http://www.antara.co.id/arc/2008/6/29/presiden-harapkan-bank-pemerintah-salurkan-kur-rp14-triliun/
Presiden Harapkan Bank Pemerintah Salurkan KUR Rp14 Triliun
Jambi (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap target Kredit
Usaha Rakyat (KUR) pada 2008 senilai Rp14 triliun dapat disalurkan oleh
bank-bank pemerintah.
Pada Peringatan Hari Keluarga Nasional XV di Jambi, Minggu, Presiden mengatakan
sejak program KUR itu dicanangkan pada November 2007 dana yang sudah
tersalurkan senilai Rp7 triliun hingga Mei 2008.
"Saya ingin tahun ini sebisa-bisanya kita salurkan semua Rp14 triliun, sehingga
lebih banyak lagi yang mendapatkan penyaluran kredit," kata Kepala Negara.
Ia menyatakan pada 2009 program KUR akan diteruskan dengan nilai kredit serta
jaminan pemerintah yang lebih besar.
Untuk itu, Presiden minta bank-bank pemerintah yang menyalurkan KUR seperi BRI,
BNI, dan Bank Mandiri memberikan penyuluhan dan penjelasan kepada masyarakat
cara memperoleh KUR.
Melalui program KUR, Presiden berharap kegiatan ekonomi riil masyarakat dapat
bergerak, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran.
Dalam kunjungan kerja ke daerah, Presiden kerap menyaksikan penyerahan KUR
secara simbolis dari bank-bank pemerintah kepada para pelaku ekonomi kecil dan
menengah.
Untuk Provinsi Jambi, BRI menyalurkan kredit Rp85,793 miliar bagi 9.995
kreditur, BNI Rp25,671 miliar untuk 265 debitur, dan Bank Mandiri Rp5,32 miliar
untuk 34 debitur.
Pada acara itu Presiden juga menyerahkan bantuan langsung Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri kepada Gubernur Jambi senilai Rp123,04
miliar dan bantuan 5.000 paket sembako.
Selain itu, Kepala Negara menandatangani prasasti peresmian Jembatan Berbak
yang dibangun dengan dana APBN senilai Rp79,5 miliar.
Dengan jembatan sepanjang 369 meter dan melintasi Sungai Batanghari itu
Presiden berharap kegiatan ekonomi Jambi lebih bergerak dan arus barang dan
manusia antara Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi
lebih mudah.
Presiden juga meresmikan Gelanggang Olahraga (GOR) Paduka Berhala di lahan
seluas 32 hektare yang menelan biaya pembangunannya sebesar Rp30 miliar.
Presiden berpesan kepada masyarakat setempat untuk merawat baik-baik penggunaan
sarana infrastruktur jembatan dan GOR itu. (*)
[Non-text portions of this message have been removed]