Wapres: Kenaikan BBM Tidak Lebih dari 30 Persen

Jakarta, (ANTARA News) - Wakil Presiden M Jusuf Kalla menegaskan bahwa kenaikan 
harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan dilakukan pemerintah tidak akan lebih 
dari 30 persen.
"Kalau BBM nanti naik, tidak akan lebih dari 30 persen, supaya tidak 
memberatkan masyarakat," katanya di Jakarta, Rabu, saat ditanya soal rencana 
kenaikan harga BBM.
Menurut Wapres hasil dari kenaikan harga BBM tersebut, 50 persenya akan 
diberikan kepada masyarakat miskin. Wapres juga menjelaskan bahwa selama ini 
yang menikmati subsidi BBM justru orang-orang mampu. Setidaknya orang-orang 
mampu menikmati subsidi BBM lebih banyak dibanding rakyat miskin, katanya.
"Jadi ini (kenaikan harga) sebenarnya mentransfer subsidi dari orang mampu ke 
orang tak mampu," tambahnya.
Ketika ditanya apakah pemerintah sudah siap mengatasi aksi-aksi demo yang bakal 
terjadi jika ada kenaikan BBM, Wapres dengan jenaka mengatakan justru harus 
berhati-hati kalau demo soal ini.
"Eh.. kalau demo berarti anda menghalangi rejeki orang tak mampu. Kalau demo 
berarti setuju tak berikan subsidi pada orang tak mampu. Jadi hati-hatilah 
kalau demo," kata Wapres yang disambut tawa.
Sebelumnya Wapres menjelaskan bahwa subsidi BBM saat ini lebih banyak dinikmati 
orang mampu yang banyak menggunakan mobil dan motor. Namun nanti hasil kenaikan 
BBM itu akan dialihkan dan diberikan pada orang tidak mampu melalui bantuan 
langsung tunai (BLT). (*)



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke