cup..cup..cup...bang amit jgn mewek ah

----- Original Message ----
From: Hamid Ahmad <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, June 24, 2008 10:26:00 AM
Subject: [ppiindia] Re: Muslimah Inggris Menangkan Kasus Diskriminasi Jilbab


Yeah, tapi mending-kan ngak sampe digebukin dan dikeroyokin oleh Front
Pembela Liberal. Apalagi mengatasnamakan agama.

--- In [EMAIL PROTECTED] s.com, si pitung <sipitung68@ ...> wrote:
>
> ternyate msh ade jg diskriminasi di barat sono, katenye dah beradab
ya'? gossip dah!
> 
> 
> 
> 
> Muslimah Inggris Menangkan Kasus Diskriminasi Jilbab 
> Selasa, 24 Juni 2008 
> Pengadilan Inggris memberikan konpensasi gadis berjilbab sebesar 
4.000 poundsterling atau sekitar Rp72,8 juta setelah dianggap mendapat
perlakuan diskriminatif 
> Hidayatullah. com--Wajah
> Bushra Noah (19) berseri-seri. Pasalnya, gadis Muslimah Inggris ini
> berhasil memenangkan kasus pemakaian jilbab di pengadilan. Pengadilan
> memberikan kompensasi sebesar 4.000 poundsterling atau sekitar Rp72,8
> juta. untuknya  setelah pemilik salon potong rambut menolak
mempekerjakannya karena ia berjilbab.
> Noah mendapatkan kompensasi karena telah mengalami perlakuan
diskriminasi oleh pemilik salon hanya karena alasan berjilbab.
> Sebelum
> ini, gadis Muslim berusia 19 tahun ini ditolak saat mengajukan lamaran
> kerja di salon potong rambut. Saat itu, pemilik salon mengatakan bahwa
> hanya pelamar berpenampilan trendi yang dibolehkan melamar.
> Bahkan
> sekalipun Noah dijadualkan untuk diwawancara pada Mei 2007, setelah
> tiba di salon itu, terlihat jelas sekali kalau pemilik salon, Sarah
> Desrosiers, kaget melihat Noah berjilbab. 
> Dalam persidangan, Sarah mengaku terkejut dan mengharapkan pelamar
yang berpendampilan trendi dan perkotaan.
> Pengadilan
> menilai Noah sebagai korban diskriminasi dan memenangkan kasusnya
> dengan memberikan kompensasi atas penderitaan yang dialaminya.
> Juri
> pengadilan merasa puas dengan bukti dari responden bahwa penuntut tidak
> diperlakukan kurang menyenangkan. Ia hanya diperlakukan sebagai seorang
> wanita, baik Muslim atau bukan, hanya lantaran alasan yang bukan karena
> keyakinan agama dengan menutupi rambut saat bekerja.
> Desrosiers
> dianggap tidak memahami alasan mengapa seorang wanita yang memakai
> jilbab tertarik untuk melamar di salon kecantikan. Apa pun alasannya,
> diskriminasi tetaplah diskriminasi.
> Noah mengatakan, selama wawancara, pihak salon kelihatan gelisah
karena melihat ia mengenakan jilbab.
> Tapi
> Desrosiers membantah perlakuannya karena jilbab dan diskriminasi agama.
> Ia mengatakan, bahkan andai yang melamar itu menggunakan topi koboi-pun
> akan ia tolak.[iol/bbc/ www.hidayatullah .com] 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke