Ada yg tahu tidak, Th 1928 sudah ada MUI belum ya?

DO

--- In [email protected], "M.J Thamrin" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Mas Pitung,
> 
> Baca ini aja deh...
> 
> dari 1928 - 1980 Ahmadiyah ada di Indonesia -> aman tenteram kok...
> sejak MUI bikin Fatwa 1980 -> mulai deh konflik melulu...
> Jadi kesimpulan nya -> yg bikin kacau sapa ya...... ?????
> 
> Wass
> 
> 
>   from Ade Armando <[EMAIL PROTECTED]>   hide details  Jun 11 (1 day
> ago)   reply-to [EMAIL PROTECTED]    to
> [EMAIL PROTECTED]    date
> Jun 11, 2008 5:38 AM    subject Re: [mediacare] FPI adalah 
teroris!/Maling
> teriak maling    signed-by yahoogroups.com    mailed-by
> returns.groups.yahoo.com      *Images are not displayed. *
> Display images below - Always display images from [EMAIL PROTECTED]
> 
>   Bung Ihsanul Wathony, Anda kan minta soal FPI dan Ahmadiyah ini
> semua dirunut balik, maka urut-urutannya begini:
> 
> 1. Ahmdiyah sudah ada di Indonesia sejak 1928. Hidup tenteran, 
damai.
> 
> 2. Tahun 1980- awal, MUI mengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah itu 
menyimpang
> dari ajaran Islam. TAPI, MUI tidak meminta pemerintah melarang 
Ahmadiyah.
> MUI cuma bilang, umat islam agar tidak terpengaruh oleh ajaran 
Ahmdiyah.
> Fair Enough! Hidup tenteram dan damai.
> 
> 3. Tahun 2005, MUI mengeluarkan fatwa bahwa Ahmdiyah itu sesat dan
> menyesatkan dan meminta pemerintah melarang Ahmdiyah. Pemerintah 
tidak
> menyambut permintaan MUI. Aksi penyerangan Ahmdiyah dimulai. Aparat 
keamanan
> diam saja. Pada tahun itu juga, kita punya menteri agama baru.
> 
> 4. Tahun 2006, pemerintah tetap tidak menyambut permintaan MUI. 
Penyerangan
> terhadap Ahmdiyah berlanjut. Sebagian penganut Ahmdiyah hidup di
> pengungsian.
> 
> 5. Tahun 2007, MUI kembali mengeluarkan pernyaaan soal Ahmadiyah. 
Mulai
> keluar rencana SKB Tiga Menteri. Ahmdiyah mengeluarkan pernyataan 
yang
> menyatakan, mereka tetap pada keyakinan sesuai dengan rukun Islam 
dan rukun
> Iman.
> 
> 6. Tahun 2008: Fatwa mati atas Ahmadyah oleh FPI, HTI, GUII, FUI. 
Bakor
> Pakem merekomendasikan pelarangan Ahmdiyah. Rencana SKB yang terus 
ditunda.
> Penyerangan atas Ahmdiyah berlanjut. Baru akhirnya bentrok 1 Juni.
> 
> 
> 
> Kadi, siapa yang mengawali kerusuhan ini semua? Menurut saya sih 
MUI!
> Kedamaian dan ketentraman kita hidup bersama selama delapan puluh 
tahun
> hancur begitu saja oleh sebuah fatwa! FPI itu cuma tukang jagalnya!
> 
> 
> 
> ade armando
> 
> 
> 
> On 6/12/08, sipitung68 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >   ehem ehem..berarti alien-alien yg tempo hr gentayangan di monas
> > membela ahmadiyah itu salah kaprah donk mengait2kan masalah 
ahmadiyah
> > dg pancasila. Biasalah ini sech taktik ADU DOMBA ala penjajah 
londo yg
> > coba diterapkan oleh alien-alien cilik, mereka senang umat muslim
> > bentrok. Muslim sulit dikalahkan dari 'luar', jgn heran mereka
> > menjiplak taktik nenek moyangnya dg taktik adu domba utk 
melemahkan
> > barisan muslimin, contoh perlawanan rakyat aceh yg goyah akibat 
taktik
> > licik snuk jancuk itu hehe..
> >
> > Hasyim: Tak Relevan Kaitkan Ahmadiyah dengan Pancasila
> > M. Rizal Maslan - detikcom
> >
> > Jakarta - Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) menyatakan, tidak 
ada
> > relevansinya menghubungkan Pancasila dengan Ahmadiyah. Sebab, 
kasus
> > Ahmadiyah bukan soal kebebasan beragama, tapi penodaan terhadap 
agama
> > itu sendiri.
> >
> > "Pancasila, dalam kasus Ahmadiyah sulit direlevansikan, karena
> > Pancasila memberi kebebasan kepada setiap warga negara untuk 
beragama
> > dan berkeyakinan. Tapi sama sekali tidak memberi kebebasan untuk
> > menodai salah satu agama yang diyakini sah di Indonesia," kata 
Ketua
> > Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di kantornya, Jalan Kramat Raya, 
Jakarta
> > Pusat, Rabu (11/6/2008).
> >
> > Oleh sebab itu, lanjut Hasyim, semua argumentasi yang dinilai
> > mengaburkan keyakinan beragama itu berdasarkan Pancasila tidak
> > relevan. "Kasus Ahmadiyah bukan kasus atau masalah kebebasan 
beragama
> > dan berkeyakinan, tapi penodaan terhadap agama," jelasnya.
> >
> > Untuk itu, PBNU menyimpulkan ketidaksetujuannya dengan semua 
tindak
> > kekerasan, baik secara fisik yang dilakukan Front Pembela Islam 
(FPI),
> > maupun kekerasan ideologis dan agamis yang dilakukan Ahmadiyah.
> > "Kepada pihak yang menjungjung demokrasi selama ini, apakah 
menodai
> > agama bagian dari demokrasi?" imbuh dia seraya bertanya balik. ( 
zal /
> > asy )
> >
> > 
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke