http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006118488
MENGUJI PROFESIONALISME PENERBANG KOOPSAU II
09 Mei 2008
KOOPSAU II (9/5) - Sebagai Komando Utama (Kotama) TNI yang bertugas
melaksanakan pembinaan kesiapan satuan dan melaksanakan operasi udara, Komando
Operasi TNI AU (Koopsau) II, dituntut memiliki kesiapan yang tinggi. Kesiapan
itu, dapat terwujud dengan pelaksanaan latihan secara teratur, bertahap dan
berkelanjutan, yang dimulai dari latihan perorangan, satuan hingga antar
satuan.
Latihan puncak Koopsau II bersandi Sikatan Daya 2008, yang digelar selama lima
hari, dari tanggal 5 hingga 9 Mei 2008, dan dipusatkan di Lanud Abdulrakhman
Saleh Malang, Jawa Timur, hakikatnya sebagai ajang untuk menguji tingkat
profesionalisme para penerbang jajaran Koopsau II. Sedikitnya 1500 prajurit
Koopsau II dan belasan pesawat terbang, baik unsur tempur, angkut dan
helikopter, dilibatkan dalam latihan ini.
Latihan dibagi dalam tiga tahap, yaitu gladi Pos Komando (dilaksanakan di
satuan masing-masing), Tactical Air Manouver Game (dilaksanakan di Lanud
Abdulrakhman Saleh, Malang) dan di akhiri dengan manouver (penembakan) lapangan
(dilaksanakan di Air Weapon Range Pandanwangi, Lumajang, Jatim).
Panglima Koopsau (Pangkoopsau) II Marsekal Muda (Marsda) TNI Yushan Sayuti saat
menutup latihan di Lanud Abdulrakhman Saleh, Malang, Jumat (9/5), menyatakan
rasa bangga dan apriciate atas hasil latihan. Khusus kemampuan penerbang
pesawat Sukhoi SU-27/30, Pangkoopsau II, menyatakan kepuasannya, meskipun baru
pertama kali melakasanakan latihan dengan menggunakan persenjataan (bom),
pesawat buatan Rusia itu mampu menghancurkan sasaran dengan sempurna. Target
yang dipasang di pinggiran pantai selatan Lumajang, berhasil dilumatkan bom-bom
OFAB Sukhoi.
Hasil latihan Sikatan Daya 2008, menjadi tolok ukur preofesionalisme kita,
sekaligus akan menambah kepercayaan kita dalam menghadapi kegiatan Latihan
Gabungan (Latgab) TNI yang akan digelar Juni 2008 mendatang kata Pangkooopau
II.
Hancurkan Separatis
Dalam latihan diskenariokan, sekelompok separatis bersenjata berkekuatan dua
kompi dengan persenjataan lengkap, termasuk senjata penangkis serangan udara
telah menguasai wilayah pesisir pantai selatan Lumajang, Jawa Timur. Dari hari
kehari, kelompok ini makin menunjukan eksistensinya, termasuk dengan
memprovokasi masyarakat sekitar untuk memisahkan diri dari wilayah NKRI.
Setelah mendapat perintah dari Panglima TNI, jajaran Koopsau II langsung
menyusun strategi penyerangan. Kegiatan penyerangan diawali dengan, operasi
pengintaian oleh pesawat-pesawat boeing 737 dan Kassa C-212. Beberapa saat
kemudian juga diterjunkan pasukan Pengendali Tempur (Dalpur) Paskhas guna
melihat dan mengumpulkan data-data kelompok separatis untuk diinformasikan
kepada komando atas.
Setelah mendapatkan data-data iintelijen yang lengkap, pesawat-pesawat tempur
Koopsau II, melaksanakan serangan udara langsung ke pusat Markas kelompok
Separatis. Satu flight (2 pesawat) Sukhoi SU-27/30, satu flight (3 peswat)
F-5 Tiger dan satu flight (3 pesawat) F-16 fighting falcon membombardir kawasan
Pandanwangi. Puluhan bom dan roket pun ditembakkan kesasaran musuh.
Rupanya tidak mudah untuk melumpuhkan kelompok separatis. Selain telah
membangun bunker-bunker yang cukup kuat, mereka juga memiliki seperangkat
senjata penangkis serangan udara. Dengan seporadis mereka melakukan
perlawanan. Bahkan sesekali mereka juga memuntahkan roket-roketnya untuk
menghalau gempuran pesawat-pesawat tempur Koopsau II.
Pertahanan kelompok Separatis mulai kedodoran, setelah dilakukan serangan
udara secara bergelombang. Serangan diawali dengan bombing dua pesawat Sukhoi
dengan bom OFAB, disusul dengan aksi bombing F-5 Tiger dengan Bom MK-82 dan
roket FFAR, serta dipungkasi dengan F-16 fighting falcon yang juga memuntahkan
bom MK-82 serta roket.
Dentuman bom mengelegar, kepulan asap hitam pun membumbung tinggi menyelimuti
markas kelompok Separatis. Hujan roket makin membuat kelompok separatis tak
berkutik. Selanjutnya untuk menguasai wilayah Pandanwangi, diterjunkan
seratus pasukan Pengendali Pangkalan (Dallan) Paskhas. Dengan cekatan pasukan
payung dari Markas Wing 2 Paskhas Abdulrakhman Saleh malangini, pun segera
menekuk kekuatan-kekuatan kelompok separatis yang masih tersisa.
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/