Betul, Mas Ahmad. 

Menjadikan Ahmadiyah sebagai agama baru tidak akan memecahkan 
masalah. Seperti diketahui, Ahmadiyah mengklaim sebagai pembaharu 
dari ajaran Islam yg dibawa oleh Muhammad Saw. Sejarah telah 
menunjukkan bahwa selalu ada ketegangan antara pemeluk agama baru yg 
mengklaim sebagai pembaharu dengan agama lama yang diperbaharuinya. 
Contohnya jelas. Islam mengklaim diri sebagai pembaharu dari ajaran2 
sebelumnya, yakni Nasrani dan Yahudi. Setelah 15 abad, ketegangan 
antara Islam dengan Yahudi dan Nasrani belum selesai, dan terus 
menumpahkan darah. Demikian pula ketegangan antara Yahudi dengan 
Nasrani. Jadi, sama sekali tidak ada jaminan bahwa menjadikan 
Ahmadiyah sebagai agama baru akan menyelesaikan masalah. 

Menurut saya, solusinya sederhana. Urusan kepercayaan biarkan 
diselesaikan di tingkat individu. Bukankah di akhirat kelak, masing-
masing individu akan bertanggung jawab terhadap perbuatan mereka. 
Mengenai urusan sesat menyesatkan, bagi saya, MUI sama sekali tidak 
memiliki otoritas untuk menilainya, baik dilihat dari konstitusi 
maupun tata negara. Dari sudut pandang agama pun, urusan sesat 
menyesatkan biarlah Allah yang menyelesaikannya (Q.S 2:113; Q.S 
5:48). Ataukah MUI sudah merasa memiliki copy right dari Allah Swt 
untuk urusan ini??? 

Sidik Permana


--- In [email protected], Ahmad Badrudduja 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu 'alaikum,
> Selama ini, tokoh-tokoh Islam gemba-gembor, kalau Ahmadiyah mau 
menjadi agama sendiri, maka masalahnya selesai. Ini hanyalah 
propaganda kosong yang tak ada buktinya. Di Pakistan sendiri, walau 
Ahmadiyah sudah dipaksa menjadi agama sendiri, tetap saja sekte itu 
mengalami diskriminasi, ancaman fisik, dan persekusi.
> 
> Yang ingin mengetahu informasi lebih detil bagaimana kekerasan 
terhadap Ahmadiyah masih terus berlangsung di Pakistan, silahkan 
mengunjungi situs resmi yang dikelola oleh komunitas Ahmadiyah 
internasional ini:
>  
>  http://www.theperse cution.org/ nr/2005/y2005. html
>  
>  Jelas sekali bohongnya kampanye kaum pembenci Ahmadiyah di 
Indonesia selama ini bahwa masalah Ahmadiyah akan selesai kalau sekte 
ini menjadi agama baru.
>  
> Kalau pun Ahmadiyah mau tunduk pada desakan umat Islam saat ini, 
dan bersedia memisahkan diri dari Islam, maka kaum konservatif itu 
akan cari-cari alasan baru untuk terus menganggu Ahmadiyah. Ini sudah 
terjadi di Pakistan.
> 
> Jadi, wahai bangsa Indonesia, khususnya umat Islam, jangan terkecoh 
oleh propaganda MUI, menteri agama, dan tokoh-tokoh Islam garis keras.
>  
>  AB
>        
> ---------------------------------
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  
Try it now.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke