Geerd Wilders : SOBEK AL-QURAN !!!

[image: [geert-1.jpg]]

Pemimpin Partai Kebebasan Belanda (Freedom Party) Geert Wilders secara
provokatif mengatakan, jika seorang Muslim ingin tinggal di Belanda maka
mereka harus melempar jauh-jauh Al-Qur'an dan jangan mendengarkan apapun
yang dikatakan imam masjid. Pada Februari 2007 ia mengatakan, "Kalau mereka
tetap ingin menetap di Belanda, maka mereka harus berani menyobek sampai
separuh kitab suci Al-Quran," ujarnya pada muslim Belanda.

Geert Wilders menyamakan Al-Quran dengan buku karangan Adolf Hitler "Mein
Kampf" yang ditulis pada 1924. Selain itu pemakaian Al-Quran di masjid dan
rumah-rumah dianggap melanggar hukum. Opininya ini dimuat dalam harian lokal
Belanda de Volkskrant.

Ia menuduh, kaum "Muslim radikal", demikian istilahnya, memanfaatkan
Al-Quran untuk melegitimasi aksi kekerasan. Wilders juga mengacu pada
pengeroyokan terhadap Ehsan Jami, ketua komite para mantan Muslim. Menurut
Wilders para pengeroyok mengutip Al-Quran sebagai dalih aksi mereka. Dalam
eseinya Wilders menyatakan kitab itu memicu kebencian dan pembunuhan. Sebab
itu bertentangan dengan hukum Belanda.

Dunia Islam tidak tinggal diam, kecaman terhadap Geert Wilders muncul dari
Iran dan Mesir. Menurut kementrian Luar Negeri Mesir, Wilders telah
menunjukkan bahwa ia tidak tahu apa-apa tentang isi Al-Quran.

Selain Mesir, Iran juga bereaksi atas sikap Wilders. Iran mengatakan,
pernyataan Wilders itu sangat tidak membangun. Sebab dunia, saat ini
membutuhkan ajakan untuk saling mengerti, dialog dan tenggang rasa.

Teheran juga mengeluarkan pernyataannya dalam sebuah siaran pers yang
disebarkan oleh kedutaan Iran di Den Haag. Belanda harus mengambil sikap
untuk melawan kekuatan yang memecah belah, demikian pernyataan Iran.

Pemerintah Belanda Rabu kemarin telah mengambil jarak terhadap seruan
Wilders itu. Kabinet berpendapat, batas-batas kesopanan telah dilanggar oleh
Wilders.

Berkaitan dengan itu, Dewan Muslim Belanda meminta parlemen Mesir untuk
tidak terburu-buru memenuhi tuntutan memboikot produk-produk Belanda. Dewan
Muslim Belanda mengatakan bahwa pemboikotan itu bisa berakibat
kontraproduktif untuk Minoritas Muslim di Belanda. Seruan ini disampaikan
Dewan Muslim Belanda kepada Ketua Majelis Rendah Mesir dan Ketua Komisi
urusan Agama di parlemen, juga kepada sejumlah ulama dan mufti Mesir.

RA
 Diposting oleh ARANA
http://arana-arana.blogspot.com/search/label/Modus


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke