Setelah pandai merakit, perlu dilanjutkan untuk membuat hardware-nya sendiri 
(processor, dlsb). Perlu diusahakan agar dibangun Lembah Silikon Indonesia.
-----------------------------
http://www.antara.co.id/arc/2008/5/23/komputer-rakitan-indonesia-akan-gunakan-igos/
Komputer Rakitan Indonesia Akan Gunakan Igos

Jakarta (ANTARA News) - Komputer rakitan yang dijual di toko-toko komputer 
seluruh Indonesia tidak akan lagi menggunakan peranti lunak berbasis 
proprietari (seperti Microsoft -red) tetapi akan dipasang dengan peranti lunak 
Igos (Indonesia Go Open Source).
"Boleh saja menggunakan Microsoft tetapi ada biaya tambahan yang lumayan besar 
yang untuk operating system-nya saja tambah Rp1 juta. Kalau mau tambah 
Microsoft Office tambah Rp4 juta," kata Sekjen Asosiasi Pengusaha Komputer 
Indonesia (Apkomindo) Sutiono Gunadi di sela Penandatanganan MOU antara 
Kementerian Ristek dan Apkomindo di Jakarta, Jumat.
Jika tidak ingin tambahan biaya pembelian peranti lunak Microsoft untuk setiap 
pembelian komputer, ujarnya, pelanggan diminta menggunakan IGOS-Apkomindo yang 
telah disiapkan pemerintah.
Ia mengingatkan, dengan cara menggunakan IGOS-Apkomindo maka devisa negara yang 
bisa dihemat sedikitnya Rp7,5 triliun per tahun.
Angka itu berdasarkan jumlah penjualan komputer secara nasional baik branded, 
rakitan, PC maupun laptop sebanyak 1,8 juta tahun lalu (2007). Angka ini terus 
naik dari tahun 2006 mencapai 1,4 juta dan 2005 sebanyak 1,2 juta.
Sudah bertahun-tahun pihaknya mengakui, komputer yang dijual toko-toko di 
Indonesia dipasang dengan Microsoft Windows bajakan seharga kisaran Rp25 ribu 
saja. 
"Sudah beberapa waktu ini kami tidak mau lagi seperti itu," katanya dan 
menambahkan bahwa sudah tujuh toko komputer di Jakarta yang diproses kepolisian 
karena komputer dagangannya menggunakan Microsoft bajakan.
Sementara itu, Ketua Umum Apkomindo Henky Tjokroadhiguno mengatakan Apkomindo 
memiliki 43 Dewan Pengurus Daerah dengan sekitar 2.500 toko komputer yang 
tersebar di seluruh Indonesia.
Melalui jaringan ini, lanjutnya, pihaknya akan menyosialisasikan IGOS-Apkomindo 
dengan mendirikan Igos Center dengan nama Linux yang menyertakan help desk, 
pelatihan dan lain-lain. 
Pihaknya juga akan membagi CD-CD IGOS gratis kepada toko-toko di jaringannya, 
baik perangkat lunak Operating System maupun berbagai aplikasinya seperti Open 
Office, agar mereka memasang komputer dagangannya dengan IGOS.
"Bahkan toko-toko itu juga boleh menambah-nambah IGOS ini dengan program 
buatannya sendiri dan diberi nama toko masing-masing," katanya.
Staf Ahli Menteri Negara Ristek Bidang Teknologi Informasi dan Teknologi Prof. 
Dr. Engkos Koswara mengatakan IGOS-Apkomindo berbasis IGOS Nusantara yang 
berbasis Linux Fedora dan sudah cukup baik dan layak menggantikan Microsoft 
Windows.
Namun pihaknya tidak mengharuskan masyarakat menggunakan IGOS, karena di luar 
IGOS banyak peranti lunak open source lainnya misalnya Ubuntu, dan lain-lain.
"Yang penting adalah legal dan kebanggaan menggunakan buatan bangsa sendiri," 
katanya.(*)
COPYRIGHT © 2008


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke