betul bung ihsan.

kalo menghormati perbedaan tafsir mestinya
kita rela bila ahmadiyah juga membuat film tentang
yesus.

sebaliknya orang islam yang berbeda-beda dan
orang non-islam pun boleh bikin bermacam film tentang
sejarah islam.

misalnya kisah pengepungan mekah disertai lontaran
katapel batu yang merusak kabah oleh pasukan hajaj
bin yusuf dari dinasti umayah.

atau tragedi pembantaian husein dan keluarganya di
karbala dan penindasan kelompok syiah sesudahnya
yang kengeriannya melebihi holocaust.

atau bagaimana asyiknya kehidupan di istana sultan-sultan
usmani dengan harem berisi ratusan wanita, konon
diantaranya perempuan berambut pirang, bermata biru
dari negeri-negeri di eropa, perempuan berkulit kuning
dari cina dan perempuan berkulit hitam dari afrika.

dan masih banyak lagi yang lainnya.

film-film itu pasti menarik dan menyajikan "peradaban
islam" yang nyata tapi agak berbeda dari yang kita ketahui
selama ini.



At 09:19 AM 4/8/2008 +0000, you wrote:



>bung Satrio,
>
>saya rasa seharusnya bukan dibandingkan dgn.
>film 'doku-amatiran' 16 menit yg. diberi
>nama 'pietna' itu, tapi dgn. pilem yang
>pokok isinya mengetengahkan 'versi lain'
>ttg. Jesus: spt. Da Vinci Code, yang
>tentu bisa dipandang sebagai 'serangan'
>thd. ajaran agama Kristen.
>
>Dari kacamata Ummat Kristen, apa yang
>di kemukakan dalam film DVC tsb. mungkin
>bisa dikategorikan sebagai berasal dari
>pemikiran kelompok barat/sekuler, ato
>mencerminkan paham sebuah aliran/sekte
>"Gnostik" yg. di anggap sesat dan
>menyempal dari Kristen mainstream.
>
>***
>
>Perbandingan dg. Da Vinci Code, lebih dekat,
>tetapi juga tidak berarti benar, karena
>Ummat Islam bisa ber-argumentasi bahwa
>film Jesus menurut versi mereka itu memang
>mencerminkan ajaran yang ada di dalam Al-Quran
>dan bukan 'karya fiksi kontemporer' seperti
>Da Vinci Code.
>
>***
>
>Kasus lain yang masih Hipotetik:
>
>Bagaimana kalau nanti kelompok Ahmadiyah
>(ynag konon dananya kuat) membuat Film
>mengenai Jesus/Isa Al-Masih menuut versi
>mereka (bahwa Jesus tidak disalib, tetapi
>mengembara dan akhirnya meninggal secara
>'alamiah' di India). Mereka mungkin juga
>mengetengahkan tokoh *Mirza Ghulam Achmad*
>sebagai "nabi" mereka, "meneruskan" kenabian
>Muhammad saw.
>
>Tentu saja dari kacamata Islam mainstream,
>Achmadiyah juga dianggap sekte yang sesat,
>( dan versi cerita mengenai Jesus mungkin
>juga dianggap sesat oleh kalangan Kristen ).
>
>---( ihsan hm )-----------
>
>--- In Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Saya pikir, film Yesus ini tidak boleh disamakan
> > dengan film yang berniat menghujat atau menghina
> > kepercayaan, semacam Fitna karya Wilders. Karena,
> > Yesus atau Isa Almasih adalah figur yang sangat
> > dihormati di kalangan Islam (Sunni ataupun Syiah).
> > Juga, bukan dalam konteks untuk menggoyang iman
> > seseorang.
> >
> > Ini menurut saya lebih pada perbedaan tafsir.
> > Sebagian (besar?) umat Islam yakin, Isa Almasih
> > tidak meninggal di kayu salib. Jadi, kalau orang
> > Islam membuat film tentang kehidupan Isa Almasih,
> > tentu Isa tidak digambarkan mati di kayu salib.
>
> > Tetapi ini tidak berarti umat Islam tidak menghormati
> > Isa Almasih, yang dianggap sebagai salah satu Rasul/
> > Utusan Allah.
> >
> > Perbedaan tafsir lain adalah soal kisah Nabi Ibrahim,
> > yang diuji Allah untuk mengorbankan putra kesayangannya.
> > Versi Bibel: yang mau dikorbankan itu Ishaq.
> > Versi Al Quran: yang mau dikorbankan itu Ismail.
> > Tetapi Ibrahim, Ishaq, Ismail, semuanya adalah Nabi
> > yang dihormati di lingkungan Islam.
> >
> >
> > Satrio Arismunandar
> > Producer "SISI LAIN" (tayang Senin-Jumat, pukul 13.30-14.00 WIB) -
> > News Division, Trans TV, Lantai 3
> > Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790
> > Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4023, Fax: 79184558, 79184627
> >
> > 
> <http://satrioarismunandar6.blogspot.com>http://satrioarismunandar6.blogspot.com
> > http://satrioarismunandar.multiply.com
> >
> > "Ungkapkanlah kebenaran itu, meskipun pahit" (Hadist Nabi)
> >



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke