---- Forwarded Message ----
From: lidah tani <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, May 8, 2008 2:25:27 PM
Subject: Protes Keras terhadap Pembunuhan oleh Perum Perhutani


Rekan-rekan yth, berikut kami sampaikan surat protes terhadap kekerasan yang 
dilakukan aparat pengamanan hutan yang dikelola oleh Perum Perhutani. Mohon dan 
silakan disebarluaskan.
 
Hormat kami,
Lidah Tani
Blora
[EMAIL PROTECTED]
Jika diperlukan keterangan lebih lanjut, terutama mengenai rincian 
korban, silakan hubungi di alamat email kami.
 
Protes Keras
Terhadap
Pembunuhan Rakyat Desa Sekitar Hutan
Oleh Perum Perhutani
 
Yaimin, mati ditembak aparat keamanan hutan di hutan jati Perhutani KPH Madiun 
Selasa kemarin (6 Mei 2008). Di dada Yaimin bersarang 4 peluru. Yaimin diduga 
mencuri kayu bersama rekan-rekannya. Warga membantah Yaimin bergerombol di 
hutan, Yaimin hanya sendirian, menurut mereka.
 
Empat peluru! Untuk Yaimin seorang diri.
 
Belum genap 2 minggu sebelumnya, tanggal 23 April 2008 tiga orang pencari kayu 
ditembak di hutan jati Perhutani KPH Bojonegoro. Dua tewas, satu orang kini 
dalam kondisi kritis.
 
Keamanan hutan tentu saja hal yang dirisaukan, dan Perhutani pun kemudian 
menggembar-gemborkan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) sebagai salah 
satu langkah melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan pengamanan hutan. 
Bersama Masyarakat? Bukankah para penjajah telah silih berganti mengelola hutan 
bersama masyarakat? Mereka yang mengeruk hasil panen kayunya, bersama 
masyarakat yang bersusah payah mengolah tanah, menanam, dan memelihara pohonnya 
selama puluhan bahkan ratusan tahun.
 
Bukankah Perhutani sudah selama ini mengelola hutan bersama masyarakat? 
Perhutani yang menembak dalam rangka pengamanan hutan, bersama masyarakat yang 
menjadi korban; juga dalam rangka yang sama.
 
Sedikit yang tahu bahwa Cipto, korban tewas dalam penembakan di KPH Bojonegoro 
baru-baru ini, adalah anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan; sebuah lembaga 
yang didirikan untuk bekerjasama dengan Perhutani dalam kerangka PHBM.
 
Kematian! Bagi rakyat kecil pencari kayu yang telah bergiat dalam PHBM.
 
Belum kering tanah kubur mereka, Administratur KPH Bojonegoro berencana 
menaikkan pangkat kepada pelaku penembakan. "Ketujuh polisi hutan tersebut 
telah berjasa mengamankan hutan," katanya. Tak kurang Menteri Kehutanan M. S. 
Kaban mengirim SMS yang mendukung Administratur KPH Bojonegoro.
 
Kenaikan pangkat! Untuk para pembunuh rakyat.
 
Kami muak dengan kekerasan yang dilakukan oleh Perum Perhutani dan aparat 
pengamanan hutan. Yang dengan arogan, atas nama keamanan asset negara, tega 
menganiaya, menembak, dan membunuh rakyat desa sekitar hutan. Mereka yang 
miskin dan terdesak. 
 
Sejak tahun 1998 kami mencatat setidaknya telah jatuh 100 korban kekerasan yang 
dilakukan aparat pengamanan hutan Perum Perhutani.
 
100 korban! Demi keamanan hutan yang dirampas dari para korbannya sendiri.
 
Seratus korban, 31 nyawa melayang, 69 luka-luka dianiaya atau ditembak aparat 
keamanan hutan. Agar Perum Perhutani, perusahaan pengelola hutan dapat dengan 
tenang menciptakan keuntungan tiap tahunnya? Hutan bukan milik perusahaan. 
Bukan milik Perhutani. Hutan adalah milik rakyat. Adalah milik rakyat yang 
telah ratusan tahun dirampas oleh penjajah dan belum pernah dikembalikan.
 
Kami menuntut agar keadilan ditegakkan. Pelaku pembunuhan dan pelanggaran HAM 
diusut, diadili, dan dijatuhi hukuman yang setimpal.
 
Kami menuntut kepada semua pihak agar menghentikan segala bentuk kekerasan dan 
melucuti senjata api dari sistem pengamanan hutan.
 
Kami menuntut agar hutan yang selama ini dikelola Perum Perhutani dikembalikan 
kepada rakyat agar dikelola dengan lebih baik.
 
Kami menyerukan kepada semua organisasi tani, serikat tani, kelompok tani, 
organisasi masyarakat agar menghentikan segala bentuk kerja sama dengan Perum 
Perhutani.
 
Hari ini juga!
 
Jangan tunggu korban ke-101!
 
Lidah Tani
Blora, 7 Mei 2008
[EMAIL PROTECTED]


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke