Bangsa bangsa cerdas didunia banyak yang tak punya urusan dengan alat 
kencing ini: Jepang, Korea, taiwan, Singapura, Tiongkok, India.  
Amerika, Kanada, Australia, Eropa.  Mereka sangat berhasil membangun 
bangsa mereka. bangsa bangsa ini tidak mengaku pintar, memang pintar.

Jutaan bangsa yang melata dalam kebodohan dan kemelaratan, terutama 
di Afrika utara, Timur Tengah, Asia tengah, repot mengurusi alat 
kencing ini, tapi lupa membangun hari depan. mengurusi alat kencing 
ini juga tak mampu menghasilkan bangsa yang bermoraal, lihat 
Indonesia.

Kalau hanya alat kencing yang penting buat kalian, ya mudah 
dimengerti keterbelakangan ini. 




--- In [email protected], "wonokairun2008" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> pak Rd ga tau ya bahwa sunat itu adalah perintah Tuhan kpd umat
> manusia, coba deh byk baca. Semua nabi-nabi disunat termasuk Yesus.
> Mungkin hanya manusia penyembah PAGAN atau yg tdk berpendidikan saja
> yg tdk mau atau tdk disunat. Maklumlah orang macam ini msh byk
> berkeliaran didunia ini ngaku2nya siy orang pintar.
> pak RD dah disunat? koq mesem-mesem ya
> mudah2an pak rd dah disunat, jika belum, wah repot pak udah ALOT spt
> sendal 
> 
> 
> --- In [email protected], mediacare <mediacare@> wrote:
> >
> > Mbak Magda di eramuslim,
> >    
> >   Beritanya akan menarik kalau si Sarkozy ini bertobat lalu masuk
> Islam. Prosesi sunatannya pasti akan banyak diliput media massa. 
> Namanya kemudian berubah menjadi Mohammed Samrozy.
> >    
> >   salam,
> >    
> >   rd
> >    
> >    
> >   
> > 
> > Maria Magdalena <magdalena.maria93@> wrote:
> >           memang penyakit islamophobia lebih berbahaya & menular
> ketimbang HIV/AIDS :)
> > Presiden Prancis Sarkozy Berjanji Perangi Islamophobia
> > 
> > Sarkozi, Presiden Prancis berjanji akan memberantas
> fenomenaIslamophobia yang kini sudah dianggap melampaui batas karena
> telahmenyerang sejumlah tempat suci kaum Muslimin di Prancis. Aksi
> antiIslam terakhir yang terjadi di Prancis adalah penyerangan
> pemakamanumat Islam dan pembakaran masjid.Ungkapan itu disampaikan
> dalam pesan yang
> > diungkapkan Jean-Marie, Menteri Veteran, saat memperingati perang 
dunia
> > pertama yang terjadi tahun 1918. Acara itu sendiri 
diselenggarakan di
> > pemakaman Notre Dame de Lorette, sebuah pemakaman militer yang 
menjadi
> > tempat terakhir bagi korban perang dunia pertama. Aksi anti Islam 
oleh
> > oknum Prancis telah mengotori dan menyerang puluhan pemakaman 
khusus
> > umat Islam pada awal April lalu.
> > Nicolas Sarkozy dalam pesannya mengatakan,
> > “Perilaku vandalisme yang dilakukan itu adalah aksi 
Islamophobia yang
> > harus diperangi secara serius dan intensif, sama dengan kita 
memerangi
> > fasisme dan anti semit.” Ia menambahkan, “Di tempat inilah 
saya
> ingin
> > mengingatkan dan menyampaikan kemarahan kami atas pengotoran 
tempat
> > yang dianggap suci ini.”
> > Ia lalu bertanya, “Apakah mereka yang melakukan
> > aksi itu memiliki keberanian dan kepahlawanan sebagaimana mereka 
yang
> > telah berkorban untuk Prancis pada tahun 1915?”
> > Seperti diberitakan, ada 148 nisan pemakaman kaum
> > Muslimin di pemakaman bersejarah itu telah dicoret dengan tanda 
nazi di
> > samping diletakkan kepala bagi di salah satu makamnya. Keamanan 
Prancis
> > telah menangkap sedikitnya empat orang yang tertuduh terlibat 
kasus
> > ini. (na-str/iol)
> > 
> > ________________________________________________________ 
> > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
> > http://id.yahoo.com/
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > 
> > 
> >                            
> > 
> >        
> > ---------------------------------
> > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! 
Mobile. 
> Try it now.
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>


Kirim email ke