Bapak/Ibu YTH

Coba di cek deh di http://pahamwahabi.blogspot.com/

kok ciri-ciri Wahabi ada semua di FPI ya ?

Terutama setelah membandingkan dgn http:/aksifpi.blogspot.com

Padahal khan banyak hadis2 Nabi yg telah meramalkan kedatangan kaum Wahabi
ini.

Seperti tertulis di bawah ini :


*Hadits-hadits yang memberitakan akan datangnya Faham Wahabi.
*
Sungguh Nabi s a w telah memberitakan tentang golongan Khawarij ini dalam
beberapa hadits beliau, maka hadits-hadits seperti itu adalah merupakan
tanda kenabian beliau s a w, karena termasuk memberitakan sesuatu yang masih
ghaib (belum terjadi). Seluruh hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana
terdapat dalam kitab shahih BUKHARI & MUSLIM dan sebagian yang lain terdapat
dalam selain kedua kitab tsb. Hadits-hadits itu antara lain:

1. Fitnah itu datangnya dari sini, fitnah itu datangnya dari arah sini,
sambil menunjuk ke arah timur (Najed-pen ).

2. Akan muncul segolongan manusia dari arah timur, mereka membaca Al Qur'an
tetapi tidak bisa membersihkannya, mereka keluar dari agamanya seperti anak
panah yang keluar dari busurnya dan mereka tidak akan kembali ke agama
hingga anak panah itu bisa kembali ketempatnya (busurnya), tanda-tanda
mereka bercukur kepala (plontos - pen).

3. Akan ada dalam ummatku perselisihan dan perpecahan kaum yang indah
perkataannya namun jelek perbuatannya. Mereka membaca Al Qur'an, tetapi
keimanan mereka tidak sampai mengobatinya, mereka keluar dari agama seperti
keluarnya anak panah dari busurnya, yang tidak akan kembali seperti tidak
kembalinya anak panah ketempatnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk, maka
berbahagialah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka menyeru
kepada kitab Allah, tetapi sedikitpun ajaran Allah tidak terdapat pada diri
mereka. Orang yang membunuh mereka adalah lebih utama menurut Allah.
Tanda-tanda mereka adalah bercukur kepala (plontos - pen).

4. Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang pandai bicara
tetapi bodoh tingkah lakunya, mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan
membaca Al Qur'an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka, meraka
keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, maka apabila kamu
bertemu dengan mereka bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat
pahala disisi Allah pada hari kiamat.

5. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur'an
namun tidak sampai mengobati mereka, mereka keluar dari agama seperti anak
panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak
panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur
kepala (plontos - pen).

6. Kepala kafir itu seperti (orang yang datang dari) arah timur, sedang
kemegahan dan kesombongan (nya) adalah (seperti kemegahan dan kesombongan
orang-orang yang) ahli dalam (menunggang) kuda dan onta.

7. Dari arah sini inilah datangnya fitnah, sambil mengisyaratkan ke arah
timur (Najed - pen).

8. Hati menjadi kasar, air bah akan muncul disebelah timur dan keimanan di
lingkungan penduduk Hijaz (pada saat itu penduduk Hijaz terutama kaum
muslimin Makkah dan Madinah adalah orang-orang yang paling gigih melawan
Wahabi dari sebelah timur / Najed - pen).

9. (Nabi s a w berdo'a) Ya Allah, berikan kami berkah dalam negeri Syam dan
Yaman, para sahabat berkata: Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau
berdo'a: Ya Allah, berikan kami berkah dalam negeri Syam dan Yaman, dan pada
yang ketiga kalinya beliau s a w bersabda: Di sana (Najed) akan ada
keguncangan fitnah serta disana pula akan muncul tanduk syaitan.

10. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur'an
namun tidak sampai membersihkan mereka. Ketika putus dalam satu kurun, maka
muncul lagi dalam kurun yang lain, hingga adalah mereka yang terakhir
bersama-sama dengan dajjal.

Dalam hadits-hadits tsb dijelaskan, bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur
kepala (plontos - pen). Dan ini adalah merupakan nash atau perkataan yang
jelas ditujukan kepada kaum khawarijin yang datang dari arah timur, yakni
para penganut Ibnu Abdil Wahab, karena dia telah memerintahkan setiap
pengikutnya bercukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikut kepadanya
tidaklah dibolehkan berpaling dari majelisnya sebelum melakukan perintah tsb
(bercukur - plontos). Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dari
aliran-aliran SESAT lainnya. Oleh sebab itu, hadits-hadits tsb jelas
ditujukan kepada mereka, sebagaimana apa yang telah dikatakan oleh Sayyid
Abdurrahman Al-Ahdal, seorang mufti di Zubaid. Beliau r a berkata: "Tidak
usah seseorang menulis suatu buku untuk menolak Ibnu Abdil Wahhab, akan
tetapi sudah cukup ditolak oleh hadits-hadits Rasulullah s a w itu sendiri
yang telah menegaskan bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul),
karena ahli bid'ah sebelumnya tidaklah pernah berbuat demikian selain
mereka."

Muhammad bin Abdul Wahhab (pendiri Wahabisme - pen) sungguh pernah juga
memerintah kaum wanitanya untuk bercukur (gundul - pen). Pada suatu saat ada
seorang wanita masuk agamanya dan memperbarui Islamnya sesuai dengan doktrin
yang dia masukkan, lalu dia memerintahkan wanita itu bercukur kepala (gundul
pacul - pen). Kemudian wanita itu menjawab: "anda memerintahkan kaum lelaki
bercukur kepala, seandainya anda memerintahkan mereka bercukur jenggot
mereka maka boleh anda memerintahkan kaum wanita mencukur rambut kepalanya,
karena rambut kaum wanita adalah kedudukannya sama dengan jenggot kaum
lelaki".Maka dia kebingungan dan tidak bisa berkata apa-apa terhadap wanita
itu. Lalu kenapa dia melakukan hal itu, tiada lain adalah untuk membenarkan
sabda Nabi s a w atas dirinya dan para pengikutnya, yang dijelaskan bahwa
tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul/plontos). Jadi apa yang dia
lalukan itu semata-mata membuktikan kalau Nabi s a w itu benar dalam segala
apa yang disabdakan.

Salam


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke