Mengamati perkembangan ahmadiyah sekarang ini, saya jadi trenyuh dan iba melihat mereka dicaci maki dipinggirkan layaknya penjahat. ironisnya yang melakukanya adalah orang2 yang mengaku beragama. Ibadah adalah urusan manusia dg Tuhan, orang lain ngga boleh ikut campur Titik ngga ada koma, walau dia seorang Atheispun harus dihormati ritual mereka. Kebebasan beragama sudah diatur dari jaman nenek moyang kita dulu, dari kerajaan Kutai, Majapahit, Sriwijaya mereka saling menghormati ( dalam serat centhini ada ), ada beperapa anekdot tentang masuknya Islam dan Kristen ke Indonesia Justru membawa perpecahan Umat yang sudah ada, membawa perubahan yang sangat radikal, Contoh orang2 Samin di rembang,blora. Mereka sudah menganut ajaran samin tetap dipaksa untuk mengikuti aturan biroksasi yang ada. Agama Samin sangat Luhur sekali tapi kok tetap diobok - obok kaya lagunya JOSHUA.... Mari kita saling menghormati sesamanya dengan KASIH SAYANG.....Bravo

