http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006118891
OPERASI MOBUD MENGAKHIRI LATGAB TNI 2008
19 Jun 2008
PUSPEN TNI (19/6)- Setalah musuh berhasil dihancurkan di Sangatta, ternyata
masih ada musuh yang tersisa. Untuk mengejar musuh yang tersisa ini
Kogasgab TNI memerintahkan kepada jajarannya untuk melakukan Operasi Mobil
Udara (Mobud) dengan menggunakan pesawat Helikopter, di daerah Kaliorang,
Kutai Timur, Rabu (18/6). Demikian skenario Latgab TNI 2008 di Sangatta yang
berakhir hari ini.
Operasi Darat yang disaksikan langsung Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso
dan para Kepala Staf Angkatan ini, diawali dengan Pendaratan Administrasi pada
hari Selasa 17 Juni 2008 dengan menggunakan 11 KRI, diantarannya KRI Teluk
Lampung, KRI Teluk Kambani dan Kri Telu Saleh, pada siang hari (pukul
13..30) dan berakhir malam hari. Kemudian dilanjutkan dengan gerak maju
dari Brigif-6 Kostrad ke arah Sepaso dan Brigif-9 Kostrad ke Kaliorang.
Operasi hari ini didahului dengan tembakan dari pesawat udara Hawk ke sasaran
di Gunung Sigrak Kaliorang, dilanjutkan dengan tembakan dari satuan Kavaleri
dan pasukan Infanteri untuk merebut sasaran. Setelah sasaran dapat direbut,
dilanjutkan dengan Operasi Mobil Udara dengan menggunakan sejumlah
helikopter yang terdiri atas Bell-412, Bell-205 dan BO-105 untuk melakukan
pengejaran terhadap musuh yang tercecer.
Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso mengatakan, rangkaian Latgab TNI 2008
merupakan suatu kampanye militer. Secara keseluruhan Latgab TNI 2008 yang
dilaksanakan di Batam, Natuna, Singkawang dan Sangatta berjalan sukses. Menurut
Jenderal TNI Djoko Santoso, Latgab TNI 2008 ini adalah Latgab terbesar yang
melibatkan ribuan prajurit, puluhan kapal perang (KRI) dan pesawat tempur ini
akan terus di follow up pada latihan-latihan berikutnya. Menurut rencana
Latgab TNI 2008 akan ditutup tanggal 19 Juni 2008 oleh Panglima TNI Djoko
Santoso di pantai Sekerat Kutai Timur Sangatta.
[Non-text portions of this message have been removed]