penghargaan siy kaga penting bang, drpd DOSE! mending buang aje tuh penghargaan
ke laut, beda bgt ma kelakuan si jongos2 orientalis, demen bgt dapet
penghargaan bangse asing mantan penjajah, ngemiiiis...ngemiss...penghargaannya
donk pak..penghargaannya donk bu...cuiiih dah!
Menolak Bersalaman, Penghargaan Mendadak Dibatalkan
Senin, 23 Jun 08 11:37 WIB
Penghargaan terhadap seorang Muslim asal Somalia atas prestasi
kerjanya sebagai tenaga relawan dibatalkan, karena pria Muslim itu
menolak berjabat tangan dengan perempuan yang akan menyerahkan
penghargaan padanya dengan alasan keyakinan agamanya sebagai Muslim.
Alinoor Ahmed Syaikh, nama pria Muslim itu sebelum acara penyerahan
penghargaan sudah meminta pada panitia acara dari Afrika Center yang
berbasis di Dublin, agar ia tidak disuruh bersamalam dengan Benedicta
Attoh, anggota National Consultative Committee on Racism and
Inter-Culturalism yang akan menyerahkan penghargaan itu. Dan pihak
panitia sudah memberi kepastian akan mengabulkan permintaan Syaikh.
Tapi ternyata, penghargaan buat Syaikh atas upayanya menggalang dana
untuk Amnesty International, dibatalkan lima menit sebelum pemberian
penghargaan, dan penghargaan diberikan pada orang lain yang tidak hadir
dalam acara tersebut. Pembatalan dilakukan karena Syaikh menolak
berjabat tangan dengan Benedicta. Padahal alasan Syaikh menolak
berjabat tangan, karena dalam Islam laki-laki tidak boleh bersentuhan
dengan perempuan yang bukan muhrimnya, meski untuk sekedar berjabat
tangan.
"Para juri telah memutuskan ada orang lain yang lebih layak menerima
penghargaan itu, " kata Attoh pada Times edisi Minggu (22/6).
"Saya pikir, saya tidak akan memberikan hadiah ini padanya jika dia
tidak mau bersalaman hanya karena saya seorang perempuan, " sambung
Attoh yang juga mengetuai Africa Centre yang bermarkas di Dublin,
Irlandia.
Menurut data sensus tahun 2006, terdapat sekitar 33 ribu Muslim di
Irlandia atau sekitar 1 persen dari total penduduk negeri itu. Dan
Alinoor Ahmed Syaikh, adalah salah seorang pencari suaka di Irlandia
dan tinggal di tempat penginapan khusus warga Muslim yang mencari suaka
di kawasan Tralee.
Sekretaris Jenderal Dewan Imam Irlandia Ali Salim menyayangkan
pembatalan itu. Ia menjelaskan bahwa permintaan Syaikh adalah bagian
dari tatacara pergaulan Muslim untuk tidak berjabat tangan dengan lawan
jenis. "Saya pikir, permintaan Syaikh tidak terkait persoalan pribadi.
Tidak semua Muslim menolak berjabat tangan dengan lawan jenis, tapi
menolak pun sudah menjadi hal yang biasa, " jelas Ali Salim.
Dewan Pengungsi Irlandia, salah satu sponsor pemberian penghargaan
itu mengakui situasi ini agak "rumit." "Semua panitia akan menggelar
pertemuan untuk membahas peristiwa ini dan membuat rencana bagaimana
jika menghadapi kasus semacam ini di masa datang, " kata juru bicara
Dewan.
Sementara Africa Center mengatakan bahwa pembatalan penghargaan itu
cuma sebuah "kesalahan" dan tidak ada hubungannya dengan permintaan
Syaikh yang menolak bersalaman dengan sang ketua yang kebetulan seorang
perempuan. (ln/iol)
[Non-text portions of this message have been removed]