Hati-hati kalau mau postingan Fitnah yang kayak beginian. Saya cuma kasian
nanti jika cendekiawan ahmadiyah turun ke gelanggang karena mereka tentu
lebih tahu peristiwanya. Satu demi satu kedustaan anda akan terbuka.
Cobalah posting yang lebih fundamental sedikit. Misalnya bantahan terhadap
teologi dasar ahmadiyah yang agak ilmiyah gitu. Jadi bahasannya lebih fokus
bagus mengarah kepada kajian ilmiah bukan fitnah dan tuduhan yang persis
dibuat musuh-musuh nabi Muhamad saw. Itupun kalau anda mengerti betul
pokok-pokok dan landasan akidah yang diajarkan ahmadiyah.
Kalau yang seperti di bawah ini, saya yakin ahmadiyah punya versinya yang
juga gak kalah menarik. Karena webnya yang indonesia ditutup sementara,
silahkan kunjungi yang www.alislam.org nya. Di situ bisa dilihat bantahan
soal Maulvi Sanaullah ini kayaknya. Searching aja deh.
On 6/23/08, riri cute <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> Akhir Kehidupan Nabi Palsu Mirza Ghulam Ahmad yang Menghinakan
>
> Al Ustadz Qomar ZA
>
>
> Ajaran Ahmadiyah banyak mendapat penentangan dari para ulama di India. Di
> antara ulama yang terdepan menentangnya adalah Asy-Syaikh Tsana'ullah
> Al-Amru Tasri. Karena geram, Ghulam Ahmad akhirnya mengeluarkan pernyataan
> pada tanggal 15 April 1907 yang ditujukan kepada Asy-Syaikh Tsana'ullah. Di
> antara bunyinya:
>
>
> "
Engkau selalu menyebutku di majalahmu ('Ahlu Hadits') ini sebagai orang
> terlaknat, pendusta, pembohong, perusak
Maka aku banyak tersakiti olehmu
> Maka aku berdoa, jika aku memang pendusta dan pembohong sebagaimana engkau
> sebutkan tentang aku di majalahmu, maka aku akan binasa di masa hidupmu.
> Karena aku tahu bahwa umur pendusta dan perusak itu tidak akan panjang
Tapi
> bila aku bukan pendusta dan pembohong bahkan aku mendapat kemuliaan dalam
> bentuk bercakap dengan Allah, serta aku adalah Al-Masih yang dijanjikan maka
> aku berdoa agar kamu tidak selamat dari akibat orang-orang pendusta sesuai
> dengan sunnatullah.
>
>
> Aku umumkan bahwa jika engkau tidak mati semasa aku hidup dengan hukuman
> Allah yang tidak terjadi kecuali benar-benar dari Allah seperti mati dengan
> sakit tha'un, atau kolera berarti AKU BUKAN RASUL DARI ALLAH
>
>
> Aku berdoa kepada Allah, wahai penolongku Yang Maha Melihat, Yang Maha
> Kuasa, Yang Maha Berilmu, Yang mengetahui rahasia qalbu, bila aku ini adalah
> pendusta dan perusak dalam pandangan-Mu dan aku berdusta atas diri-Mu malam
> dan siang hari, ya Allah, maka matikan aku di masa hidup Ustadz Tsana`ullah.
> Bahagiakan jamaahnya dengan kematianku Amin.
>
>
> Wahai Allah, jika aku benar dan Tsana`ullah di atas kesalahan serta
> berdusta dalam tuduhannya terhadapku, maka matikan dia di masa hidupku
> dengan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti tha'un dan kolera atau
> penyakit-penyakit selainnya
.
>
>
> Akhirnya, aku berharap dari Ustadz Tsana`ullah untuk menyebarkan pernyataan
> ini di majalahnya. Kemudian berilah catatan kaki sekehendaknya. Keputusannya
> sekarang di tangan Allah.
>
>
> Penulis, hamba Allah Ash-Shamad, Ghulam Ahmad, Al-Masih Al-Mau'ud. Semoga
> Allah memberinya afiat dan bantuan. (Tabligh Risalat juz 10 hal. 120)
>
>
> Apa yang terjadi? Setelah berlalu 13 bulan 10 hari dari waktu itu, justru
> Ghulam Ahmad yang diserang ajal. Doanya menimpa dirinya sendiri.
>
>
> Putranya Basyir Ahmad menceritakan: Ibuku mengabarkan kepadaku bahwa Hadrat
> (Ghulam Ahmad) butuh ke WC langsung setelah makan, lalu tidur sejenak.
> Setelah itu butuh ke WC lagi. Maka dia pergi ke sana 2 atau 3 kali tanpa
> memberitahu aku.
>
> Kemudian dia bangunkan aku, maka aku melihatnya lemah sekali dan tidak
> mampu untuk pergi ke ranjangnya. Oleh karenanya, dia duduk di tempat
> tidurku. Mulailah aku mengusapnya dan memijatnya. Tak lama kemudian, ia
> butuh ke WC lagi. Tetapi sekarang ia tidak dapat pergi ke WC, karena itu dia
> buang hajat di sisi tempat tidur dan ia berbaring sejenak setelah buang
> hajat.
>
> Kelemahan sudah mencapai puncaknya, tapi masih saja hendak buang air besar.
> Diapun buang hajatnya, lalu dia muntah. Setelah muntah, dia terlentang di
> atas punggungnya, dan kepalanya menimpa kayu dipan, maka berubahlah
> keadaannya." (Siratul Mahdi hal. 109 karya Basyir Ahmad)
>
>
> Mertuanya juga menerangkan: "Malam ketika sakitnya Hadhrat (Ghulam Ahmad),
> aku tidur di kamarku. Ketika sakitnya semakin parah, mereka membangunkan aku
> dan aku melihat rasa sakit yang dia derita. Dia katakan kepadaku, 'Aku
> terkena kolera.' Kemudian tidak bicara lagi setelah itu dengan kata yang
> jelas, sampai mati pada hari berikutnya setelah jam 10 pagi." (Hayat Nashir
> Rahim Ghulam Al-Qadiyani hal. 14)
>
>
> Pada akhirnya dia mati tanggal 26 Mei 1908.
>
>
> Sementara Asy-Syaikh Tsana`ullah tetap hidup setelah kematiannya selama
> hampir 40 tahun. Demikianlah Allah Subhanahu wa Ta'ala singkap tabir
> kepalsuannya dengan akhir kehidupan yang menghinakan, sebagaimana dia
> sendiri memohonkannya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
>
>
> Kini siapa yang sadar dan bertobat setelah tersingkap kedustaannya?
>
>
> Wallahu a'lam bish-shawab.
>
> Judul Asli: Akhir Kehidupan yang Menghinakan
>
> Get the name you always wanted with the new y7mail email address.
> www.yahoo7.com.au/mail
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/