http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006118925
BATALYON KAVALERI GELAR LATIHAN
24 Jun 2008
KODAM ISKANDAR MUDA (24/6),- Yonkav 11/Serbu akan menggelar latihan di daerah
Jantho pada tanggal 24 sampai dengan 26 Juni 2008, yang melibatkan 1 kompi
panser sebagai pelaku latihan. Latihan ini digelar dalam rangka melaksanakan
program kerja Batalyon Kavaleri 11/ Serbu. Demikian disampaikan Danyon
Kavaleri, Letkol Kav Rusdi S.IP. Daerah yang dilalui latihan ini meliputi Desa
Cucum, Desa Gase, Jantho Baru dan Kampung Jawa.
Letkol Kav Rusdi S.IP juga menambahkan bahwa tugas Kompi Panser adalah
melaksanakan pertempuran darat yang bersifat mobil dengan kendaraan tempur
panser untuk mendukung tugas pokok satuan atas dengan titik berat pada operasi
pengintaian dan pengamanan serta melaksanakan pengamanan wilayah.
"Pada saat damai ini, saatnya bagi TNI untuk meningkatkan profesionalismenya
dengan melakukan berbagai latihan, termasuk latihan Yonkav 11/ Serbu ini, Kita
tidak ingin adanya tanggapan yang keliru dari masyarakat dan pemutar balikan
fakta dari latihan ini, karena bagi kami latihan itu merupakan tuntutan yang
harus diwujudkan oleh setiap prajurit profesional, dan esensi prajurit
profesional adalah berlatih sepanjang waktu, sehingga memiliki kesiapan untuk
bertempur," demikian ujar Kapendam IM Mayor Caj Dudi Dzulfadli.
Selain itu Kapendam IM mengatakan mengatakan, kesiapan dan kemampuan satuan
dalam setiap pelaksanaan tugas sangat ditentukan oleh kualitas pembinaan
prajurit dan pembinaan satuan dihadapkan dengan tuntutan tugas kedepan yang
semakin kompleks. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan mengukur kemampuan
teknis dan taktis serta Kodal satuan Kompi Kavaleri melalui suatu dinamika
latihan tingkat Kompi. Terbatasnya medan latihan jangan dijadikan pembenaran
untuk tidak melakukan latihan dengan benar. Semangat, kesungguhan,
ketulusan, disiplin dan kerjasama yang baik akan menentukan tercapainya tujuan
latihan tersebut.
Diharapkan latihan ini dapat dilaksanakan dengan teknik dan taktik bertempur
Kavaleri secara benar dan profesional. Dan kepada prajurit diperintahkan untuk
mengadakan pengecekan personel setiap saat untuk menghindari kerugian selama
latihan, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan selama pelaksanaan latihan
untuk menghindari korban yang sia-sia serta menghindari perusakan terhadap
fasilitas/perkebunan milik masyarakat.
Terkait dengan latihan ini sudah kami koordinasikan dengan tokoh masyarakat
setempat, baik dengan surat pemberitahuan maupun tatap muka langsung, agar
masyarakat tidak salah paham tentang adanya latihan ini, sehingga kami perlu
menyampaikan hal ini sebelumnya, demikian ujar Letkol Kav Rusdi.
Kita semua mengetahui, bahwa dalam UU No. 34 tahun 2004 menyebutkan tentang
tugas pokok TNI antara lain menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan
keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia serta melindungi segenap
bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap
keutuhan bangsa dan negara, termasuk wilayah propinsi Aceh ini, Mayor Caj Dudi
Dzulfadli juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan SDM
prajurit Kavaleri dalam rangka menghadapi semakin kompleksnya permasalahan yang
muncul dalam kehidupan bangsa kita, terutama yang berkaitan dengan ancaman
terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara. Selain itu juga, untuk
meningkatkan kemampuan taktik dan teknik, prosedur hubungan Komandan dan Staf.
Kesejahteraan seorang prajurit yang paling hakiki adalah berlatih. "Kalau kita
bosan berlatih sebaiknya kita tidak berdinas di Tentara Nasional Indonesia,
karena latihan merupakan keutuhan yang mutlak bagi setiap prajurit," ujar Mayor
Caj Dudi Dzulfadli.
[Non-text portions of this message have been removed]