http://www.antara.co.id/arc/2008/5/29/presiden-sby-sampaikan-selamat-atas-hut-kemerdekaan-azerbaijan/
Presiden SBY Sampaikan Selamat Atas HUT Kemerdekaan Azerbaijan

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas nama pemerintah 
dan rakyat Indonesia menyampaikan selamat kepada Presiden Azerbaijan, Ilham 
Aliyev, dan rakyat negara sahabat itu atas peringatan hari ulang tahun (HUT) 
Azerbaijan.
"Hubungan historis Indonesia-Azerbaijan telah berlangsung lama, kendati 
hubungan diplomatik kedua negara baru terjalin 16 tahun lalu," kata Presiden 
Yudhoyono dalam surat ucapan selamat sebagaimana dituturkan Dubes Azerbaijan 
untuk Indonesia Ibrahim A. Hajiyev, Rabu malam.
Dalam perbincangan dengan ANTARA di sela-sela resepsi HUT kemerdekaan 
Azerbaijan di Hotel Borobudur, Dubes Hajiyev mengatakan hubungan bilateral 
Azerbaijan-Indonesia saat ini berlangsung hangat.
"Kehangatan hubungan kedua negara itu terlihat dari para pejabat tinggi kedua 
negara saling mengunjungi untuk mempererat kerjasama bilateral," kata Dubes 
Hajiyev, yang bertugas di Indonesia sejak 1 Desember 2005.
Ia merujuk pada kunjungan Menteri Luar Negeri Hassan Wirayuda ke Baku, ibukota 
Azerbaijan, untuk menghadiri pertemuan ke-33 Konferensi Tingkat Menteri 
Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada pada 19-21 Juni 2006.
Sebaliknya, Ketua Mahkamah Agung Azerbaijan, Ramiz Rzayev, memimpin delegasi 
negaranya untuk menghadiri Pertemuan ke-2 Konferensi Negara-negara 
Penandatangan Konvensi PBB Melawan Korupsi (UNCAC) di Bali pada 28 Januari-1 
Februari 2008.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Azerbaijan, Abbas Valibayov, berkunjung ke 
Indonesia untuk menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi tentang Praktek-praktek 
Bertanggungjawab dalam Pembagian Virus Flu Burung dan Manfaatnya pada 26-28 
Maret 2007. 
Sementara itu, dalam sambutannya pada resepsi HUT kemerdekaan Azerbaijan itu, 
Dubes Hajiyev menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan rakyat Indonesia 
dalam membina hubungan persahabatan kedua negara.
Menteri Lingkungan Hidup Indonesia, Rahmat Witoelar, dalam sambutannya setelah 
Dubes Hajiyev, mengatakan rasa syukur bahwa kedua negara selalu saling 
mendukung untuk kemajuan bersama.
Hadir dalam resepsi tersebut sejumlah pejabat Indonesia, para duta besar negara 
sahabat Azerbaijan di Jakarta dan beberapa kalangan lainnya.
Azerbaijan, negara berpenduduk mayoritas Muslim yang terletak di Asia Tengah, 
merupakan salah satu negara bekas Uni Sovyet.
Tak lama setelah lepas dari Uni Sovyet pada 1991, Indonesia memberikan 
pengakuan resmi terhadap kemerdekaan Republik Azerbaijan pada 28 Desember 1991.
Setahun kemudian, hubungan diplomatik kedua negara dikukuhkan pada 24 September 
1992.(*)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke