PENERBANG TEMPUR KOOPSAU II LATIHAN DI TANJUNG BENOA 
      Tertembaknya pesawat tempur dalam sebuah operasi udara maupun kerusakan 
mesin pesawat saat terbang, merupakan resiko yang mungkin dan bakal akan 
dihadapi para penerbang tempur TNI AU.  Dalam situasi itu,  maka tindakan 
melakukan eject (keluar dari pesawat dengan kursi pelontar) akan menjadi salah 
satu pilihan penerbang dalam  menyelamatkan diri.  


      Untuk membekali pengetahuan dan keterampilan menghadapi situasi darurat 
tersebut,  baru-baru ini, Koopsau II  menggelar latihan emergency “escape and 
eject” bagi para penerbang tempurnya. Sebanyak sepuluh penerbang tempur, 
masing-masing enam orang dari Lanud Iswahyudi Madiun (dua orang Skadud 3, dua 
orang Skadud 14 dan dua orang Skadud 15) dan empat orang dari Skadud 11 Lanud 
Hasanudin, Makassar, mengikuti latihan. 

Latihan digelar selama dua hari di Tanjung Benoa, Bali, bertindak sebagai 
Komandan Latihan Letkol Pnb Andi Kustoro..   Dalam latihan yang didukung oleh 
para instruktur dan pelatih berpengalaman ini, para penerbang memanfaatkan 
sarana Paracilling.   Dipilihnya peralatan ini, dengan pertimbangan  kecilnya 
resiko kecelakaan yang mungkin dihadapi, serta di perolehnya  kondisi yang 
mendekati situasi riil. 

      “Secara teoritis dan simulasi, escape and eject dapat dilaksanakan di 
simulator pesawat tempur, tetapi untuk praktek harus dilaksanakan dengan alat 
yang mendekati kondisi sebenarnya, yaitu dengan menggunakan peralatan 
paracilling” kata Letkol Pnb Andi Kustoro di sela-sela latihan menjelaskan.  


      Dikatakan,  peralatan paracilling akan membantu para penerbang tempur TNI 
AU merasakan secara riil situasi dan kondisi ketika harus melakukan pendaratan 
di air/laut dengan parasut.  Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan escape and 
eject  sangat tergantung dari keterampilan penerbang tempur  dalam 
mengaplikasikan teori dan prosedur yang telah diperoleh sebelumnya 
dimasing-masing satuan. 


      Sasaran yang ingin dicapai dari latihan ini  terpeliharanya kesiapan 
operasional penerbang tempur Koopsau II.   Sementara pelajaran yang ingin 
dikembangkan adalah kemampuan para penerbang tempur Koopsau II dalam 
menyelamatkan  diri pada saat pesawat mengalami kondisi darurat, serta mampu 
melepas parasut secara tepat dan cepat  sebelum jatuh di air/laut sekaligus 
mampu memanfaatkan arah angin  dalam melakukan pendaratan di air/laut.   
***Penkoopsau II


      
____________________________________________________________________________________
OMG, Sweet deal for Yahoo! users/friends:Get A Month of Blockbuster Total 
Access, No Cost. W00t 
http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text2.com

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke