http://www.antara.co.id/arc/2008/5/20/hamas-benarkan-pertemuan-dengan-diplomat-prancis/
Hamas Benarkan Pertemuan dengan Diplomat Prancis
Gaza, (ANTARA News) - Seorang jurubicara Hamas Selasa membenarkan bahwa
pertemuan-pertemuan telah diselenggarakan di Gaza antara para diplomat Prancis
dan para pejabat dari gerakan Islam.
"Kami tak bisa menjelaskan di mana tempat dan kapan pertemuan itu dilakukan,
namun pertemuan mereka benar," kata Taher al-Noono, seorang jurubicara
pemerintah Hamas yang secara de facto mengendalikan Jalur Gaza.
"Ada pertemuan-pertemuan dengan para pejabat Prancis dan
pembicaraan-pembicaraan itu mengenai situasi politik, dan masyarakat
internasional menghormati hasil-hasil proses demokratik yang berlangsung di
Palestina itu," katanya.
Menteri Luar Negeri Prancis Bernard Kouchner Senin menjelaskan bahwa Prancis
telah mengadakan apa yang dia sebut `tidak ada hubungan, tapi terjadi
kontak-kontak` dengan Hamas, demikian diwartakan DPA.
Perundingan-perundingan itu antara diikuti diplomat tingkat tinggi Prancis yang
sudah pensiun, Yves Aubin de La Messuziere dan para pemimpin senior Hamas,
Mahmoud al-Zahar dan Ismail Haniya.
La Messuziere mengatakan bahwa Hamas telah bersiap menerima negara Palestina
dengan perbatasan-perbatasan tahun 1967 `yang secara tidak langsung sama dengan
mengakui Israel."
Al-Noono mengatakan, para pejabat Hamas mengatakan kepada diplomat Prancis
bahwa Hamas `menerima Dokumen Kesepakatan Nasional yang membahas dengan jelas
pembentukan negara Palestina dengan perbatasan seperti pada tahun 1967.`
Dia menambahkan bahwa `ini tidak berarti memberikan suatu bagian Palestina atau
pengakuan terhadap Israel. Ini sikap yang jelas."
Eropa, Amerika Serikat dan Israel mencatat Hamas sebagai organisasi teroris. (*)
[Non-text portions of this message have been removed]