http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/04/1100187/anggur.merah.bikin.awet.muda.
Anggur Merah Bikin Awet Muda 
 
MANFAAT anggur merah bagi kesehatan mungkin bukanlah hal yang baru. Bahan-bahan 
alami yang ditemukan dalam minuman ini diyakini berkhasiat bagi kesehatan 
jantung dan pembuluh darah bila dikonsumsi secara teratur dan bijaksana.  
Bukti lain akan manfaat anggur merah diungkapkan para ahli dari  University of 
Wisconsin yang mempublikasikan risetnya dalam jurnal PLoS ONE belum lama ini.  
Mereka mengindikasikan, sejenis kandungan dalam anggur merah bernama 
resveratrol menunjukkan potensi besar bagi perlindungan organ jantung terhadap 
proses penuaan.   
Kesimpulan tersebut diambil para ahli setelah melakukan riset laboratorium 
dengan menggunakan tikus sebagai obyek percobaan. Tikus yang diberi resveratrol 
menunjukan perubahan aktivitas gen dalam tubuh yang berkaitan dengan proses 
penuaan.  Perubahan ini sangat mirip dengan tikus yang dikondisikan mengalami 
pembatasan asupan kalori yang juga mampu memperlambat proses penuaan dengan 
memangkas asupan energi dari diet sehari-hari.
"Hal yang paling penting adalah betapa resveratrol  mampu memblok atau 
menghindari penurunan fungsi jantung yang disebabkan proses penuaan.,"  ujar 
Tomas Prolla, seorang Profesor dari Universitas Wisconsin  yang menbantu 
penelitian ini.
Resveratrol yang banyak ditemukan dalam anggur telah menarik perhatian serta 
minat banyak ilmuwan  serta perusahaan seperti GlaxoSmithKline
Beberapa riset juga telah menunjukkan bahwa dosis tinggi resveratrol dapat 
memperpanjang harapan hidup lalat buah dan cacing serta mencegah kematian dini 
pada tikus yang menjalani diet tinggi lemak.
"Resveratrol dalam dosis rendah  dapat memperlambat sejumlah  aspek dari proses 
penuaan,  termasuk pada organ jantung. Ini juga ditunjukkan dengan kemampuan 
resveratrol menirukan pengaruh pembatasan kalori, yang dikenal mampu 
memperlambat penuaan pada beberapa jaringan sel dan memperpanjang harapan hidup 
," ungkap Prolla, salah satu anggota tim peneliti.

AC 
Sumber : Reuters



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke