koq taktiknya mirip Orde Bau eh BAru ya, dikit-dikit dibenturkan dg pancasila. Eh ngomong2 pancasila itu apaan siy?
--- In [email protected], "M.J Thamrin" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Berikut adalah daftar Aksi FPI (tidak termasuk aksi2 thd Ahmadiyah) > > > > Bila merujuk pada Daftar Lampiran di bawah ini, maka aksi aksi FPI ini bisa > di klasifikasikan menjadi berikut : > > 1) Aksi campur tangan politik, (contoh penolakan Capres Wanita) > > 2) Penyerangan fisik/non fisik terhadap institusi yg dianggap > bersebrangan dgn FPI (contoh JIL, Komnas HAM, Forkot dll) > > 3) Perubahan dasar negara Pancasila > > 4) Menghalangi/Menutup tempat Ibadah agama Lain > > 5) Perusakan tempat hiburan. > > 6) Penghinaan thd Pejabat Ancaman Pembunuhan di depan Umum > Melecehkan HAM Ancaman Ganguan Umum > > Khotbah yg mencoreng Citra Islam - > http://www.youtube.com/watch?v=U7RLCXNdKF4 > > > > Jadi kita lihat teman-teman, disini isunya bukan membela agama, tapi sudah > murni" penggunaan kekerasan untuk tujuan-tujuan pribadi. > > Khusus untuk point 5) diatas -> hampir semua orang tahu, bahwa FPI hanya > berani" mengobok-obok tempat hiburan kecil, tapi coba > > Lihat tempat hiburan2 besar spt di Mangga Besar contohnya, apakah pernah di > datangi FPI ? Tanya Kenapa ...?? > > (apakah FPI tidak berani apakah tempat2 itu bukan tempat maksiat ??? > katanya FPI mau memberantas kemaksiatan ? kok tempat2 > > yg gede2 gitu gak pernah di datangi??? Tanya kenapa ...??) > > > > Bagaimana dgn point no 4) -> apa ini bukan sudah bertentangan dgn Sila 1 > panacasila ??? Sila ke 3 ??? > > Point 1) -> Bertentangan dg sila ke 4 ?? > > Point 2) -> Bertentangan dgn sila ke 3 ?? > > Point 3) -> dgn seluruh sila yg ada di Pancasila - lah wong Pancasila nya > mau di cabut kok > > Point 4) -> Sila ke 1 ?? > > Point 5) -> Sila ke 2 ?? Sila ke 5 ?? > > Point 6) -> ini mash sudah murni kriminal !!! bukan hanya bertentangan dgn > Pancasila. > > > > Jadi bila di lihat dari uraian di atas FPI bukan hanya kriminal tapi juga > bertentangan dgn seluruh sila yg ada > Dalam Pancasila. > > So, isunya bukan membela atau menegakkan agama --- tapi tolong dilihat dgn > kepala dingin dan silahkan menilai > sendiri - apakah masih pantas FPI di sebut sebagai pembela Islam ??? > Relakah anda semua yg beragama Islam dan berakal sehat untuk di bela oleh > FPI ??? > Saya sendiri Islam (dan bukan Ahmadiyah), tapi snagat tidak rela di wakili > oleh FPI... > > > > Negara ini masih negara berdasarkan Pancasila Lho.... > > (kecuali bila organisasi2 yg berbasis pada syariah" berhasil untuk > menguasai negara ini, maka berdoalah > > bahwa negara ini tidak akan berakhir nasibnya seperti Afghanistan, Pakistan > dll) > > -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- > > *Daftar Lampiran* > > * * > > *DAFTAR AKSI FRONT PEMBELA ISLAM* > > *1 9 9 8* > > *13 November* Menyampaikan aspirasi ke Sidang Istimewa MPR 1998 tentang > Tuntutan Rakyat yang menghendaki: > - Pencabutan Pancasila sebagai Azas Tunggal > - Pencabutan P4 > - Pencabutan Lima Paket Undang-undang Politik > - Pencabutan Dwi Fungsi ABRI dari Badan Legislatif atau Eksekutif > - Penghargaan Hak Azasi Manusia > - Pertanggungjawaban mantan Presiden Republik Indonesia Soeharto > - Permohonan Maaf GOLKAR sebagai Penanggung Jawab Orde Baru > > *1 9 9 9* > > *24 Mei* DPP-FPI dengan Laskar-nya berhasil menangkap oknum mahasiswa > Universitas Tarumanegara yang bernama Pilipus Cimeuw yang telah menurunkan > spanduk FPI yang dipasang di jembatan penyeberangan di depan kampusnya > karena tersinggung dengan isi tulisan spanduk yang berbunyi Awas > waspada! Zionisme > & Komunisme Masuk di Segala Sektor Kehidupan. Dua rekannya, Mario dan Iqbal > melarikan diri > *24 Juni* DPP-FPI mengeluarkan sikap tentang Penolakan Calon Presiden Wanita > > *25 September* DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Penolakan > Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (UU PKB) > *25 September *DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang bahaya Forkot > dan Famred sebagai kelompok mahasiswa kiri > > > > > *2 0 0 0* > * > 24 Juni* DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Tuntutan Pembubaran > Komnas HAM dan Laskar Pembela Islam menyerbu Gedung Komnas HAM karena kecewa > atas kinerjanya yang diskriminatif terhadap persoalan ummat Islam > *10 Agustus* DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Maklumat > Pengembalian Piagam Jakarta > *15 Agustus* Mabes-LPI mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang penolakan Calon > Presiden Wanita > *9 Oktober *Mabes-LPI mengeluarkan Surat Pernyataan tentang Seruan Tolak > Israel. > *24 Desember *Presiden RI ke-4, Gus Dur lewat Dialog di SCTV, mengultimatum > pembubaran FPI. > > *2 0 0 1* > * > > 27 Agustus *Ratusan massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) > berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR. Mereka menuntut MPR/DPR untuk > mengembalikan Pancasila sesuai dengan Piagam Jakarta, > *9 Oktober* FPI membuat keributan dalam aksi demonstrasi di depan Kedutaan > Amerika Serikat dengan merobohkan barikade kawat berduri dan aparat keamanan > menembakkan gas air mata serta meriam air. > *15 Oktober *Polda Metro Jaya menurunkan sekitar seribu petugas dari empat > batalyon di kepolisian mengepung kantor Front Pembela Islam (FPI) di Jalan > Petamburan III Jakarta Barat dan terjadi bentrokan > *7 November* Bentrokan terjadi antara laskar Jihad Ahlusunnah dan Laskar FPI > dengan mahasiswa pendukung terdakwa Mixilmina Munir di Pengadilan Negeri > (PN) Jakarta Selatan. Dua orang mahasiswa terluka akibat dikeroyok puluhan > laskar. > > > *2 0 0 2* > > *15 Maret* Panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI), Tubagus Muhammad Sidik > menegaskan, aksi sweeping terhadap tempat-tempat hiburan yang terbukti > melakukan kemaksiatan, merupakan hak masyarakat. > Satu truk massa FPI (Front Pembela Islam) mendatangi diskotik di Plaza Hayam > Wuruk. > Sekitar 300 masa FPI merusak sebuah tempat hiburan, Mekar Jaya Billiard, di > Jl. Prof Dr. Satrio No.241, Karet, Jakarta. > *21 Maret* DPP-FPI mengeluarkan Surat Pernyataan Protes Keras terhadap > Filipina yang telah melakukan rekayasa intelijen dalam penangkapan para > aktivis dakwah Islam. > *24 Maret *Sekitar 50 anggota FPI mendatangi diskotek New Star di Jl. Raya > Ciputat. FPI menuntut agar diskotek menutup aktivitasnya. > *24 Mei* Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) di bawah pimpinan > Tubagus Sidiq menggrebek sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah > Abang, Jakarta Pusat. > *26 Juni* Usai berunjuk rasa menolak Sutiyoso di Gedung DPRD DKI (1), massa > Front Pembela Islam (FPI) merusak sejumlah kafe di Jalan Jaksa yang tak jauh > letaknya dari tempat berunjuk rasa. Dengan tongkat bambu, sebagian dari > mereka merusak diantaranya Pappa Kafe, Allis Kafe, Kafe Betawi dan Margot > Kafe. (2) > *5 Agustus* Milad FPI ke-4 dengan tema Pawai Hukum Islam. > *14 Oktober* Sekitar 300 orang pekerja beberapa tempat hiburan di Jakarta > melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI. Mereka menuntut > pembubaran Front Pembela Islam (FPI) yang mereka anggap telah melakukan aksi > main hakim sendiri terhadap tempat hiburan. (Tempo Interaktif) > *16 Oktober* Pemeriksaan dengan penjagaan ketat terhadap Ketua Umum FPI > Habib Rizieq di rumah tahanan Polda Metro Jaya dengan tuduhan penghinaan > terhadap kepolisian lewat Dialog di SCTV dan Trans-TV. > *6 November* Lewat rapat singkat yang dihadiri oleh sesepuh Front Pembela > Islam (FPI), maka Dewan Pimpinan Pusat FPI, mengeluarkan maklumat pembekuan > Laskar Pembela Islam di seluruh Indonesia untuk jangka waktu yang tidak > ditentukan. > > *2 0 0 3* > > *20 Januari* Front Pembela Islam (FPI) bersama Forum Ulama Se-Jawa dan > Sumatra menuntut pemerintahan Megawati Soekarnoputri diganti jika dalam > waktu satu bulan tidak bisa menyelesaikan masalah kenaikan harga BBM, tarif > dasar listrik, dan telepon, serta masalah bangsa lainnya. > *20 April* Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ditahan > di Markas Polda Metro Jaya Jakarta (1) setelah dijemput paksa dari Bandara > Soekarno-Hatta Cengkareng > *21 April *Habib Rizieq Sihab Dilarikan Pendukungnya Secara Paksa.Menjelang > Maghrib, Habib Rizieq menyerahkan diri ke Rumah Tahanan Salemba. > *22 Mei* Koordinator lapangan laskar Front Pembela Islam (FPI) Tubagus Sidik > bersama sepuluh anggota laskar FPI menganiaya seorang pria di jalan tol, dan > mereka ditangkap 23 Mei. > *1 Juli* Rizieq menyesal dan berjanji akan menindak anggota FPI yang > melanggar hukum negara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. > *11 Agustus* Majelis hakim memvonis Habib Rizieq dengan hukuman tujuh bulan > penjara. > *19 November* Ketua FPI Habib Rizieq bebas. > *18 Desember* menurut Ahmad Sobri Lubis, Sekretaris Jenderal FPI, usai > bertemu Wakil Presiden Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Front > Pembela Islam (FPI) berjanji akan mengubah paradigma perjuangannya, tidak > lagi menekankan pada metode perjuangan melalui gerakan massa dan kelaskaran. > Perjuangan lebih ditekankan lewat pembangunan ekonomi, pengembangan > pendidikan dan pemberantasan maksiat melalui jalur hukum. > > *2 0 0 4* > > *22 Agustus *DPP-FPI menyatakan sikap untuk Golput terhadap Pemilu Presiden > putaran ke-2. (Tempo Interaktif) > *3 Oktober* FPI menyerbu pekarangan Sekolah Sang Timur sambil > mengacung-acungkan senjata dan memerintahkan para suster agar menutup gereja > dan sekolah Sang Timur. Front Pembela Islam(FPI) menuduh orang-orang Katolik > menyebarkan agama Katolik karena mereka mempergunakan ruang olahraga sekolah > sebagai gereja sementara, yang sudah digunakan selama sepuluh tahun. > *11 Oktober *FPI Depok Ancam Razia Tempat Hiburan. > *22 Oktober *FPI melakukan pengrusakan kafe dan keributan dengan warga di > Kemang > > *24 Oktober*: Gereja Kristen Injili Nusantara yang berlokasi di Perumahan > Puri Kosambi, Karawang dirusak oleh sekitar 500 massa yang tergabung dalam > Front Pembela Islam (FPI) dan berasal dari daerah Cikampek > > dan Klari ( > http://www.ob.or.id/modules.php?name=News&file=article&sid=162) > *24 Oktober *Front Pembela Islam melalui Ketua Badan Investigasi Front FPI > Alwi meminta maaf kepada Kapolda Metro Jaya bila aksi sweeping yang > dilakukannya beberapa waktu lalu dianggap melecehkan aparat hukum. > *25 Oktober* Ketua MPR yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera > (PKS), Hidayat Nurwahid dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam cara-cara > kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) dalam menindak tempat > hiburan yang buka selama Bulan Ramadhan > *28 Oktober *Meski menuai protes dari berbagai kalangan, Front Pembela Islam > (FPI) tetap meneruskan aksi sweeping di bulan Ramadhan menurut Sekretaris > Jenderal FPI Farid Syafi'i. > Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafi'i Ma'arif meminta > aksi-aksi sepihak yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap > kafe-kafe di Jakarta dihentikan. Dia menilai, apa yang dilakukan FPI > merupakan wewenang pemerintah daerah dan kepolisian. > *23 Desember* Sekitar 150 orang anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok > dengan petugas satuan pengaman JCT (Jakarta International Container > Terminal). > > *2 0 0 5* > > *27 Juni* FPI menyerang Kontes Miss Waria di Gedung Sarinah Jakarta > *2 Agustus* Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten > Purwakarta, Jawa Barat, meminta pengelola Taman Kanak-kanak Tunas Pertiwi, > di Jalan Raya Bungursari, menghentikan kebaktian sekaligus membongkar > bangunannya. Jika tidak, FPI mengancam akan menghentikan dan membongkar > paksa bangunan. > > *5 Agustus* FPI dan FUI mengancam akan menyerang Jaringan Islam Liberal > (JIL) di Utan Kayu > *7 Agustus *Peristiwa penutupan Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) di Kampung > Warung Mekar, Ds. Bungursari RT 6 / RW 3, Kec. Bungursari, Kab. Purwakarta > oleh Front Pembela Islam (FPI) Wilayah Purwakarta > *23 Agustus *Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Abdurrahman Wahid meminta pimpinan > tertinggi Front Pembela Islam (FPI) menghentikan aksi penutupan paksa > rumah-rumah peribadatan (gereja) milik jemaat beberapa gereja di Bandung. > Pernyataan itu disampaikan Wahid untuk menyikapi penutupan paksa 23 gereja > di Bandung, Cimahi, dan Garut yang berlangsung sejak akhir 2002 sampai kasus > terakhir penutupan Gereja Kristen Pasundan Dayeuhkolot, Bandung pada 22 > Agustus 2005 lalu. > *5 September*, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengecam tindakan kekerasan > yang dilakukan oleh FPI > *22 September* FPI memaksa agar pemeran foto bertajuk Urban/Culture di > Museum Bank Indonesia, Jakarta agar ditutup > *16 Oktober *FPI mengusir Jamaat yang akan melakukan kebaktian di Jatimulya > Bekasi Timur > *23 Oktober* FPI kembali menghalangi jamaat yang akan melaksanakan kebaktian > dan terjadi dorong mendorong, aparat keamanan hanya menyaksikan saja. > *18 Oktober* Anggota Front Pembela Islam (FPI) membawa senjata tajam saat > berdemo di Polres Metro Jakarta Barat. > > > *2 0 0 6* > * > 19 Februari *Ratusan massa Front Pembela Islam berunjuk rasa ke kantor > Kedutaan Besar Amerika Serikat dan melakukan kekerasan > *14 Maret* FPI membuat ricuh di Pendopo Kabupaten Sukoharjo > *12 April* FPI menyerang dan merusak Kantor Majalah Playboy > > *20 Mei*, anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai sebagai tempat > maksiat di Kampung Kresek, Jalan Masjid At-Taqwa Rt 2/6, Jati Sampurna, > Pondok Gede > *21 Mei* Dalam aksi mendukung RUU APP, FPI, MMI dan HTI menyegel kantor > Fahmina Institute di Cirebon > *23 Mei* FPI, MMI, HTI, dan FUI meminta klarifikasi KH Abdurrahman Wahid > dalama forum Dialog Lintas Etnis dan Agama di Purwakarta Jawa Barat, atas > pernyataannya yang menghina al-Qur'an sehingga acara berakhir sebelum > waktunya. Namun mendadak sejumlah media massa mengabarkan Gus Dur diusir > dari forum sehingga memicu kemarahan pendukungnya. Lihat juga: Gus Dur > Bantah Diusir Ormas-ormas Islam di Purwakarta > *25 Mei* FPI melakukan perusakan terhadap sejumlah tempat hiburan dan warung > minuman di Kampung Kresek, Jatisampurna, Bekasi. Front Pembela Islam (FPI) > cabang Bekasi, mengepung kantor Polres Metro Bekasi. > > > *2 0 0 7* > *25 Januari.* Ratusan orang anggota FPI, yang dipimpin oleh Habib Rizieq, > mendatangi markas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk > meminta dilakukannya investigasi terhadap serangan yang dilakukan Polri di > kawasan Tanahruntuh, Poso, Sulawesi Tengah beberapa hari sebelumnya. Kawasan > ini telah lama ditengarai sebagai pusat gerakan teror JI yang dilakukan di > Kabupaten Poso. > *29 Maret.* Massa FPI yang jumlahnya ratusan orang tiba-tiba menyerang massa > Papernas yang rata-rata kaum perempuan di kawasan Dukuh Atas, pukul 11.20 > WIB. FPI menuduh bahwa Papernas adalah partai politik yang menganut paham > Komunisme. > *29 April.* Massa FPI mendatangi acara pelantikan pengurus Papernas > Sukoharjo karena tidak suka dengan partai tersebut yang dituduh beraliran > komunis. > *1 Mei*. Aksi peringatan Hari Buruh Internasional May Day 2007, diwarnai > ketegangan antar gabungan massa aksi Front Pembela Islam (FPI) dan Front > anti Komunis Indonesia (FAKI) dengan massa Aliansi Rakyat Pekerja Yogyakarta > (ARPY). Ketegangan yang terjadi di depan Museum Serangan Oemoem 1 Maret > Yogyakarta tersebut karena FPI dan FAKI menuduh gerakan ARPY terkait dengan > Partai Persatuan Nasional (Papernas) yang menurut mereka beraliran komunis. > Kericuhan hampir memuncak saat seorang massa FAKI menaiki mobil koordinator > aksi, dan dengan serta merta menarik baju koordinator ARPY yang saat itu > sedang berorasi. > *9 Mei*. Puluhan anggota FPI mendatangi diskotek "Jogja Jogja" dan mengusir > orang-orang yang bermaksud mengunjungi tempat hiburan ini. Alasannya, > diskotek ini menggelar striptease secara rutin. > *12 September*. FPI merusak rumah tempat berkumpul aliran Wahidiyah, karena > menganggap mereka sesat. > *28 September*. FPI Jakarta bentrok dengan polisi yang membubarkan konvoi > mereka, sementara di Jawa Tengah FPI memukul seorang warga dengan alasan > kurang jelas. > > *2 0 0 8* > > *1 Juni*. FPI menganiaya AKKBB yg sedang merayakan hari lahir Pancasila. > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

