http://www.antara.co.id/arc/2008/3/24/bintang-toedjoe-akan-ekspansi-ke-china/
Bintang Toedjoe akan Ekspansi ke China
Jakarta (ANTARA News) - Produsen obat, PT Bintang Toedjoe, akan ekspansi pasar
ke China dan sejumlah negara lain untuk memperbesar pasar ekspor minuman
berenergi Extra Joss guna menggenjot pertumbuhan sekitar 15-20 persen per
tahun.
"Targetnya tahun ini atau paling lambat tahun depan (ekspor ke China)," ujar
Presdir PT Bintang Toedjoe, Budi Darma Wreksoatmodjo, di Jakarta, Senin.
Bahkan pihaknya memperkirakan kemungkinan melakukan produksi di negara tersebut
dengan manufacturing contract terkait jauhnya jarak dari Indonesia ke China.
Selain China, PT Bintang Toedjoe juga berencana ekspansi pasar ekspor Extra
Joss ke India dan Thailand yang memiliki karakteristik konsumen yang mirip
dengan Indonesia.
Saat ini, PT Bintang Toedjoe telah mengekspor Extra Joss ke Philipina, Malaysia
dan Vietnam.
Menurut GM Pemasaran PT Bintang Toedjoe Andrew Sulistya, di Philipina, Extra
Joss mampu memimpin pasar minuman berenergi pada 2007 dengan penjualan mencapai
111 juta sachet senilai 14,66 juta dolar AS.
"Extra Joss menguasai 80 persen pasar minuman energi di Philipina, sedangkan
merek lainnya seperti Red Bull, Lippovitan, Revicon Ion, Enerva, Baccus, dan
lain-lain hanya menguasai pasar di bawah 10 persen," katanya.
Demikian pula di Malaysia, meskipun pemain baru karena masuk ke negara itu pada
September 2007, penjualannya telah mencapai 100 ribu dolar AS per bulan, dan di
Vietnam penjualannya mencapai Rp2miliar per tahun.
"Bila penjualan di Philipina terus meningkat maka bisa saja kami membuat
kontrak manufaktur di negara tersebut seperti (yang akan dilakukan) di China,"
ujar Presdir Budi Darma Wreksoatmodjo menambahkan.
Ia mengakui ke depan pihaknya akan semakin menggenjot pasar ekspor ke berbagai
negara terutama di kawasan ASEAN atau negara lain yang karakteristik
konsumennya sama dengan Indonesia.
Lebih jauh GM Pemasaran PT Bintang Toedjoe Andrew Sulistya mengatakan, saat ini
Extra Joss memimpin pasar minuman berenergi di dalam negeri dengan pangsa pasar
mencapai 45,6 persen dari total pasar yang mencapai 1,1 miliar sachet atau
senilai Rp1,4 triliun.
"Berdasarkan survei AC Nielsen, Extra Joss memimpin pasar minuman berenergi
dengan total penjualan selama tiga tahun terakhir di atas Rp550 miliar dan
tumbuh sekitar 10-20 persen," katanya.
Lima besar pemain minuman berenergi lainnya adalah Hemaviton (20,2 persen),
Kuku Bima (11,8 persen), Krating Daeng (8,9 persen), dan M-150 (4,5 persen). (*)
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
[Non-text portions of this message have been removed]