sungguh sangat disesalkan aksi penyerangan mengatasnamakan islam. Tapi bukan berarti perjuangan atas nama islam itu harus selalu melalui mediasi atau tulisan. Toh kemerdekaan RI yg diperjuangkan oleh pejuang2 islam macam pangeran diponegoro, cut nyak dien dll dilakukan dg angkat senjata & kekerasan.
inilah akibat jika mulut terlalu 'lancang' & tdk patuh thd ucapan pak mentri agama, "jangan ikut campur!", masih bandel ya msk RS deh.. :) --- In [email protected], "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dari: Binyo (Wandy Nicodemus) > > > Kawans, > > Tadi siang sekitar jam 14.30, massa Aliansi Kebebasan Berkeyakinan dan Beragama (AKBB) diserang ratusan massa FPI di lapangan Monas dekat gerbang Gambir. > > Sekitar 7 orang terluka cukup parah. Di antaranya Syafii Anwar (Direktur ICIP) dan Muhammad Guntur Romli (Aktivis Jaringan Islam Liberal) -- yang sekarang dirawat di RSPAD Gatot Subroto -- serta Ahmad Suaedy > (Direktur Eksektuif Wahid Institute). > > Massa AKBB sedang berada di Monas untuk memperingati hari lahirnya Pancasila 1 Juni dan hendak mengadakan doa bersama untuk persatuan dan kerukunan warga bangsa. > > Mohon dukungan (terutama kecaman untuk FPI serta pemerintah dan aparat hukum yang selama ini tak pernah bertindak tegas bagi para "preman berjubah" (FPI). > > Merdeka! > > Binyo > --Dari ruang gawat darurat Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. > > mediacare > http://www.mediacare.biz > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

