>From: "Anand Ashram" <[EMAIL PROTECTED]> > ><http://hnw.or.id/?op=isi&id=4749>http://hnw.or.id/?op=isi&id=4749 >Senin, 21 April 2008 10:04:01 > >Hidayat: Ahmadiyah Silakan Pilih Muhammad atau Mirza > >Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nurwahid menawarkan solusi cepat untuk jamaah >Ahmadiyah. Mereka cukup memilih siapa nabi mereka. > >"Jika menghendaki menjadi bagian dari komunitas Muslim, sebaiknya mengakui >nabinya adalah Muhammad dan bukan Mirza Ghulam Ahmad," kata Hidayat disela >peluncuran buku di Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (20/4/2008). > >Namun lanjutnya, jika Mirza tetap menjadi nabi mereka, Ahmadiyah bisa >mendeklarasikan keluar dari Islam. Jika keluar dari Islam, maka umat Islam >harus mendukung keberadaan mereka. > >Quote: > >"Umat yang lain yang berbeda Tuhan dengan umat Islam kan tidak ada >masalah," jelasnya. > >Hidayat tidak setuju kalau ada masyarakat yang main hakim sendiri. >Ahmadiyah harus diselesaikan dari kaca mata hukum. > >"Umat jangan terprovokasi untuk bertindak anarkis," pungkasnya. > > > >TANGGAPAN SAYA DI SITUS YANG SAMA: > >Bapak Ketua MPR yang saya muliakan, sepertinya ada kekeliruan dalam berita >tersebut diatas, dimana Bapak dikutip: "Umat yang lain yang berbeda Tuhan >dengan umat Islam kan tidak ada masalah," > >Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa Bapak tidak percaya akan adanya dua atau >tiga atau empat tuhan, masing-masing agama memiliki tuhan sendiri. > >Kutipan ini memberi kesan seolah Bapak menduakan Tuhan. Ini jelas tidak >mungkin. > >Mohon Bapak mengambil tindakan untuk meralatnya, karena sekali lagi saya >yakin Bapak tidak akan pernah memberi pernyataan seperti itu. > >Kitab-kitab suci pun selalu menyatakan adanya BANYAK JALAN, BANYAK CARA >dan BAYAK AGAMA UNTUK MENUJU TUHAN YANG SATU DAN SAMA ADANYA. >KEPERCAYAANMU BAGIMU DAN KEPERCAYAANKU BAGIKU. Tak ada satu pun kitab suci >yang menyatakan Tuhanmu bagimu dan Tuhanku bagiku. > >Satu lagi Pak, sebagaimana pernah saya sampaikan juga sebelumnya, adalah >jauh lebih terhormat dan mulia bila Bapak SELALU MEMPOSISIKAN DIRI SEBAGAI >KETUA MPR MILIK SELURUH BANGSA, bukan milik partai tertentu atau golongan >tertentu. > >Saya selalu mendoakan supaya pikiran baik, sehat dan yang dapat >mempersatukan bangsa ini datang dari segala penjuru dan arah untuk >menyelamatkan kita semua. > >Salam Indonesia!
[Non-text portions of this message have been removed]

