http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8323
PANGLIMA TNI: PERSIAPAN LATGAB SUDAH 90 PERSEN
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso mengungkapkan persiapan
Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2008 yang direncanakan pada 1 - 20 Juni kini
telah mencapai 90 persen.
"Saya berharap dalam waktu sepekan ini, sudah dapat mencapai seratus persen,"
katanya, menjawab ANTARA di Jakarta, Kamis.
Ditemui usai menerima paparan kesiapan Latgab TNI jajaran Komando Operasi
Angkatan Udara (Koopsau) I, Djoko mengatakan, kesiapan meliputi seluruh proses
verifikasi dan sertifikasi seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) yang
dikerahkan dalam Latgab yang bersandi "Yudha Siaga" itu.
Verifikasi dan sertifikasi telah dilakukan masing-masing angkatan baik darat,
laut dan udara. "Itu sudah dilakukan oleh setiap angkatan dan sudah dilakukan
teknis pembinaan. Yang jelas, alutsista yang akan dikerahkan harus yang memang
memenuhi syarat," kata Djoko.
Panglima TNI menegaskan, pihaknya akan tetap mengedepankan faktor keamanan baik
peralatan maupun personel. "Keamanan dan keselamatan, jelas faktor yang utama
yang harus kita ke depankan," ujar Djoko menegaskan.
Latihan Gabungan TNI diselenggarakan dalam dua tahap yakni Geladi Pos Komando
yang dilaksanakan di Markas Divisi Infanteri I/Kostrad pada 21-28 April dan
geladi lapangan yang berlangsung 1-20 Juni 2008.
Geladi lapangan akan diselenggarakan di empat titik yakni Batam, Natuna,
Singkawang (Kalimantan Barat) dan Sanggata di Kalimantan Timur.
Latgab TNI yang dilaksanakan menandai seabad Kebangkitan Nasional dan satu
dasawarsa reformasi internal TNI itu melibatkan prajurit di lingkungan Mabes
TNI 2.418 orang, TNI Angkatan Darat 10.388 orang, TNI Angkatan Laut 13.150
orang, dan TNI Angkatan Udara 4.615 orang.
Alutsista yang dikerahkan meliputi 38 tank, 19 panser, sembilan helikopter dan
satu pesawat Cassa 212 dari TNI Angkatan Darat.
TNI Angkatan Laut mengerahkan 61 kapal RI, 30 tank amfibi PT-76, 55 panser
amfibi/RRF, 12 unit Kapa K-61, tiga unit Tatra, empat roket M-70, enam
Howitzer, dua Hovercraft, satu combat boat, tiga Serider, 78 perahu karet, tiga
helikopter NBO-105, dan dua helikopter Bell 412.
TNI Angkatan Udara mengerahkan 24 pesawat tempur, 31 pesawat angkut, dan 13
helikopter dari berbagai jenis.
Sumber : Antara
[Non-text portions of this message have been removed]