Jawablah adakah rasa tenang dan damai di hati Anda ? Tidak bisa 
dipungkiri bahwa semakin kesini hidup kita ini; semakin penuh dengan 
Stress, Burnout, mulai dari peningkatan harga pangan, bencana alam, 
takut di PHK, teror, perang dll-nya, mungkin satu-satunya obat 
penenang dan pengurang rasa stress adalah "tertawa". Tawa adalah 
satu-satu cara yang paling cepat untuk memberikan kebahagian dan 
ketenangan di otak kita. Maka tidaklah heran apabila sejak 1990 di 
RS Dharma Graha mereka sudah mengembangkan Terapi Tertawa. 

Tertawa adalah bahasa universal yang mudah dimengerti oleh setiap 
manusia. Bahasa yang dapat mempersatukan seluruh umat manusia di 
kolong langit ini. Tertawa adalah bahasa damai. Maka dari itu juga 
sejak 1998, setiap hari minggu pertama pada bulan Mei telah 
dinobatkan oleh Dr. Madan Kataria sebagai hari Tawa Sedunia atau 
WorldLaughter Day. Tahun ini akan dirayakan pada hari Minggu tgl 4. 
Mei 2008. 

Dr Kataria adalah pendiri Pergerakan Yoga Ketawa yang telah memiliki 
lebih dari 6.000 klub Yoga Tawa di seluruh dunia. Mereka percaya 
bahwa hanya melalui Tawa saja dapat mempersatukan umat manusia di 
kolong langit ini agar bisa hidup dengan damai dan bahagia. Misi 
dari klub Yoga Tawa ini adalah hidup sehat, bahagia dan damai. Di 
Jakarta Pusat  tiap dua pekan sekali mereka menyelenggarakan terapi 
tawa massal di Lapangan Monas.

Hasil penelitiannya menunjukkan, bahwa tertawa bisa menggoyang-
goyangkan otot perut, dada, bahu, serta pernapasan, sehingga membuat 
tubuh seakan-akan sedang joging di tempat. Sesudah tertawa tubuh 
terasa rileks dan tenang, sama seperti kalau habis berolahraga. 
Selain itu tertawa juga akan melatih diafragma torak, jantung, paru-
paru, perut, juga membantu mengusir zat-zat asing dari saluran 
pernapasan. Di samping itu tertawa juga sangat ampuh untuk 
meringankan sakit kepala, sakit pinggang, dan depresi. Tertawa 
selama 10 menit bisa membuat orang tidur pulas selama 2 jam. 

Bahkan berdasarkan penelitian tertawa itu juga bisa membantu mereka 
yang sudah tua renta dan sepuh untuk tetap awet muda, yang muda 
tetap awet muda serta dapat juga mempererat hubungan antara anggota 
keluarga.

Mungkin ada benarnya juga pameo: Tertawa satu kali pusing kepala 
hilang. Dua kali tertawa bencipun sirna. Tiga kali tertawa persoalan 
lari. Empat kali tertawa penyakit sembuh sedangkan Seulas Senyum = 
Sejuta Manfaat.

Tertawa itu pada dasarnya sehat, kalau dilakukan oleh orang-orang 
yang normal. Tetapi kalau tertawanya itu dicetuskan oleh seseorang 
yang mengalami gangguan jiwa, itu dengan sendirinya tidak sehat. 

Perlu diketahui juga bahwa tidak semua tertawa itu asli, ada yang 
tertawa yang disebabkan karena malu. Ada pula yang tertawa di buat-
buat alias tidak asli ataupun tawa basa-basi misalnya pada saat sang 
Boss mengeluarkan joke yang tidak lucu, mau atau tidak kita harus 
turut tawa basa-basi untuk menyenangkan hati beliau.

Tidak bisa dipungkiri pula; siapa sih yang tak suka melihat wajah 
yang mampu menyenangkan perasaan orang. Terlebih pasangan Anda, 
tentunya bila ia tersenyum.

Tertawa itu menular hal ini telah terbuktikan. Ketika ada orang lain 
di sekitar yang tertawa, seringkali kita terbawa dan ikut-ikut arus 
turut tertawa, meski yang ditertawakan belum tentu lucu. Mungkin ada 
benarnya seperti apa yang di ungkapkan oleh sang penyair Inggris 
Ella Wheeler Wilcox (1850 – 1919) dalam puisinya yang berjudul 
Solitude: "Laugh and the world laughs with you, Weep, and you weep 
alone" = "Tertawalah dan dunia tertawa bersamamu; menangislah dan 
kamu menangis sendirian."

Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.org







Kirim email ke