Petiklah malam ............


Malam telah melepas jubahnya ke atas wajah bumi.
Kabut mulai turun, menutupi dunia seperti kerudung.

Di sana aku berdiri, mendengar mereka tertawa.
Dan di sini aku berdiri, di antara rakyat jelata yang bersesakan, dan merasa 
getir.

Tolong.................

Tangis kesengsaraan dan penderitaan tanpa pertolongan tak boleh lebih lama lagi 
di dengar.

Mereka mengangkat suara dengan hymne pujian, namun membiarkan makhluk2 Mu 
merayakan kehidupan dengan kepedihan yang perih.

Kita bagai kapal dengan nahkoda yang menemukan bahwa kemudi nya telah hilang,
dengan layar yang telah robek,
dan ditinggalkan dalam keadaan menyedihkan.

Petiklah malam.......
sampai fajar menyingsing dan sang surya menyadarkan kepada semua orang.

Agar sungguh2 berusaha menambahkan kepada iman : kebajikan,
dan kepada kebajikan : pengetahuan,
dan kepada pengetahuan : penguasaan diri,
kepada penguasaan diri : ketekunan,
dan kepada ketekunan : kesalehan,
dan kepada kesalehan : kasih akan saudara2,
dan kepada kasih akan saudara2 : kasih akan semua orang.


      __________________________________________________________
Sent from Yahoo! Mail.
A Smarter Email http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke