Berikut adalah sekilas tentang Ibnu Taymiah - yg mana gagasan-gagasan nya
banyak di pakai sebagai
ilham paham wahabi

sumber:
http://ibnutaymiah.wordpress.com/2007/08/09/ibnu-taymiah-berbohong-atas-nama-sahabat-dalam-pengutamaan-abu-bakar-umar-ra1-2/

Ditulis pada Agustus 9, 2007 oleh Zainal Abidin

Masalah *tafdhîl* (pengutamaan) di antara sahabat telah masuk dalam daftar
masalah-masalah yang dipolitisir oleh kepentingan kemazhaban. Ia menjadi
ajang perbedaan dan perselisihan, bahkan pembid'ahan dan penyesatan. Para
ulama dai berabagai mazhab; Ahlusunnah (dengan beragam
kecenderungannya),  Mu'tazailah
(dengan berbagai kelompoknya) dan Syi'ah (dengan cabangnya) telah melibatkan
diri dalam mendiskusikan masalah ini.

Tetapi kali ini, kita akan melihat langsung pandangan Ibnu Taymiha dalam
menyajikan dan menyikapi masalah ini.

 Pandangan Ibnu Taymiah dalam masalah* tafdhîl* perlu mendapat sorotan
mengingat:

A)   Apa yang dilukiskan Ibnu Tyamiah dlam kanfas khayalannya tentang *tafdhîl
*tidak pernah dikenal oleh para sahabat Nabi mulia saw. mereka tidak pernah
mengenal apa yang dikatakan Ibnu Taymiah tentang ijmâ' (konsensus) akan
diutamakannya Abu Bakar atas Ali as… dan bahwa Abu Bakar, Umar dan Utsman
lebih unggul/utama dari Ali as.

B)   Umar sendiri –sebagai satu-satunya sahabat yang paling bersemangat
meleba Abu Bakar di pertemuan Saqifah, ketika ia berdiri di antara Abu
Ubaidah ibn al Jarrâh dan Abu Bakar dan kemudian membelakanginya dan
mengulurkan tangannya kepada Abu Ubadah seraya berkata, 'ulurkan tanganmu,
aku akan membai'atmu -… Umar ibn al Khaththab tidak pernah mengenal apa yang
dilukiskan Ibnu Taymiah itu! Ketika itu Umar tidak mengenal bahwa Abu Bakar
itu lebih unggul dan utama dari Abu Ubaidah…!

C)   Apa yang dilukiskan Ibnu Taymiah tentang tafdhîl tidak pernah di kenal
oleh Mu'awiyah putra pasangan Abu Sufyan dan Hindun-penguyahj jantung paman
kesayangan Nabi sa., Hamzah-… tidak pernah dikenal oleh Ibnu Abbas ra.    Apa
yang dilukiskan Ibnu Taymiah total berbeda dengan kenyataan yang terjadi di
tengah-tengah umat ini sejak maa para sahabat Nabi mulia saw.

*Ibnu Taymiah Dan Klaim Ijmâ'*

**Di sini dan demi kepentingan membela pendapatnya dan demi membodohi
pembaca awam, Ibnu Taymiah mengaku-ngaku (seperti kebiasaanya dalam banyak
kasus) telah terjadi *ijmâ',* bahwa para sahabat telah bersepakat, tidak
satupun berselisih! tentang pengutamaan Abu Bakar dan Umar atas Ali as dan
seluruh sahabat, tanpa terkecuali!Ketika membantah bukti yang dikemukanan
allamah al Hilli bahwa Ali as. paling  utamanya sahabat, bahkan selurh
makhluk setelah Nabi Muhammad saw…. ketika itu Ibnu  Taymiah bangkit
membantahnya seraya mengatakan:

ÃóãøóÇ ÃóÆöãøóÉõ ÇáúãÓáãíäó ÇáãÔúåæÑíäó Ýóßõáøõåõã ãõÊøóÝöÞõæäó Úáì
ÃäøóÃÈÇÈßÑ æÚãÑó ÃÝÖóáõ ãöäú Úóáöíøò æ ÚËãÇäó. æ äóÞóóáó åÐÇ ÇáÅÌãÇÚó
󒄛
æÇÍöÏò ßãÇ Ñæóì ÇáÈíåÞöí Ýí ßÊÇÈö ãóäÇÞöÈö ÇáÔÇÝÚí¡ ÞÇá: ãÇ ÇÎÊáÝó ÃóÍóÏñ
ãöäó ÇáÕÍÇÈóÉö æ ÇáÊÇÈÚíä Ýí ÊÝÖíúáö ÃÈí ÈßÑ æ ÚãÑ æ ÊóÞúÏíãöåöãÇ Úáì ÌãíÚö
ÇáÕÍÇÈóÉö.

*"Adapun para imam besar kaum Muslimin telah bersepakat bahwa Abu Bakar dan
Umar lebih utama dari Utsman dan Ali. Dan ijmâ' ini telah dinukil oleh
banyak ulama', sebagaimana al Baihaqi meriwayatkan dalam kitab Manâqi sy
Syafi'i, ia berkata, 'Tidak seorangpun dari sahabat dan tabi'in berselisih
bahwa Abu Bakar dan Umar lebih afdhal atas seluruh
sahabat.'"[1]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn1>
*

Tidak hanya sekali ini Ibnu Taymiah ngotot bahwa telah terjadi *ijmâ* dalam
masalah ini, dalam banyak kesempatan ia tidak henti-hentinya memekikkan
suara sumbang tersebut dan dalam banyak lembar bukunya ia membubuhkan klaim
itu!Setelah menuduh beberapa ulama hadis Ahlusunnah -seperti Al Hakim, Abu
Nu'aim, Ibnu Mardawaih, an Nasa'i dan Ibnu Abdil Barr sebagai Syi'ah
dikarenakan meriwayatkan hadis-hadis tertentu tentang keutamaan Imam Ali as.
dan kerena keengganan sebagian mereka meriwayatkan hadis tentang keutamaan
Mu'awiyah-, Ibnu Tyamiah berkata:

áóßäú ÊÔóíøõÚõåõ æ ÊÔóíøõÚõ ÃãËÇáöåö ãöä Ãåáö ÇáÚáãö ÈÇáÍÏíËö ßÇáäÓÇÆí æÇÈäö
ÚÈÏö ÇáÈÑøö æ ÃãËÇáöåöãÇ áÇ íóÈúáõÛõ Åáì ÊÝúÖöíúáöåö Úáì ÃÈí ÈßÑ æ ÚãÑó. ÝáÇ
íõÚúÑóÝõ Ýí ÚáãÇÁö ÇáÍÏíËö ãóäú íõÝóÖöáõåõ ÚáíåöãÇ¡ Èóáú ÛÇíÉõ ÇáúãõÊóÔøíöÚö
ãäåõãú Ãäú íõÝöÖøöáõåõ Úáì ÚËãÇäö…

*Akan tetapi kesyi'ahannya dan  kesyi'ahan orang-orang semisalnya dari
kalangan ahli hadis seperti an Nasa'i dan Ibnu Abdil Barr dan selainnya
tidak sampai mengutamakan Ali di atas Abu Bakar dan Umar. Maka tidak
diketahui di antara ulama hadis ada seorang yang mengutamakan Ali di atas
keduanya. Puncak yang diyakini seorang penyandang kesyi'ahan adalah
mengutamakannya di atas Utsman…
[2]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn2>
*

Tentang sikap Ibnu Abbas ra. dalam masalah *tafdhîl*, Ibnu Taymiah berkata:

ãóäú ÚÑÝó ÍÇáó ÇÈäö ÚÈÇÓö Úáöãó Ãóäøóåõ ßÇä íõÝóÖøöáõ ÃÈÇÈßÑ æÚãÑó Úáóì
Úóáöíøò-ÑÖöíó Çááåõ Úäåõãú-.

*"**Barangsiapa mengenal keadaan Ibnu Abbas  pasti ia mengetahui bahwa ia
mengutamakan Abu bakar dan Umar atas Ali …"
[3]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn3>
*

Tidak cukup dengan kepalsuan yang ia utarakan atas nama Ibnu Abbas ra.
seorang, ia menambah kepalsuannya dengan mengatakan bahwa para imam
Ahlulbait as. dan keluarga khusus Nabi saw. telah mengutamakan Abu bakar
atas Imam Ali as. (seperti nanti akan dibicarakan secara khusus)…* *

*Ikhtisar* kata,  semua nama orang besar ia bawa-bawa demi mendukung ijmâ'
yang ia lahirkan secara haram itu !!

*Antara Ibnu Taymiah dan Ibnu Hazm al Andalusi*

**Setiap pengkaji yang teliti pasti menyimpulkan bahwa Ibnu Hazm jauh lebih
teliti dan lebih mendekati kebenaran ketika ia membirakan masalah ini,
walaupun Ibnu Hazm seorang yang "mati-matian" dalam mempertahankan
pandangannya!! Hanya saja ia tidak sampai batas menolak data-data gamblang
yang bertolak belakang dengan pandangannya. Pada pembukaan pembicaraannya,
Ibnu Hazm berkata demikian:

ÐóåóÈó ÈóÚÖõ Ãåáö ÇáÓäÉö æ ÈÚÖ ÇáãÚÊÒáÉ æ ÈÚÖ ÇáãÑÌÆÉ æ ÌãíÚõ ÇáÔíÚÉ Åáì
Ãóäó ÃÝÖóáó ÇáÃõãøóÉö ÈÚÏó ÑÓæáö Çááåö (Õ) Úáöíøõ Èäõ ÃÈí ØÇáÈò.

*"Sebagian Ahlusunnah, sebagian Mu'tazilah dan sebagian Murji'ah serta
seluruh Syi'ah berpendapat bahwa Ali ibn Abi Thalib adalah paling afdhalnya
umat ini setalah Rasulullah saw."*

**Kemudian ia melanjutkan:

æ ÞóÏú ÑæíäóÇ åÐÇ ÇáÞæáó äóÕøðÇ Úóäú ÈóÚúÖö ÇáÕÍÇÈóÉö (ÑÖíó Çááåõ Úäåã) æ Úä
ÌãÇÚóÉò ãäó ÇáÊÇÈÚíäó æ ÇáÝÞåÇÁö…æ ÑæíäÇ Úä äóÍæö ÚÔÑíä ãä ÇáÕÍÇÈÉ Ãäøó
ÃßÑãó ÇáäÇÓö Úáì Çááå æ ÑÓæáåö Úáíøð Èäõ ÃÈí ØÇáÈò.

*"Dan telah kami riwayatkan pendapat ini seraca tegas dari sebagian sahabat
–ra- dan sekelompok tabi'in dan fukaha (ahli fikih)…**Kami telah
meriwayatkan dari kurang lebih dua puluh sahabat pendapat bahwa paling
utamanya manusia di sisi Allah dan Rasul-Nya adalah Ali ibn Abi Thalib ra."*
[4]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn4>


Jadi, mana ijmâ' produk Ibnu Taymiah itu? Ia tidak lebih sekedar khayalan
dan angan-nagan bak fatamorgama dalam benak Anak Taymiah!!Ijmâ *ala* Ibnu
Taymiah sepertinya bagai lelucon bagi Mu'awiyah yang menegaskan adanya ijmâ'
lain yang justru bertola belakang dengan ijmâ' Ibnu Taymiah! Mua'wiyah
ternyata mengakui bahwa para sahabat besar, termasuk Abu Bakar dan Umar
telah mengakui bahwa Ali lebih utama dan lebih unggul dari semua sahabat!!

Dalam surat yang dilayangkan Mu'awiyah kepada Muhammad putra Khalifah Abu
Bakar, ia menulsikan demikian:

ÞóÏú ßõäøóÇ æ ÃóÈæßó ãÚäÇ Ýí ÍíÇÉö äóÈöíøöäÇ äÑì ÍÞøó ÇÈúäö ÃÈí ØÇáÈò
áÇÒöãðÇ áóäÇ¡ æ ÝóÖúáóåõ ãõÈóÑøóÒðÇ ÚáóíúäóÇ¡ ÝáãøóÇ ÇÎúÊÇÑó Çááåõ áöäÈíøöåö
ãÇ ÚäÏóåõ ÞóÈóÖóåõ Åáíåö¡ ÝßÇäó ÃÈæßó æ ÝÇÑõæÞõåõ Ãæøóáó ãóäú ÇÈúÊóÒøóåõ æ
ÎÇáÝóåó¡ Úáì Ðáößó ÇÊøóÝóÞóÇ æ ÇÊøóÓóÞóÇ.

*Dan kami dahulu bersama ayahmu di masa hidup nabi kami memandang hak putra
Abi Thalib adalah tetap atas kami, dan keunggulannya nyata mengungguli kami
, lalu ketika Allah memilihkan untuk nabi-Nya apa yang ada di sisi-Nya, Dia
mematikannya, maka ayahmu-lah bersama rekannya adalah orang pertama yang
merampas dan menentangnya, atas dasar itu mereka berdua bersepakat dan
bekerja 
sama!![5]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn5>
*

Dan ijmâ' yang diakui Mu'awiyah di atas dapat pandangan Ibnu Abbas ra.
adalah sebagai keyakinan yang mantap, dan ekerpastian yang tak diragukan.
Data-data kehidupan Ibnu Abbas ra. adalah bukti nyata keyakinannya itu.
Dengan tanpa gentar dan sedikitpun ragu-ragu Ibnu Abbas ra. meneriakkan
suara haq itu di hadapan perusak konsep *Syura *(yang dibangakan Ahlusunnah
sebagai konsep ideal Khilafah Islam)… Ya tanpa gentar Ibnu Abbas ra.
menegaskannya di hadapan Mu'awiyah putra Abu Sufyân (pimpinan kaum Musyrikin
dan kemudian menjadi pengayon kaum Munafikin)

Ibnu Abbas ra. berkata:

ßÇäó æ Çááåö Úóáóãó ÇáåõÏóì æ ßåúÝó ÇáÊõÞóì… ÎíÑó ãóäú Âãóäó æ ÇÊóÞóì¡ æ
ÃÝúÖóáó ãóäú ÊÞóãøóÕó æ ÇÑÊÏóì¡ æ ÃÈóÑøó ãóäú ÇÊÚóáó æó ÓóÚóì… , åõæó ÃÈæ
ÇáÓÈØóíúäö¡ Ýóåóáú íõÞÇÑöäõåõ ÈóÔóÑñ¿! … ÝóÚáì ãóä ÇÊÞóÕóåõ áóÚúäóÉõ Çááåö æ
ÇáÚÈÇÏö Åáì íæãö ÇáÊäÇÏö

*Demi Allah, Ali adalah panji petunjuk, hidayah, gua ketaqwaan… Dia
sebaik-baik orang yang beriman dan bertaqwa, paling afdhal, utamanya orang
yang bergamis dan memekai rida', paling baktinya orang yang bersandal dan
berjalan…  Dia adalah ayah bagi kedua cucu (Nabi saw.), lalu adakah yang
menandinginya?!… Maka atas orang yang melecehkannya kutukan Allah dan
kutukan hamba hingga hari
kiamat.[6]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn6>
*

Kendati demikian, Ibnu Taymiah tetap saja tanpa sara tanggun jawab
mengatakan bahwa siapa yang mengenal keadan Ibnu Abbas pasti ia tahu bahwa
ia mengutamakan Abu Bakar dan Umar atas
Ali!![7]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn7>(seperti
akan kita bicarakan secara terpisah masalah ini)

*Ibnu Taymiah Merobohkan Bangunan Ijmâ'** *S*endiri*

Dalam ksempatan ini, saya belum bermaksud membumi-hanguskan klaim palsu Ibnu
Taymiah!Saya hanya ingin membuktikan bahwa apa yang ia katakan telah terjadi
ijmâ' dan kesepakatan para sahabat, tabi'în, para imam Syi'ah dan keluarga
dekat Nabi saw. tentang pengutamaan Abu Bakar dan Umar atas Imam Ali as.
adalah klaim palsu berdasarkan ucapan Ibnu Taymiah sendiri!!

Ini adalah sebuah contoh kontradiksi dalam pendapat dan klaim-klaim yang ia
utarakan…Memang,* man katsura kalâmuhu katsura khathauhu*!

Coba Anda perhatikan poin-poin di bawah ini:

*Pertama*, Jika di sana Ibnu Taymiah telah melontarkan klaim ijma atas
tafdhîl Abu Bakar, Umar bahkan Utsman atas Ali as. dan tidak seorangpun yang
menentang masalah ini… maka ketahuilah bahwa dalam kesempatan lain, ia
mundur teratur dalam klaim itu…

Sekarang ia mengatakan bahwa masalah tersebut adalah telah menjadi ajang
perbedaan dan perselisihan sejak masa awal!

Ketika Allamah Hilli mengatakan bahwa Ali adalah paling afdhalnya makhluk
setelah Rasulullah saw….

Ibnu Taymiah membantahnya dengan mengatakan:

æó ÃíÖðÇ ÝÞæáõåõ Åäøó Úáíø Èäó ÃÈí ØÇáÈò ßÇä ÃÝÖóáó ÇáÎáÞö ÈÚÏó ÑÓæáö Çááåö
–Õáì Çááå Úáíå (æ Âáåö) æ Óáã ÏÚúæóì ãõÌóÑøóÏóÉñ¡ ÊäÇÒóÚó ÝíåÇ ÇáúãÓáöãõæä
ãöäó ÇáÃæáíä  ÇáÂÎÑíä.

*Adapaun ucapannya bahwa "Ali adalah paling afdhalnya makhluk setelah
Rasulullah saw." adalah tu adalah klaim belaka. Masalah itu telah
diperselisihkan oleh jumhur kauim Muslimin, baik yang generasi pertama
maupun yang 
terakhir![8]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn8>
** *

*Subhanallah*, di sana, di juz IV ia mengatakan telah terjadi *ijmâ'*, tidak
ada yang memperselisihkan sama sekali masalah in… ternyata di sini, pada juz
II halaman 119 ia mengatakan bahwa masalah itu telah menjadi ajang perbedaan
dan perselisihan!! Apakah ia lupa apa yang ia tulis di juz II ini?

Ataukah emosi dan fanatisme buta yang menjadikannya melupakan apapun yang ia
ketahui tentang adanya perbedaan kaum Muslimin sejak masa sahabat Nabi saw.
agar kemudian ia dengan leluasa memproduksi *ijmâ'*  ?!

Yang pasti Ibnu Taymiah telah merobohkan *ijmâ'* khayalannya sendiri!!

*Kedua*, Ibnu Taymiah berkata, *"Jika ada yang berkata, 'apabila apa telah
sahih dari hadis-hadis tentang keutamaan Ali ra. seperti hadis "Aku akan
serahkan bendera (pimpinan) kepada seorang yang mencintai Allah dan
Rasul-Nya dan dicintai Allah dan Rasul-Nya", hadis "Tidakkah engkau puas
bahwa kedudukanmu di sisiku seperti kedudukan Harun di sisi Musa" dan hadis
"Ya hanya merekalah Ahlubaitku, maka hilangkan rijs dari mereka dan secikan
mereka sesuci-sucinya" … apabila semua itu bukan khashaish, keistimewaan
khusus Ali, akan tetapi juga disekutu oleh orang lain dalam hal itu, maka
mengapakah sebagian sahabat berandai-andai memilikinya, seperti yang
diriwayatkan dari Sa'ad ibn Abi Waqqâsh dan Umar ibn al Khaththab?**Maka
jawabnya adalah: Sesunguhnya pada yang demikian terdapat kesaksian dari Nabi
saw. untuk Ali akan keimanannya baik secara batin maupun secara lahir, dan
penetapan kecintaannya kepada Allah dan Rasul-Nya dan keharusan atas kaum
Mukminin untuk 
mencintainya.*[9]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn9>

Nah, sekarang, jika sahabat Umar, Sa'ad dan lainnya saja berandai-andai
memiliki keutamaan seperti yang dimiliki Ali as., walaupun hanya satu saja,
dan berangan-angan andai Nabi sa. sudi memberikan kesaksian akan keutamaan
bagi mereka seperti yang diberikan untuk Ali… bukankah itu semua pengakuan
dari mereka bahwa Ali as. adalah lebi unggul dari mereka?!

Adakah pengakuan melebihi apa yang mereka katakana?!Lalu dimanakah
kesepakatan para sahabat, seperti yang diklaim Ibnu Taymiah itu?

*Ketiga*, Ternyata Ibnu Taymiha tidak berhenti di sini dalam mengakui adanya
perselisihan dalam masalah ini, dan pengakuannya bahwa hanya Ali-lah yang
telah mencapai kesempurnaan iman lahir-batin, akan tetapi ia lebih  jauh,
pada lesempatan lain ia mengatakan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang
ia katakana sebelumnya dalam masalah* tafdhîl* Abu Bakar dan Umar atas Imam
Ali as.!! Berdasar hadis-hadis sahih dalam keyakinannya, Ibnu Taymiah
mengatakan bahwa Ahlulbait Nabi saw. lebih utama dan lebih ungul darti
seluruh kaum Muslimin dan yang paling utamanya mereka setelah Nabi saw.
adalah Ali as.!!

Demikian Ibnu Taymiah menyimpulkan dair hadis-hadis sahih, tentunya ketika
duduk merenung di keheningan suasana nun jauh dari pertikaian mazhabiah
seperti ketika ia menulis buku *Minhaj as Sunnah*-nya. Dalam suasana jauh
dari memperdebatkan masalah-masalah memazhaban, Ibnu Taymiah dengan lancar
tanpa terseot-seot oleh fanatisme mazhabiah ia menegaskan keunggulan bani
Hasyim atas suku-suku laion dari bangsa Quraisy, apalagi dari selainnya!Ibnu
Taymiah berkata, "Sesungguhnya bani Hasyim adalah paling unggulnya suku
Quraisy, dan suku Quraisy adalah paling unggulnya bangsa Arab, dan bangsa
Arab adalah paling unggulnya anak keturunan Adam, sebagaimana telah sahih
dari Nabi saw. sabda dalam hads sahih, *"Sesunggunhya Allah memilih
keturunan Ismail, dan memilih Kinanah dari  keturunan Ismail, dan memilih
Quraisy  dari  keturunan Kinanah, memilih bani Hasyim dari  suku Quraisy."**
 *

Dalam Shahih Muslim dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda di Ghadir
Khum,*"Aku peringatkan kalian akan Ahlulbaitku! Aku peringatkan kalian
akan
Ahlulbaitku! Aku peringatkan kalian akan Ahlulbaitku!."*

Dalam kitab-kitab Sunan disebeutkan bahwa Abbas mengeluhkan kepada beliau
saw. bahwa sebagian orang Quraisy menghinakan mereka (bani Hasyim), maka
beliau saw. bersabda, *"Demi Zat yang jiwaku di tangan-Nya, tiada akan masuk
surga sehingga mereka mencintai kalian karena Allah dank arena kecintaan
kekerabatnku."…*

*Dan apabila mereka itu paling afdhalnya makhluk maka tidak diragukan lagi
bahwa amal-amal mereka adalah paling afdhalnya amal perbuatan!*

Maka paling afdhalnya mereka adalah Rasulullah saw. yang tiada tandingan
dari kalangan manusia.Maka orang mulia dari kalangan mereka tentu lebih
utama dari orang mulia dari suku-suku Quraisy dan bangsa Arab lainnya bahkan
dari bani Israil dan selainnya.Kemudian Ali, Hamzah, Ja'far, Ubaidullah ibn
Harits adalah orang-orang pertama yang memeluk Islam dari kalangan
Muhajirin, jadi mereka lebih afdhal dari sahabat peringkat *thabaqah* kedua
dari suku-suku lain. Oleh sebab itu ketika hari perang Badar, Nabi saw.
memerintah mereka untuk tampil berdual menghadapi kafir
Quraisy![10]<http://ibnutaymiah.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/blank.htm#_ftn10>

Demikianlah apa yang dikatakan Ibnu Taymiah dalam kitabnya *Ra'sul Husain*,
adakah kesamaran pada kata-katanya? Bukankah ia sebagai sebuah pengakuan
tegas bahwa Ahlulbait lebih utama dan lebih unggul?! Perhatikan kata-kata
Ibnu Taymiah ini:* Maka orang mulia *fadhil* dari kalangan mereka tentu
lebih utama dari orang mulia dari suku=suku Quraisy dan bangsa Arab lainnya
bahkan dari bani Israil dan selainnya.* Dan *dan apabila mereka itu paling
afdhalnya makhluk maka tidak diragukan lagi bahwa amal-amal mereka adalah
paling afdhalnya amal perbuatan!*

Dengan demikian ia semestinya menyahakan sesiapa yang menyalahi pendapat ini
dalam maalah *tafdhîl*! Sebab pengutamaan Ahlulbait dan bani Hasyim bersifat
* rabbani*, dari Allah SWT. Dan Allah-lah yang berkehendak menetapkan
keunggulan mereka atas semua manusia!Sementara pengunggulan selain Ali atas
Ali as. adalah omongan orang! Tetapi mengapa justru Ibnu Taymiah berpendapat
sebaliknya, ia menyerang dan menghujat sesiapa yang mengutamakan Ali atas
para sahabat, termasuk Abu Bakar dan Umar, dan dianggapnya pendapat itu
mencemooah para sahabat yang –katanya- telah mengutmakan Utsman atas Ali!
Lalu apalagi mengutamakan Ali di atas Abu Bakar dan Umar!

Apakah Ibnu Taymiah lupa bahwa dengan sikapnya itu ia bertentangan dengan
sabda Nabi suci dalam hadis isthifâ' yang ia sahihkan sendiri?!

Apakah pendapat segentir sahabat lebih diutamakan dari firman Alah dan sabda
nabi-Nya?! Lalu apabila terjadi kontradiksi antara keduanya, manakah yang
harus kita ambil, pendapat sahabat atau firman Allah dan sabda Nabi-Nya?!

Apakah firman Allah dan sabda Nabi-Nya akan kita campakkan hanya kerena
omongan segentir sdahabat?!

Atau bahkan karena adanya *ijmâ'* fikitif ala Ibnu Taymiah?


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke