http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/24/19242826/sby.desak.pemulihan.harga.diri.kejagung
SBY Desak Pemulihan Harga Diri Kejagung
JAKARTA, SELASA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendesak pembenahan
Kejaksaan Agung secara tepat terkait kasus dugaan suap yang menyeret
petinggi-petinggi Kejaksaan Agung. Pembenahan di tubuh Gedung Bundar ini untuk
mengembalikkan citra dan harga diri Kejaksaan Agung di masa mendatang.
"Presiden menginstruksikan langsung pada Jaksa Agung untuk melakukan
langkah-langkah yang tepat dalam pembenahan, untuk benar-benar bisa
mengembalikan lagi harga diri, dan kehormatan dari Kejaksaan Agung," kata
Presiden Yudhoyono seperti yang ditirukan Juru Bicara Kepresidenan Andi
Mallarangeng terkait beredarnya kabar pencopotan Hendarman Supandji selaku
Jaksa Agung.
Ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/6), Andi mengatakan, dalam
kacamata Presiden Yudhoyono, sosok Hendarman Supandji adalah tokoh yang
dipandang tepat dalam membenahi borok-borok Kejaksaan Agung saat ini.
"Hendarman orang yang profesional dan bekerja keras. Dan beliau betul-betul
berkeinginan untuk membenahi dan membersihkan Kejaksaan Agung," ujar Andi.
Andi melanjutkan, Hendarman berkeinginan hati untuk mewujudkan Kejaksaan Agung
sebagai salah satu pilar dalam penegakan hukum di Indonesia. "Dan untuk menuju
itu, pilar utamanya adalah profesional dan bersih," ungkapnya.
Desakan agar Jaksa Agung Hendarman Supandji menanggalkan jabatan disuarakan
anggota Dewan Perwakilan Daerah, atau lembaga senat di Indonesia. Hendarman
dinilai gagal dalam membersihkan sikap dan tindak tanduk anak buahnya yang
tertangkap tangan melakukan percakapan dengan Artalyta Suryani atau Ayin.
(Persda Network/Ade Mayasanto)
[Non-text portions of this message have been removed]