Amien : "Insiden Monas Alihkan Soal BBM"        
Thursday, 12 June 2008 06:53

H.U.Pikiran Rakyat, 12 Juni 2008
Peristiwa kekerasan dan konflik horizontal yang terjadi di Monas,
Jakarta (1/6) adalah upaya pemerintah untuk meredam aksi mahasiswa dan
masyarakat yang menentang kenaikan BBM. Peristiwa itu dinilai bentuk
kepiawaian pemerintah sebagai penguasa untuk mengalihkan perhatian
masyarakat.

Hal itu diungkapkan mantan Ketua MPR Amien Rais, Rabu (11/6). Ia
ditemui seusai seminar "Selamatkan Indonesia" di Gedung Pusat
Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan IPA,
Jln. Diponegoro, Bandung.


"Itu adalah bentuk kelihaian penguasa untuk mengalihkan isu yang
sedang panas di masyarakat terkait kebijakan pemerintah menaikkan BBM.
Aksi penolakan BBM dialihkan pada penolakan Ahmadiyah dan aksi
kekerasan di Monas yang melibatkan ormas. Kita harus kembali focus ke
masalah kenaikan harga BBM." Ujarnya

Amien menganggap, keputusan pemerintah yang membubarkan Ahmadiyah
sudah memadai dan harus dihargai. "Keputusan itu merupakan jalan
tengah terbaik yang bisa diambil pemerintah. Bagaimanapun, aliran yang
menyatakan ada nabi lain setelah Muhammad saw SUDAH PASTI MENYESATKAN
!!" katanya.

Kendati demikian, Amien meminta agar masyarakat menanggapi keputusan
tersebut secara bijak. Jangan sampai melakukan aksi perusakan terhadap
kantor atau masjid Ahmadiyah. Masyarakat juga dituntut waspada
menghadapi kemungkinan Jemaat Ahmadiyah yang membandel dan tetap
melakukan dakwah.

Lebih Tegas
Sementara itu, Walikota Cimahi H.M. Itoc Tochija meminta Jemaat
Ahmadiyah di kota Cimahi segera menghentikan aktivitasnya. Selain
sudah ada SKB, pemkot juga sudah lebih dulu mengeluarkan keputusan
tentang pelarangan aktivitas Ahmadiyah di Kota Cimahi.

Itoc berharap, muspida di Kota Cimahi lebih tegas lagi jika mengetahui
adanya pelanggaran SKB di lapangan. Mudah-mudahan, Kapolres maupun
unsure muspida lainnya, dengan adanya SKB ini akan tegas dalam
melakukan tindakan,"ujarnya, Rabu (11/6) di Cimahi. Selain itu
masyarakat juga iimbau tetap menjaga suasana aman di cimahi (-)


Kirim email ke