesia. 
Mereka nyaris berada di peringkat terakhir, yaitu peringkat ke-5 dari 6 tim 
peserta. Hasil selengkapnya ialah sebagai berikut : Peringkat ke-1 ditempati 
oleh tim Indonesia (Letkol Inf A M Putranto, S.Sos dan Letkol Mar Ipung 
Purwadi), kemudian tim Spanyol/ Markas Komando (Brigjen Sanjuan Martinez dan 
Kolonel Cantala Piedra) di peringkat ke-2, selanjutnya disusul tim India 
(Kolonel Gurpirpal Singh dan Letkol Sundhanwa Atre) di peringkat ke-3. Di 
peringkat ke-4, ditempati kembali oleh tim Kontingen Spanyol (Letkol Sanchez 
Tapia dan Mayor Leirma). Kemudian tim Malaysia (Kolonel Salim Ahmad dan Letkol 
Abdul Halim) berada di peringkat ke-5 dan peringkat terakhir ditempati oleh 
Nepal (Letkol Sanjog Samser dan Mayor S.Khumar Shah).

Mengakui kehebatan tim Petembak Indonesia, Brigjen Sanjuan berulang kali memuji 
Dansatgas Konga XXIII B di depan para Komandan Kontingen yang hadir dalam 
pertandingan tersebut, ”You’re the best, Colonel Putranto. Really, you’re 
perfect. For sure, your soldiers also the best shooters!” demikian pujian yang 
dituturkan oleh Jenderal bintang satu yang akan mengakhiri tugasnya pada akhir 
bulan ini. Bahkan karena penasaran dengan senjata SS-1 buatan Pindad yang 
digunakan oleh Letkol Inf A M Putranto, S.Sos dan Letkol Mar Ipung Purwadi, 
Brigjen Sanjuan kemudian memerintahkan agar dilaksanakan 1 match tambahan 
dimana masing-masing petembak saling bertukar senapan. Sanjuan sendiri memilih 
menggunakan SS-1 yang merupakan kebanggaan tentara Indonesia itu.. Ternyata 
hasil tembakannya cukup lumayan dimana dari 5 butir yang ditembakkan, 3 butir 
diantaranya masuk tepat ditengah-tengah sasaran. Melihat hasil tersebut, 
giliran Dansatgas yang memuji, ”General,
 I’m proud of you. You’re also the real shooter. Even you use my riffle, SS-1, 
you got outstanding shoots, excellent!”. Pujian tersebut langsung disambut 
dengan senyuman dan pelukan hangat dari Brigjen Sanjuan. Sebuah momen yang 
langka dan bersejarah, tentunya.

Pada acara penyerahan hadiah yang berlangsung di Markas Komando Sektor Timur 
”Miguel De Carvantes” Marjayoun - Lebanon Selatan, Kontingen Indonesia meraih 
beberapa penghargaan sekaligus yaitu sebagai berikut : Peringkat I Menembak 
Senapan dan Peringkat II Menembak Pistol diraih oleh Dansatgas Konga XXIII-B 
Letkol Inf A M Putranto, S.Sos. Bahkan khusus untuk Dansatgas, karena perolehan 
nilainya yang jauh di atas peserta lainnya diberikan trophy spesial ”The Best 
Marksman at Riffle”. Selanjutnya, Peringkat III Menembak Senapan dan Peringkat 
IV Menembak Pistol diraih oleh Wadansatgas Letkol Mar Ipung Purwadi. Puncaknya, 
dari akumulasi beberapa penghargaan tersebut Kontingen Indonesia berhak 
menerima gelar dan hadiah sebagai Juara Umum Menembak yang diserahkan langsung 
oleh Dansektor Timur Brigjen Sanjuan Martinez di-iringi applaus meriah dari 
hadirin yang menyaksikan acara tersebut. 

Pertandingan menembak ini merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh Komando 
Sektor Timur UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) dalam rangka 
mempererat persahabatan dan kerja sama antar Kontingen di jajaran Sektor Timur, 
sekaligus juga bertujuan untuk menjaga kemampuan menembak sebagai prajurit 
profesional sesuai standar Pasukan Perdamaian PBB. Kegiatan yang termasuk tugas 
tambahan ini tidak sedikit pun mengurangi tugas pokok kontingen UNIFIL, 
termasuk Kontingen Garuda XXIII-B yaitu untuk memelihara perdamaian di Lebanon 
Selatan sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 melalui pelaksanaan patroli, 
baik berjalan kaki maupun berkendaraan serta melakukan observasi secara terus 
menerus di Area Operasi sepanjang Blue Line yang memisahkan antara wilayah 
Lebanon dan Israel. (Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII 
B/UNIFIL/Dispenad/Dj)


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke