KISAH GUS DUR DAN MALAIKAT PENCABUT NYAWA

Alkisah di satu waktu pertengahan tahun 2008,Sang Malaikat Pencabut
Nyawa (lazimnya disebut malaikat Izrail), yang sedang duduk duduk
diberanda Pintu Neraka, mendapat pesan langsung dsari bumi, yang
berupa doa dari para manusia di negeri bernama Indonesia.

doa yang pertama datang dari sekelompok orang yang mengaku dari
Golongan Islamis.

doa mereka begini " Wahai Izrail, kami mohon padamu untuk sesegera
mungkin mencabut nyawa saudara kami yang bernama Gus Dur...soalnya
asem banget dia, masak dia bilang kami ini sesat karena kami mencoba
membawa kembali ke jalan yang benar para saudara saudara kami yang
salah jalan..belum lagi dia juga hoby banget ngejailin pemimpin kami,
yang bernama Habib Rizieq...kok bisa tega nian dia berpolitik sampai
menjebloskan Habib ke penjara Mabes Polri itu,ya Izrail...makanya
Iz..., tolonglah cabutlah segera nyawa manusia bernama Gus Dur
ini..."

hmmmm....Izrail menerima pesan dan berkata " message noted"..

Kemudian tak lama kemudian datang lagi doa dari kelompok kedua, yang
mengaku ngaku sebagai Kelompok Nasionalis....

doa mereka begini " Wahai Izrail, manusia presiden manakah yang tega
nian melambaikan tangan pada rakyatnya diluar istana sementara ia
hanya dengan menggunakan celana kolor dan sendal jepit dari dalam
Istana Negara?...padahal dia itu Presiden kami...kan jadi malu kami
sama warga dunia...mereka bilang, tuh liat Indonesia, presidennya aja
pake kolor...makanya Iz, tolong segera diselesaikan saja manusia
bernama Gus Dur ini...jadi rusak kami punya kenecisan yang dulu sudah
susah payah kami bangun sejak presiden pertama kami yang guanteng dan
necis itu.."

hmmmm Izrail menerima pesan doa dan berkata " ah...memang kurang ajar
si Gus Dur ini"

Kemudian disaat Izrail sedang sibuk menimbang2 dan berpikir keras,
datanglah doa dari sekelompok orang Yahudi DARI DALAM NERAKA,sebagian
diantara mereka adalah mereka yang dulu dibantai oleh Hitler,dkk.
Diantara mereka juga tampak DN Aidit.
Mereka mengirimkan doa pada Izrail, bunyinya begini..

"wahai Izrail, segeralah kirim saudara kami dan pembela kami yang
bernama Gus Dur yang yang saat ini masih berada di dunia, di negara
bernama Indonesia itu kedalam neraka sini...Kami di neraka sini
sangat merindukan kedatangannya...Kami di Neraka membutuhkan pemimpin
yang berani membela kebebasan dan Hak Asasi Manusia sak-bablas
bablasnya...soalnya, semenjak Kawan Mao dan Hitler hijrah kesini,
kami para Yahudi dan antek komunis, merasa diintimidasi di dalam
neraka sini...paling cuma Aidit yang bisa speak speak sedikit..cari
aman dia disini...makanya itu ya Iz, kirimlah segera Gus Dur kesini
menemani kami, kirimlah dia ke neraka untuk hidup bersama kami
disini.."

AKHIRNYA, Izrail yang dari tadi sibuk menimbang2, tadinya kalem2 aja,
akhirnya pun bergetar badannya, marah sekali ia mendengar ulah
manusia bernama Gus Dur ini.ini Gus Dur di dunia banyak musuhnya, di
Neraka banyak pula kawannya...manusia macam apa ini??? kata Izrail.
Baiklah , kalau gitu akan kucabut nyawanya sekarang...detik ini
juga...

Langsung Izrail turun ke Indonesia, saat itu Gus Dur sedang santai
mimpin rapat.
Izrail pun bersiap mencabut nyawanya, tapi seharusnya ia menggunakan
tangan untuk mencabut nyawa, kali ini, saking keselnya Izrail sama
Gus Dur, maka ia memutuskan untuk tidak mengotori tangannya,
melainkan ia akan menendang saja pantatnya Gus Dur itu, langsung dari
dunia hingga terpelanting tepat masuk ke dalam pintu neraka.
itu rencana awalnya.

Lalu, Izrail bersiap2, mengambil langkah mundur...12 pas...ibarat
seorang Michael Ballack...., Izrail pun berlari kencang kearah pantat
Gus Dur, dan tanpa ragu2, Izrail menendang pantat Gus Dur keraaass...
sekali, dengan target pintu neraka.

Tetapi sekejap kemudian, Izrail melongo dan kaget bukan kepalang....
apa pasal..??

Oalah..., teryata tendangan Izrail jauh melambung melampaui mistar
gawang...
Ternyata, Gus Dur yang seharusnya mendarat di pintu neraka, malah
melambung
jauh..., tubuhnya melambung tinggi melampaui pintu neraka, dan
akhirnya gagal masuk tepat bersarang dalam neraka...

Akhirnya Izrail pun sadar, bahwa ia nendang terlalu emosi, saking
marah emosiannya sama Gus Dur, tendangannya terlalu kencang, dan
hasilnya malah Gus Dur tidak jadi masuk neraka, malah Gus Dur kembali
ke dunia, ke bumi Indonesia.

Izrail pun akhirnya pulang ke langit dengan perasaan hampa...dalam
hatinya berkata..."gilee ini manusia bernama Gus Dur, kalau malaikat
macam gue aja bisa dia bikin emosian, gimana dengan sesama manusia
ya...?"


Catatan Penulis:

Pada saat Izrail hendak menendang Gus Dur, saat yang bersamaan Gus
Dur sedang memimpin satu rapat malam hari di Kantor DPP PKB. Awalnya
tuh rapat berjalan aman aman aje, lantas datanglah Izrail menendang
Gus Dur, walhasil meleset,dan sekejab setelah tendangan meleset itu,
Gus Dur pun kembali lagi kedlam ruang rapat PKB.

Cuma yang takjubnya, setelah Gus Dur terbang jauh melewati mistar
gawang...,eh, mistar neraka, rapat PKB yang tadinya adem ayem, malah
jadi runyam kacau balau berujung dengan pemecatan Cak Imin...duh
biyuuung...

Mungkin pikiran Gus Dur saat itu begini "weleh..weleh...,kalo
sempeeeet..aja gue berbuat baik dikit, mungkin tuh Izrail nendangnya
jadi gak emosian, dus tendangan penaltinya jadi tepat, dus jadilah
gue masuk neraka...Makanya gue harus selalu bikin Izrail
emosian..biar gagal terus tendangan penalti dia..."

Makanya...gue pecat ada tuh si Imin...

SELESEI CERITA


Selamat Berpesta Demokrasi Indonesia.....
salam Gue buat Gus Dur.
cuma joke kok, Gus...

B E R S A T U L A H !!!!!

Merdeka!
Yanri,-

Kirim email ke