Senin, 30 Juni 2008 

Wisata Kuliner Harapkan Jadi Unggulan Jabar Kedepan 

(dibaca 20 kali)



Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mengumpulkan para pengusaha makanan 
untuk mendobrak pangsa pasar luar negeri dalam hal kuliner. Para pengusaha akan 
didorong menghasilkan produk kuliner yang mempunyai cita rasa internasional 
dengan ciri lokal. Rencana ini disampaikan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf usai 
membuka Festival Jajanan Bango di Lapangan Gasibu, Sabtu (28/6).

"Kita akan undang para pengusaha untuk membuka gerai di luar negeri untuk 
mengangkat produk Jabar ke tingkat Internasional. Kenapa tidak kita tawarkan 
bandrekcino atau bajigurcino untuk pangsa luar negeri," papar Dede.

Menurutnya, kedepan perlu dibuat perencanaan matang untuk menjadikan Jabar 
sebagai salah satu daerah yang menawarkan wisat kuliner yang khas. Dua event 
besar wisata kuliner yang diadakan di Bandung, Food Festival dan Festival 
Jajanan Bango, diharapkan mampu mengangkat produk makanan lokal ke tingkat 
Nasional. Sehingga Bandung khususnya tidak hanya dikenal sebagai kota wisata 
tapi juga etalase kuliner di Indonesia.

Namun hal ini juga harus didukung oleh sektor pertanian. Karena, menurut Dede, 
banyak makanan lokal yang bahan dasarnya sebagain besar masih merupakan produk 
import. Ia mencontohkan, Sumedang telah dikenal sebagai kota tahu namun bahan 
dasarnya yaitu kedelai masih di import dari Amaerika. Sehingga perkembangnya 
sangat tergantung pada pangsa kedelai dunia.

"Pengembangannya harus didukung sektor pertanian seperti kedelai, singkong dan 
lain sebagainya. Jabar harus mampu swasembada pangan untuk menunjang 
perkembangan kedepan," ujar politisi Partai Amanat Nasional ini.

Hal senada disampaikan Okty Damayanti, Food Director PT Unilever Indonesia, 
ditempat yang sama. Menurutnya, event Festival Jajanan Bango bertujuan untuk 
mensukseskan tahun kunjungan wisata 2008 melalui wisata kuliner. "Kami 
menyadari makanan adalah bagian amat penting dari budaya. Makanan khas 
Nusantara dapat menjadi duta budaya yang ampuh untuk media promosi ke luar 
negeri," jelasnya kepada wartawan.


http://www.jabarprov.go.id/public/0/berita_detail.htm?id=89749

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke