> ><http://www.korantempo.com/korantempo/2008/04/21/Metro/krn,20080421,36.id.html>http://www.korantempo.com/korantempo/2008/04/21/Metro/krn,20080421,36.id.html > >Senin, 21 April 2008 >Metro >Damai Masih Tersisa di Tanah Baru > > >Di Jakarta, di depan kompleks Istana, ribuan orang kemarin unjuk kekuatan. >Tangan mereka mengepal. Pekikan meminta pembubaran Jemaah Ahmadiyah >membahana berulang-ulang. > >Pada saat yang sama, di sudut-sudut kota, di kantong-kantong Jemaah >Ahmadiyah, wajah-wajah cemas kian pias. > >Sementara itu, di pinggiran Sungai Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok, >situasinya jauh berbeda. Di sini, anggota Ahmadiyah masih bisa berbaur >dengan warga lain. Selama berjam-jam mereka bekerja bakti membersihkan >sampah dan menanam pohon penangkal erosi. > >Kerja bakti dimulai pukul 10.00. Sekitar 100 orang anggota Barisan >Serbaguna Ansor (Banser) datang lebih awal. Tak lama kemudian, 15 anggota >Jemaah Ahmadiyah dari enam kecamatan di Kota Depok tiba. > >Setelah saling menyapa dan berjabat tangan, mereka membaur. Berbekal >peralatan seadanya, mereka pun menyebar. Mereka menuju tumpukan sampah dan >kotoran yang menghambat aliran sungai. > >Setiap ada tumpukan sampah, mereka sigap berbagi tugas. Ada yang turun ke >air, ada juga yang mengangkut sampah ke pinggir kali. Itu mereka lakukan >berulang-ulang sampai air sungai mengalir lancar. > >Setelah membersihkan sampah, kerja sama anggota Ahmadiyah dan Banser >berlanjut. Mereka menanam puluhan bibit pohon belimbing di bantaran sungai. > >Dua jam peluh mengalir deras di sekujur tubuh, tapi itu tak mengurangi >keakraban mereka. Buktinya, ada saja yang melempar canda. Tawa mereka pun >berderai berulang-ulang. > >Sekretaris Umum Gerakan Pemuda Ansor Kota Depok, Sudarta, mengatakan, >kerja bakti itu merupakan satu bentuk tali persaudaraan. Jika selama ini >Ansor bisa bekerja sama dengan umat nonmuslim, "Kenapa dengan Ahmadiyah >harus bersengketa," kata dia. > >Tengah hari, anggota kedua organisasi berbeda keyakinan itu berkumpul di >tanah yang lebih lapang. Mereka menutup kerja bakti dengan makan siang >bersama. > >Abu Bakar, 59 tahun, anggota Ahmadiyah, mengaku senang masih ada kelompok >lain yang terbuka untuk bekerja sama. "Sebagai saudara sebangsa, kita >perlu saling memahami," kata dia. > >Andai saja sikap terbuka ada di mana-mana, Abu Bakar dan kawan-kawan tak >perlu risau seperti hari-hari terakhir ini. Yudho Raharjo >koran > > > >Berita yang sama ada di <http://metrotvnews.com>metrotvnews.com, trans 7, >tv one
[Non-text portions of this message have been removed]

