Kalau di jaman perjuangan, orang yang mencintai penjajah/negara asing yang gemar mengeksploitasi negara lain atau negeri sendiri, di sebut apa ya? Penghianat bangsa? Logikanya sih yang begitu dimusuhi/dikucilkan.. kalau gak dibunuh..
Tapi kalau sekarang? Well, kecuali mungkin yang berhasil 'diangkat' sebagai tokoh yang dibesarkan.. atau berkuasa.. CMIIW. Wassalam, Irwan.K http://english.aljazeera.net/NR/exeres/27D48C6A-C906-4C90-A62B-5E92187B91EE.htm Quote: "'I love the United States, with all its faults. I consider it my second country,' the International Herald Tribune quoted him as saying last year." Atau yang di IHT dan link penulisnya sdr. Stanley A. Weiss, langsung: http://www.bens.org/sw_ar080803.htm Di paragraf ke 13: "..speaks of America in glowing terms. 'I love the United States, with all its faults. I consider it my second country.'.." 2008/5/8 Listy <[EMAIL PROTECTED]>: > Rupanya, mendua hati dalam mencitai itu kurang bagus ya..?? > > _____ > > From: [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com> [mailto: > [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>] On > Behalf Of Sandy Dwiyono > Sent: Wednesday, May 07, 2008 9:57 PM > To: [EMAIL PROTECTED] <nasional-list%40yahoogroups.com>; > [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com> > Subject: [ppiindia] PBNU Dorong Pemerintah Tegaskan Ahmadiyah Bukan > Islam > > Kalau saya melihat,mungkin sulit bagi penganut Ahmadiyah untuk > mengatakan, apakah mereka mencintai Nabi Muhammad SAW atau Mirza Ghulam > Ahmad. Mungkin juga mereka amat mencintai keduanya. > ------------------------------- > [Non-text portions of this message have been removed]

