Ahmadiyah itu keyakinannya beda dengan ummat Islam. Kok ngotot untuk memakai nama "Islam"? Apa ingin membonceng kebesaran Islam?
Ummat Islam tidak pernah mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi/Rasul. Ummat Islam meyakini Mirza sebagai Nabi/Rasul palsu. Jadi kalau Ahmadiyah ingin tetap disebut Islam, segera menyatakan bahwa tidak ada Nabi/Rasul baru setelah Nabi Muhammad SAW. Jika tetap ngotot menganggap Ghulam sebagai rasul baru, jangan pakai nama Islam lagi. Buat saja agama baru. Jika tidak, aliran sesat namanya. === Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau http://syiarislam.wordpress.com ----- Original Message ---- > From: Thesaints Now <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Monday, June 16, 2008 10:30:57 AM > Subject: Re: [ppiindia] 3 Alternatif Solusi untuk Ahmadiyah > > Itu alternatif yang sangat busuk dan sebenarnya baik untuk memenuhi hasrat > nafsu kelompok Nizami. > > Alternatif terbaik adalah Semua kelompok islam harus ngaku dari kelompok > mana : > > Ahmadiyah harus ngaku islam ahmadiyah (emang udah) > > > Gusdur cs harus ngaku islam NU (emang udah) > > Buya Syafii Maarif cs harus ngaku islam muhamadiyah (emang udah) > > Ismail Yusanto cs.harus ngaku dari islam HT (emang udah) > > Nah sekarang Nizami dan kelompoknya harus ngaku islam Ikhwanul Musliminnya > Hasan Al Bana cs. udah belum? kalau udah pasti pada ketahuan deh mereka > nyusup kemana-mana enggak malu tuh. > > > On 6/16/08, A Nizami wrote: > > > > Ahmadiyah menganggap ada rasul > > setelah Nabi Muhammad SAW, yaitu Mirza Ghulam Ahmad. Ini bertentangan > > dengan Al > > Qur'an dan Hadits serta jumhur 'ulama yang berkeyakinan bahwa Nabi Muhammad > > adalah Nabi dan Rasul terakhir dan tidak ada Nabi dan Rasul setelah Nabi > > Muhammad SAW. > > > > Dalilnya di antaranya: > > > > "Muhammad itu sekali-kali bukanlah > > bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah > > dan > > penutup nabi-nabi…" [Al Ahzab:40] > > > > Rasulullah SAW menegaskan: "Rantai > > Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi > > rasul > > dan nabi sesudahku". (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; > > Musnad > > Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik). > > > > Nabi Muhammad SAW: "Akan ada pada > > umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi, dan saya penutup para Nabi dan > > tidak > > ada nabi setelahku" [HR Abu Daud] > > > > Dalil selengkapnya bisa dilihat di: > > > > http://syiarislam.wordpress.com/2007/09/27/dalil-nabi-muhammad-nabi-terakhir > > > > Oleh karena itu bukan hanya Majelis > > Ulama Indonesia (MUI) yang merupakan perwakilan ormas Islam di Indonesia, > > tapi > > juga para ulama di seluruh dunia yang tergabung dalam Rabithah 'Alam Islami > > (Liga Dunia Muslim) berfatwa Ahmadiyah itu sesat. > > > > Kelompok Ahmadiyah, Islam > > Liberal, dan Non Muslim membela Ahmadiyah. Sementara ummat Islam lainnya > > (MUI, > > NU, Muhammadiyah, DDII) menganggap Ahmadiyah sesat. Melihat pro kontra > > tentang > > Ahmadiyah di Indonesia, menurut saya ada 3 alternatif solusi untuk itu: > > > > 1. Jika anggota Ahmadiyah ingin > > tetap di dalam Islam, maka dia harus mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW > > adalah > > Nabi dan Rasul terakhir. Dia harus mengingkari bahwa siapa pun setelah Nabi > > Muhammad SAW, termasuk Mirza Ghulam Ahmad, bukanlah Nabi atau Rasul. > > Ormas Islam > > seperti NU, Muhammadiyah, DDII, siap membantu anggota Ahmadiyah yang ingin > > kembali dalam ajaran Islam yang benar sesuai Al Qur'an dan Hadits. > > > > 2. Jika anggota Ahmadiyah tetap > > ingin mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai rasul, dia harus menyatakan diri > > keluar dari Islam. Membentuk agama baru yang ajarannya berbeda dengan Islam > > yaitu agama Ahmadiyah. Di Pakistan Ahmadiyah di anggap sebagai Non Muslim. > > Jika > > sudah jadi agama tersendiri, maka Ahmadiyah bukan lagi aliran sesat dalam > > Islam > > karena dalam Islam ada ajaran „Untukmu agamamu dan untukku agamaku" > > > > 3. Jika Ahmadiyah tetap ngotot mengaku sebagai Islam, tapi juga tetap > > berkeras > > menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi maka Ahmadiyah adalah aliran > > sesat. Ini > > masuk dalam penistaan agama dan harus ditindak oleh negara sesuai dengan > > pasal > > penistaan agama. Saat ini banyak orang-orang Ahmadiyah yang menyusup ke > > milis-milis Islam tapi menyiarkan paham bahwa ada Rasul setelah Nabi > > Muhammad > > SAW. Ini akhirnya menimbulkan perdebatan yang tidak ada akhir dan membuat > > ummat > > Islam jadi terganggu kegiatannya dalam mempelajari ajaran Islam yang benar > > sesuai Al Qur'an dan Hadits. > > > > Menurut saya > > 3 alternatif tersebut cukup luwes dan memberi kebebasan bagi anggota > > Ahmadiyah > > untuk memilih mana yang mereka mau selama tidak melakukan penistaan > > terhadap > > agama Islam. > > > > Kebebasan > > beragama dihargai dalam Islam selama dia beragama Islam dengan benar (bukan > > aliran sesat) atau beragama lain seperti Hindu, Budha, Kristen, dan > > sebagainya. Tapi jika dia mengaku Islam, maka dia harus menjalankan agama > > Islam dengan > > konsekwen. Bukan merusak atau menista ajaran Islam dengan aliran sesat. > > > > Kebebasan beragama dihormati. > > Tapi aliran sesat harus > > ditindak. > > === > > Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS > > > > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 > > > > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari > > Telkomsel > > Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau > > http://syiarislam.wordpress.com > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > Yahoo! Groups Links > > >

