Mentari pagi menyinari bumiku Memberi hangat sapa pada semesta Menghapus dingin membeku Memberi kesegaran aroma jiwa
Pada padang rumput terhampar Ilalang tumbuh merakah Tertiup angin berputar tak sudah Membawa senyum kalbu bergetar Pagi yang manja mempertemukan embun dan ilalang Suatu kisah indah tak akan hilang Ruang waktu yang memisahkan Menutup ruang gerak pada sang angin Melukis sebuah Angan Dalam relung kalbu yang pernah membeku Terurai rasa yang semakin mendalam Rasa ini setinggi-tinggi nirwana Cinta kau harus ampuni aku atas semua yang lalu Kau lah embun segar pagi hari Kuingin memulai dengan setia ku Biar ku mulai dengan kesungguhan ini Dalam perenunganku, Untuk perempuanku Depok 23 november 2007 22:21 Erwin Arianto http://coretanpena-erwin.blogspot.com/2008/04/pada-padang-rumput-terhampar.html -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed]

