Mengapa Kau diam Sahabat? Aku Diam Karena aku tidak ingin bicara Aku menikmaati suasana Hening Karena Hening dapat memberikan Nuansa
Tidak kah kau lihat mereka berbicara Sahabat? Kenapa Kau memilh selalu diam Aku Bukan mereka, aku tidak suka banyak bicara Itu menunjukan meraka tidak Mempunyai Makna Tidak Kah Kau Sakit atau Marah atas ulah mereka sahabat? Marah? kenapa harus marah.. aku hanya tertawa Lihatlah mereka, Badut-badut panggung melakonkan drama Itulah Kwalitas Mereka yang tak bijaksana bukan kah diam tak menyelesakai Masalah Sahabat? Kamu salah, Diam menjawab dengan seribu bahasa Apakah tidak kau lihat congor mereka berbusa Dengan kata-kata yang hanya sebuah bisa lalu apa yang akan kau lakukan sahabat? Aku hanya akan melihat dan terus tertawa Melihat Ocehan badut-badut panggung itu disana tidak kah kau terhidur oleh meraka Kau betul sahabat ku yang sangat kucinta Memang dengan banyak berbicara kita terlihat merana Dengan diam kita bisa memaknai yang ada Kau memang sahabat ku yang bijaksa Depok 08 Juni 2008 Original ID By; Erwin Arianto -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY [Non-text portions of this message have been removed]

