Salam, Umat Islam Indonesia menegakkan rasionalistasnya, dengan melihat kondisi sekarang dan masa lalu.
1. FPI adalah preman berjubah yang menjual agama untuk keuntungan sendiri dan golongannya, bagian dari imperialesme Arab, Arabisasi Indonesia, menyebarkan premanisme ala Taliban yang meresahkan warga Indonesia yang berpancasila, UUD 45. 2. Warga Indonesia berhak berdemontrasi di mana pun, dengan damai, tidak anarkis, sejauh sudah mengajukan izin kepada yang berwajib. 3. FPI merupakan kumpulan preman, pengangguran, residivis, orang- orang tolol, yang kena hasutan Habib penipu, yang mengatas-nama agama mengArabkan Indonesia - demi keuntungan ekonomi diri sendiri dan pemimpin-pemimpinnya. 4. Golongan radikal Islam picik selalu berkhayal-khayal tentang Amerika dan Isrel sebagai momok, hantu, supaya berkesan gagah berani, karena malu berhadapan dengan sesama bangsa yang sudah tahu mana yang baik dan buruk. 5. FPI salah total secara ide dan mendasar, karena Islam tidak perlu dibela. FPI hanya merusak Islam, karena perjalanan organisasinya hanya melakukan tindakan anarkis. 6. Di belakang FPi ada preman berjubah, penipu, penghasut, turunan Arab yang ingin merusak Indonesia yang ingin menjadikannya jajahan Arab, sedangkan di belakang AKK-BB adalah rasionalitas menegakkan NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan HAM. Wahai Umat Islam Indonesia, yang mayoritas cinta damai dan hidup rukun bersama umat lain, yang mayoritas memilih PDI, Golkar, PAN, dan PKB -- dan bukannya partai-partai Islam yang manipulatif -- jangan biarkan pertumbuhan budaya Onta di Indonesia, cegah Arabisasi, tolak premanisme agama, lawan preman berjubah, waspadai Habib-habib preman, dan MUI yang menjadi ulama-ulama pro fundamentalis radikal. Wassalam, Dimas. --- In [email protected], "! C.A. Hidayat" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Nampaknya Umat Islam Indonesia sudah kehilangan rasionalitasnya dengan "hanya" melihat kondisi sekarang, bukan melihat "track record" dan motif (niat). > > 1. Massa AKKBB melakukan demo karena dibayar. Massa FPI lillahi ta'ala menuntut pembubaran "Penoda Agama atau Sekte yang menyimpang". > 2. AKKBB sudah dilarang POLRI untuk menempuh jalur yang sejalur dengan FPI, tapi ternyata AKKBB melanggarnya. > 3. FPI adalah organisasi "Semut" yang lebih efektif daripada POLRI yang "Gajah" tetapi melempem, apalagi AKKBB yang didanai Asian Foundation (Amerika). > 4. Misi Amerika sudah tercapai untuk "Mengadu Domba" Islam di Indonesia. > 5. Kesalahan FPI hanyalah di "Oknum", sedangkan kesalahan Ahmadiyah di "Ajaran Sesat". > 6. Kesalahan "Gus Dur & The Gank" condong ke Israel & USA, kesalahan Habib Riziq : Sibuk mengajar (cari duit serabutan) sehingga kurang meng-evaluasi kinerja FPI. > 7. FPI telah ada selama 10 tahun dan "menjadi musuh Bos Maksiat", sementara AKKBB baru 10 hari dan menjadi "Antek-2 Bos Maksiat". > 7 Dibelakang FPI adalah "Islam", di belakang AKKBB adalah "Duit Amerika & kroninya" > > Wahai Umat Islam, mohon gunakan Akal sehat anda untuk tidak membela kepentingan Amerika, tetapi mendoakan FPI supaya lebih santun dalam berperilaku. Mari rapatkan barisan untuk saling menasehati saudara- saudara Muslim (Seagama) maupun yang tidak seagama, yang mudah terpancing menjadi kaki tangan Amerika untuk mencegah "Perang Sipil" karena karakteristik "kelambanan" SBY sejak menjadi Komandan pasukan RI di Tim-tim. > > Allahu Akbar. > > > > > ************************ > Regards, > C.A. Hidayat - Pekanbaru > HSE Dept. > ************************ > > --- On Sat, 6/7/08, Doan Olala [EMAIL PROTECTED] wrote: > From: Doan Olala [EMAIL PROTECTED] > Subject: [ppiindia] Re: AKKBB Memfitnah > To: [email protected] > Date: Saturday, June 7, 2008, 10:32 PM > > Dari mula AKKBB itu kan memang makhluk jadi2an alias siluman, dengan > tujuan utama memperkeruh 'isi rumah orang'. Dari namanya saja sudah > sangat meragukan. Aliansi Kebangsaan ... lha adanya di Indonesia kok > bikin aliansi kebangsaan. Emangnya ente bangsa siluman? > > Yg paling bikin keki adalah sok ngurus2 isi rumah orang. Lha ngurus > rumahnya sendiri saja kagak lempeng ... tuh coba saja kalau di suatu > partai (gak usah gua sebut pasti dah pada tahu hehehe ...), lalu ada > yg ngaku2 jadi pimpinan (atau apalah) ... ujung2nya partai itu bakal > (pasti) kacau kan? Ngakunya sok demokrat, padahal kelakuannya ... > astaghfirullah! Ngaca bang, ngaca!!! Partai eloe sendiri tuh > contohnya. Idih ..... kagak malu bang. > > Itu baru di partai. Lha bagaimana kalau di agama? Wualah buahaya > buangets. Di suatu agama, kalau ada yg ngaku2 (nambahin) nabi > dan/atau kitab suci, maka akan kacaulah agama itu. Gitu saja kok > repot. > > DO > > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, Peter Sleman senc_p@ wrote: > > > > lepas dari masalah foto itu yg dicekik siapa orangnya, jelas sekali > si Bung Munarman ini telah bermetamorfosis dari koordinator Kontras > menjadi koordinator orang yg suka bikin onar dan melakukan kekerasan, > kasian sekali karena mereka yg dipimpin Bung Munarman ini beraninya > keroyokan, kampungan banget, kalo cuma satu lawan satu aja dgn orang2 > seperti Munarman, habib riziq dan anggota gerombolannya SAYA TDK > TAKUT!!!!, kalo brani jgn keroyokan, ayo saya tantang anda munarman, > habib riziq dll yg suka bikin onar, satu lawan satu !!! > > > > > > ----- Original Message ---- > > From: sipitung68 <sipitung68@ ...> > > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > > Sent: Tuesday, June 3, 2008 15:35:26 > > Subject: [ppiindia] Re: AKKBB Memfitnah > > > > > > tentunya sdh terlalu biasa, opini dibentuk bahkan jauh hari sebelum > > sidang pengadilan digelar. Media pun berperan 'membentuk' opini. Yah > > buat saya sey itu biasa, Media memang hobi 'membuat' berita > tergantung > > siapa yg 'memesan'. Dulu pd waktu amerika menginvasi iraq, > > berita-berita di dunia sangat memojokkan Iraq, segala tuduhan > > terlontar tp sangat sedikit yg terbukti, kasihan sekali bukan? > > > > Nah, saatnya masyarakat lebih cerdas dlm menyingkapi sebuah berita, > > krn berita tdklah 100% Fakta, lebih banyak unsur 'drama'nya. > > > > Salah satu contoh, Media yg 'mendukung' pembentukan OPINI yg > > menguntungkan salah satu pihak, ya masalah cekik mencekik ini, > > ternyata yg dicekik bukan anggota Akkbb tp anggota FPI sendiri :) > > mau tau lasannya? baca sendiri deh! > > > > mudah2an kita semua terbiasa dg keberagaman berita, yg terpenting > > kebenaran adalah panglimanya. > > > > Foto Munarman Mencekik Orang Disebar AKK-BB > > Arfi Bambani Amri - detikcom > > > > Jakarta - Bukti Munarman mencekik anggota AKK-BB semakin kuat. AKK- > BB > > memiliki bukti beberapa foto yang salah satunya memperlihatkan Jubir > > Komando Laskar Islam (KLI) itu sedang mencekik seorang anak muda. > > > > Foto-foto tersebut dipampangkan AKK-BB usai menggelar jumpa pers di > > Wahid Institute, Jl Tambak, Menteng, Jakarta, Senin (2/6/2008). > > > > Dalam foto tersebut, tampak Munarman yang mengenakan pakaian serba > > hitam sedang mencekik seorang anak muda. Anak muda itu tampak > meringis > > kesakitan, sementara ekspresi muka Munarman terlihat bengis. > > > > "Muka Munarman itu terlihat jahat sekali. Matanya mendelik," kata > > seorang wanita mengomentari foto itu. > > > > Seorang anggota AKK-BB mengatakan, foto tersebut merupakan jepretan > > seorang anggota AKK-BB. Namun yang bersangkutan menolak untuk > > dipublikasikan namanya. > > > > Foto-foto yang melihatkan aksi brutal Komando Laskar Islam ini sudah > > diserahkan AKK-BB ke polisi. Selain itu, mereka juga menyebarkan ke > > berbagai pihak termasuk pers melalui email. > > > > "Nanti kita sebar di email," katanya. MemalukanSementara itu, Ketua > > YLBHI Patra M Zen menilai kelakuan Munarman memalukan. Sebagai > mantan > > ketua YLBHI, Munarman telah memalukan lembaga bantuan hukum. > > > > "Munarman memalukan. Tindakannya itu menunjukkan dia telah menjadi > > penjahat kambuhan," kata Patra di kantornya, Jl Diponegoro, Menteng, > > Jakarta. > > > > Patra mengatakan, pada Desember 2007 lalu, Patra pernah menjaminkan > > diri untuk menangguhkan penahanan terhadap Munarman yang telah > memukul > > seorang sopir taksi Blue Bird. > > > > "Tanggal 4 Desember 2007, penahanannya di Polsek Limo ditangguhkan > > atas jaminan istrinya dan saya selaku ketua YLBHI," imbuh Patra. > > > > Jadi, kalau Munarman lagi-lagi melakukan kekerasan, dia resmi > menjadi > > penjahat kambuhan. "Dia sudah menjadi residivis," pungkas Patra > > menggeleng-gelengka n kepala. ( aba / ken ) > > > > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "Sidik Permana" <sidikpam@ .> > wrote: > > > > > > Tidak perlu debat kusir, gak akan pernah ketemu. Dengan segala > bukti > > > dan saksi, semuanya harus diselesaikan berdasarkan hukum. Satu yg > > > pasti, jutaan orang melihat adanya tindak kekerasan dalam acara > > > tersebut. Ada hukum yang dilanggar. Kalo FPI punya versi lain, > > > silahkan ajukan kepada aparat, demikian pula sebaliknya. Mari > kita > > > lihat, sejauh mana hukum di republik ini masih bisa tegak dan > > > berwibawa. > > > > > > Salam, > > > Sidik > > > > > > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "sipitung68" <sipitung68@ > > wrote: > > > > > > > > salah satu ciri utama orang munafik adalah jika bicara mereka > > > > berdusta..mmh koq pas banget ya :) > > > > > > > > > > > > > > > > AKKBB Memfitnah > > > > > > > > ------------ --------- - > > > > Yang Dipegang Munarman, Anggota FPI > > > > > > > > HTI-Pressâ"Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama > > > > dan Berkeyakinan (AKK-BB) melakukan fitnah yang kejam > > > > terhadap Munarman SH. Mereka menyebar foto yang > > > > menggambarkan seolah-olah Munarman mencekik anggota > > > > mereka. Fakta ternyata lain. Orang yang seolah dicekik > > > > itu ternyata adalah anggota FPI bernama Ponco alias > > > > Ucok Nasrullah. Munarman melakukan itu justru untuk > > > > mencegah Ponco agar tidak melakukan aksi anarkis. > > > > > > > > Fakta ini terungkap dalam jumpa pers di Markas FPI > > > > Petamburan Jakarta Barat, pagi ini. Ponco pun hadir > > > > dalam jumpa pers itu dengan pakaian yang sama persis > > > > digunakan seperti terekam di foto. > > > > > > > > Karena itu, Munarman meminta Goenawan Moehammad dan > > > > Wahid Institut segera meminta maaf atas fitnah > > > > tersebut. Sebab foto-foto itu telah disebarluaskan > > > > oleh mereka dan dimuat di Harian Indopos, detikcom, > > > > dan Koran tempo. Bila dalam waktu 1Ã24 jam tidak > > > > meminta maaf, pihaknya akan mengambil tindakan hukum. > > > > (emje) > > > > > > > > Lihat foto Munarman mencekik seseorang di: > > > > http://www.hizbut- tahrir.or. id/2008/06/ 03/akkbb- memfitnah/ > > > > > > > > > > > > > > > Send instant messages to your online friends > http://uk.messenger .yahoo.com > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

