http://www.tniad.mil.id/news.php?id=2986
PANGDAM JAYA/JAYAKARTA PIMPIN UPACARA BENDERA 17-AN

Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI J. Suryo Prabowo bertindak sebagai Inspektur 
Upacara pada Upacara Bendera tanggal 17-an bulan Mei 2008 yang dilaksanakan 
bertempat di lapangan upacara Kodam Jaya/Jayakarta Jln. Mayjen Sutoyo No 5 
Cililitan Jakarta Timur, Senin (19/5). Upacara dihadiri oleh Kasdam Jaya 
Brigjen TNI Anshory Tadjudin dan pejabat teras Kodam Jaya/Jayakarta serta 
seluruh militer dan PNS di lingkungan Markas Kodam Jaya/Jayakarta. Sebagai 
Komandan Upacara adalah Komandan Batalyon Arhanudse-10 Letkol Arh Herry 
Purwanto. 

Pada upacara bendera tersebut Pangdam Jaya/Jayakarta membacakan amanat tertulis 
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo yang 
menyampaikan bahwa, mengikuti upacara bendera dan memberikan penghormatan 
kepada Bendera Nasional Indonesia, merupakan wujud kecintaan sebagai warga 
Negara kepada bangsa dan Negara sekaligus mengenang jasa dan menghormati para 
pendahulu, para pahlawan dan pendiri bangsa dan negara ini, yang telah berjuang 
dengan mengorbankan segala yang dimilikinya untuk tegaknya NKRI yang menaungi 
kehidupan dulu, sekarang dan masa yang akan datang.

Kasad juga mengingatkan bahwa, upacara bendera tujuhbelasan menggugah ingatan 
kembali, betapa kuatnya tekad dan semangat perjuangan para Founding Father saat 
itu, perjuangan yang menghasilkan karya besar yang dapat dirasakan sekarang 
ini. Selain itu sudah sejauh mana kita terlibat dan ikut serta mengisi dengan 
karya terbaik yang kita persembahkan untuk memajukan Negara yang diperjuangkan 
dan yang dicita-citakan para pahlawan kusuma bangsa.

Kepada seluruh warga TNI AD, Kasad menekankan agar tetap waspada dan 
menjalankan tugas-tugasnya dengan berpegang kepada kesatuan komando dan tidak 
mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Jangan mudah 
dipengaruhi dengan janji-janji untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan 
aturan dan ketentuan keprajuritan oleh siapapun. Hindari perbuatan yang dapat 
merugikan diri sendiri dan merusak citra TNI AD. Tetap tegakkan netralitas TNI, 
dan jangan pernah mau diajak oleh siapapun untuk terlibat dalam kegiatan 
politik praktis, tegas Kasad. (Pendam Jaya/Dispenad/Gnr)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke