Setiap KRI, besar ataupun kecil, bahkan kelas kapal patroli pun, hendaknya juga 
harus dilengkapi berbagai jenis peluru kendali. Perlu dibuat kapal-kapal kecil 
sekelas kapal boat namun dipersenjatai rudal-rudal dan torpedo, dalam jumlah 
banyak, tanpa mengesampingkan KRI-KRI besar yang canggih dan modern.
-------------------------------
http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/520/KRI-SULTAN-HASANUDIN--366-DI-KUKUHKAN.aspx

KRI SULTAN HASANUDIN - 366 DI KUKUHKAN

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Sumardjono secara resmi 
mengukuhkan KRI Sultan Hasannudin – 366 masuk jajaran TNI AL dalam suatu 
upacara militer di Pelabuhan Hatta, Makassar, Jumat (11/4). Upacara pengukuhan 
yang ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh KASAL itu, mendapat sambutan 
meriah dari masyarakat dan tokoh adat masyarakat Gowa, Sulawesi Selatan. 
 
Pengukuhan kapal perang dengan menggunakan nama Sultan Hasanuddin yang 
merupakan salah satu pahlawan nasional yang berasal dari Makasar ini, 
mengandung maksud untuk membangkitkan kembali semangat kepahlawanan dan 
keteladanan nasional, seperti yang dimiliki Raja Gowa XVI Sultan Hasannudin, 
untuk diwarisi oleh segenap prajurit TNI AL dalam melaksanakan tugas dan 
tanggung jawab sebagai penjaga kedaulatan NKRI di Laut
 
Sultan Hasanuddin yang juga dijuluki Ayam Jantan dari Benua Timur telah 
membaktikan diri kepada bangsa dan Negara oleh karenanya, dengan pengukuhan ini 
diharapkan dapat mempersatukan dan membagkitkan kembali semangat kepahlawanan 
nasional masyarakat Sulawesi Selatan sebagaimana yang dicontohkan oleh Sultan 
Hasannudin dalam berperang melawan penjajahan Belanda. Oleh karena itu 
pengukuhan kapal yang berjenis perusak kawal kelas Sigma berpeluru kendali itu 
dikukuhkan di Makasar.
 
Pengukuhan yang berlansung dengan hikmat dan meriah itu, diisi dengan berbagai 
macam acara seperti Tarian Adat dari kerajaan Gowa yang menggambarkan janji 
setia, yang dilanjutkan dengan pemakaian baju, senjata, dan penyerahan foto 
Sultan Hasannudin oleh Bupati Gowa Ikhsan Yasin Limpo kepada Komandan KRI 
Sultan Hasannudin Letkol Laut (P) I Gusti Kompiang A. 
 
Sementara itu, Komandan KRI Hasanudin menyerahkan foto KRI Sultan Hasanudin 
kepada Kasal dan kemudian diserahkan kepada Bupati Gowa. Selain itu upacara ini 
dimeriahkan dengan tarian kolaborasi rampak gendang yang dibawakan oleh anggota 
TNI dan Polri se-wilayah Makassar.
 
Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Arifin Nukmang, Pangdam 
VII Wirabuana, Kapolda Sulawesi selatan, Pangarmatim, Unsur Muspida Sulsel, 
tokoh adat dan tokoh masyarakat Makasar serta para undangan lainya.
 
KRI Hasanudin-366 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) I Gusti Kompiang, 
merupakan satu dari empat kapal perang jenis Korvet Sigma Naval Patrol 9113 
yang dipesan TNI AL di Schelde Naval Shipbuilding Belanda. Kapal ini di design 
secara mutakhir menggunakan pendekatan teknologi cangggih Ship Geometric 
Modullarity Approach (SIGMA) yaitu mengadopsi klasifikasi penggabungan Cost 
Effectifity and Naval Rules Standard. Sedangkan stukturnya dirancang 
menggunakan Systematic Hull Bulkhead, yang menghasilkan tingkat keselamatan 
tinggi karena fungsi fleksibilitas antar sub-compartment (cell) juga berguna 
untuk menekan getaran kapal yang berukuran panjang 90,71 m, lebar 13,02 m, 
tinggi 8,75 m dengan berat 1700 ton serta mampu melaju dengan kecepatan 28 
knots serta dapat bertahan untuk berlayar selama 20 hari.
 
Dari inventarisasi spesifikasi teknis yang ada rancang bangun kapal ini memang 
untuk memenuhi tuntutan tugas TNI AL, sehingga teknologi yang diterapkan 
memiliki kehandalan pada spesifikasi teknis dan spesifikasi operasional. 
Spesifikasi tersebut meliputi kelayakan di laut (Sea Worthines), system 
stabilitas operasional, kemampuan ketahanan daya redam (Shock Resistance), 
kemampuan ketahanan ledakan meriam (Gun Blast Resistance), kemampuan meredam 
suara dalam air (Under Water Radiated Noise), pengurangan kemagnetan kapal, 
system Infra Red, anti radar (Radar Cross Section) dan system pengendalian yang 
terintegrasi.

Kehadiran SIGMA yang sarat dengan teknologi mutakhir akan menambah efesiensi 
dan efektivitas operasional TNI AL, karena kapal tersebut selain mengemban 
tugas utama tempur laut melalui pelaksanaan pengamatan maritime (Maritime 
Surveillance), peperangan anti kapal selam, peperangan anti kapal permukaan, 
peperangan anti udara, juga mampu menyelenggarakan tugas-tugas tambahan yakni 
pengamanan dan SAR di laut.


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke