>
>---------------------------------------------------
>
>WARTA KOTA, SELASA, 25 MARET 2008
>
>Tempo Diborong 'Mahasiswa'
>
>~ Harga Naik Menjadi Rp 89.500
>
>Harmoni, Warta Kota
>
>'Pembeli dadakan' memborong Majalah Berita Tempo. Sejumlah orang menguras
>  majalah tersebut dari sejumlah agen besar di Jakarta dan Tangerang.Harga 
> jual di
>  pasaran pun melangit hingga empat kaIi lipat, Senin (24/3).
>
>Di sebuah agen besar di Jalan Raya Serpong, Tangerang, dia orang yang mengaku
>mahasiswa memborong 250 eksemplar majalah itu. Meski harga resmi di tingkat
>pengecer Rp 22.500/eksemplar, mahasiswa itu baru membayar Rp 30.000/eksemplar
>di tingkat agen.
>
>Warta Kota yang ada di agen tersebut melihat kedua pemuda itu langsung 
>membawa
>Tempo itu. Dia telah menyerahkan uang Rp 10 juta kepada agen itu pada hari 
>Minggu (23/3).
>
>"Saya curiga dia intel," ujar agen yang tak mau disebut namanya itu.
>
>Majalah Tempo edisi 24-30 Maret 2008 pada sampul depannya menampilkau judul
>  'Copot!' serta gambar terkait, yakni karikatur Jaksa Agung Hendarman 
> Supandji
>  dengan wajah kesal mencopot bingkai foto Jaksa Agung Muda Bidang Pidana
>  Khusus (Jampidsus) Kemas Yahya.
>
>Zulfikar, agen media di Jalan Daan Mogot, Tangerang, juga mengakui 
>didatangi dua
>pemuda tersebut di  tempat ini, mereka membeli 50 majalah Tempo. "Jatah 
>saya 300,
>semuanya mau diborong. Tapi, saya nggak kasih karena yang 250 jatah 
>langganan," ujamya.
>
>Zulfikar mengaku dihubungi sejumlah agen yang juga kehabisan Tempo karena 
>diborong
>beberapa orang yang tidak jelas identitasnya. Agen-agen di Harmoni, 
>Jakarta Pusat,
>  juga kehabisan stok Tempo. "Mungkin karena ada berita kasus Pertamina 
> sehingga
>diborong," ujar seorang agen.
>
>Pantauan Warta Kota, sejumlah pengecer menaikkan harga jual secara tidak 
>wajar
>menjelang siang hari, yakni antara Rp 39.500-Rp 89.500 per eksemplar. Roni,
>penjual ' koran dan majalah di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, mengatakan,
>  sebelum pukul 08.00 masih menjual dengan harga normal, yakni Rp 22:500.
>  "Siang hari, 15 majalah saya diborong Rp 75.000/eksempar," ujamya.
>
>Slamet, penjual majalah dan koran di kawasan Senen, Jakarta Pusat, kemarin 
>siang
>  menjual majalah itu seharga Rp 89.500. Pagi harinya ia menjual seharga 
> Rp 22.500.
>Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Bambang Harymurti, saat dihubungi Warta Kota,
>Senin kemarin, mengaku tak  bisa memastikan siapa pihak yang melakukan aksi
>borong Majalah Tempo tersebut.
>
>Menanggapi isu adanya kemungkinan pihak Pertamina yang melakukan aksi borong
>Majalah Tempo, Kepala Divisi Komunikasi PT Pertamina Wisnuntoro membantahnya.
>Menurutnya tak ada alasan khusus bagi Pertamina memborong majalah 
>tersebut. (bum/pro)
>--


Kirim email ke