Kalau begitu, artinya poltik divide et impera sedang berlangsung lagi

 

Sesama anak bangsa diberi dana, ada yang dari Amerika ada yang dari Timur
Tengah.

Dan kemudian diadu domba untuk berperang sendiri.

Dari permukaan terlihat seperti konflik horizontal, padahal ada dalang yang
berperan di belakang.

 

Dan sementara itu, seluruh asset perekonomian diam-diam sudah berpindah ke
tangan asing

 

 

 

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Satrio Arismunandar
Sent: Wednesday, June 18, 2008 7:51 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [ppiindia] Re: Foto Anggota AKKBB Menodongkan Senjata

 

Kalau soal donatur, sebetulnya semua pihak juga donatur untuk
kepentingannnya sendiri. AS, Inggris, Australia dan lain-lain juga jadi
donatur untuk kegiatan kelompok-kelompok di Indonesia, yang mau menjalankan
agenda mereka atau mau jadi komprador yang memuluskan proyek-proyek mereka.

Sama saja, Mas. Tinggal pilih saja.... kita mau ikut mana.
Kalau saya sih maunya independen saja dari semua. 

Satrio Arismunandar 
Executive Producer
News Division, Trans TV, Lantai 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4023, Fax: 79184558, 79184627

http://satrioarismu <http://satrioarismunandar6.blogspot.com>
nandar6.blogspot.com
http://satrioarismu <http://satrioarismunandar.multiply.com>
nandar.multiply.com 

"Perjuangan seorang mukmin sejati tidak akan berhenti, kecuali kedua telapak
kakinya telah menginjak pintu surga." (Imam Ahmad bin Hanbal)

----- Original Message ----
From: masdimas62 <[EMAIL PROTECTED] <mailto:masdimas62%40gmail.com> com>
To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com> s.com
Sent: Tuesday, June 17, 2008 9:16:33 PM
Subject: [ppiindia] Re: Foto Anggota AKKBB Menodongkan Senjata

Salam,

Saya juga baca artikelnya di buku yang dikutip dari majalah
internasional, di Timur Tengah, khususnya di Arab Saudi sana
sebenarnya ada banyak pangeran yang nggak sreg sama
Amerika/negara- negara Barat yang menguasai ladang minyak mereka tapi
nggak berdaya. Sialannya, mereka banyak uang. Jadinya, dengan uangnya
membayari orang-orang dari negara berkembang untuk melawan Amerika di
sini. Jadi yang radikal-radikal di sini memang ada yang ngongkosi.
Istilah Lillahi Taala, jiha di di jalan Allah, itu sebenarnya nggak
ada. Sialannya, mereka nggak mikir yang dianiaya dan dibunuh bangsa
sendiri. Otaknya nggak nyampe, karena sudah kesurupan agama, dicekoki
Islam "Kaffah" dan dikepelin riyal.

Wassalam,

Dimas. 






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke