Pengusaha Malaysia Mau Beli Istana Gebang? "No Way" Kompas, RABU, 30 APRIL 2008 | 16:38 WIB
JAKARTA, RABU - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault meradang setelah mendengar rencana dari pengusaha Malaysia yang akan membeli rumah masa kecil Bung Karno seharga Rp 50 miliar. Hal inilah yang mengundang keprihatinannya dan langsung mengunjungi rumah yang dikenal dengan Istana Gebang itu di Blitar. Demikian diutarakan Mennegpora seusai menerima perwakilan ahli waris Istana Gebang di kantornya, kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (30/4). "Posisi saya bukan mewakili pemerintah, tapi sebagai pribadi yang prihatin setelah mendengar berita ada pengusaha Malaysia ingin membelinya seharga Rp 50 miliar. Enak saja, pengusaha Malaysia yang beli. Makanya, sebagai anak bangsa kita ingin menyelamatkan aset tempat tinggal Bung Karno semasa kecil itu. Saya, Pak SBY, Bu Mega tidak mungkin seperti ini kalau tidak ada Bung Karno," katanya. Untuk itu, Adhyaksa telah berkirim surat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai hal tersebut. Instruksi Presiden, Mennegpora diperintahkan untuk berkoordinasi dengan Mensesneg Hatta Rajasa. "Tadi pagi saya sudah koordinasi, dan setelah bertemu dengan ahli waris dan mendengar penjelasannya, saya akan lapor Presiden dan berkoordinasi selanjutnya dengan Mensesneg. Bagaimana selanjutnya, saya menunggu instruksi lanjutan dari Presiden sebagai atasan saya," lanjut dia. Kontroversi mengenai penetapan cagar budaya yang dikeluhkan ahli waris, dikatakan Mennegpora, akan didiskusikan dengan Mensesneg yang mempunyai kewenangan tentang hal tersebut. Selama ini, pemerintah baru mendengar keterangan sepihak dari Pemerintah Kota Blitar. Pihak ahli waris Istana Gebang, yang merupakan generasi ketiga Sukarmini (kakak kandung Soekarno), menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Juru bicara ahli waris, Bambang Sukaputra, menyatakan, pihaknya puas karena telah melakukan dialog. Jika pemerintah berminat membelinya, ia tak mematok angka. "Pemerintah mau beli berapa silakan atau kata orang Jawa monggo saja. Asalkan dengan harga yang sewajar-wajarnya, tidak sama dengan NJOP karena nilainya jauh di atas itu," kata Bambang. Selain Mennegpora, turut hadir dalam pertemuan itu sejumlah artis yang tergabung dalam Lembaga Solidaritas Artis Indonesia (Lestari), di antaranya Erna Libby, Pong Harjatmo, dan Yati Octavia. (ING) http://www.kompas. com/index. php/read/ xml/2008/ 04/30/16382134/ pengusaha. malaysia. mau.beli. istana.gebang. no.way ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ [Non-text portions of this message have been removed]

